Cara Membuat Bakso Udang Kenyal dan Luarbiasa Rasanya

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara membuat cara membuat bakso udang dengan mudah dan enak. Namun, tahukah kamu apa itu bakso udang??

Udang adalah salah satu spesies Crustacea yang lazim dikonsumsi di seluruh dunia. Udang dapat hidup hampir di semua jenis air baik air tawar, air payau maupun air asin. Udang mempunyai ukuran yang beragam, mulai dari yang berukuran kecil hingga panjang yang mencapai 20 sentimeter lebih.

Hewan yang masih satu filum dengan kepiting ini merupakan menu wajib bagi para pecinta seafood. Beberapa jenis udang pangan yang telah dibudidayakan di tambak, seperti udang galah, udang windu, dan udang vaname. mesin adonan bakso.

Cara Membuat Bakso Udang Kenyal dan Luarbiasa Rasanya

bakso udang

Bahan bakso:

  • 500 gr udang kupas
  • 5 sdm tepung tapioka
  • 4 siung bawang putih
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica
  • 4 batang daun bawang, potong-potong
  • kaldu bubuk secukupnya
  • bawang goreng, sebagai taburan

Cara membuat:

  1. Jangan buang kepala dan ekor udang. Tumis dengan sedikit minyak bersama bumbu bawang putih hingga berubah kemerahan. Lalu rebus kepala udang untuk kaldu. Saring kuah kaldu.
  2. Blender halus bawang putih dan udang hingga halus. Campurkan dengan tepung, merica dan garam. Aduk rata.
  3. Rebus air dan buat bulat-bulat, masak hingga bakso mengapung.
  4. Rebus air dan masukkan kaldu bubuk. Campur dengan kaldu udang.
  5. Siap sajikan deh dengan bakso udang, potongan daun bawang dan taburan bawang goreng.

Manfaat Bakso Udang Bagi Kesehatan:

  1. Protein untuk Pembentukan Sel Tubuh

Kandungan protein yang ada di dalam udang termasuk rendah lemak. Dalam 3 ons udang atau kira-kira 15-16 ekor udang besar, mengandung 101 kalori, 19 gram protein, namun hanya terdapat 1,4 gram lemak total. Protein dalam udang ini bermanfaat untuk membentuk sel tubuh. Selain itu, asupan protein juga diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta memproduksi enzim, hormon, dan zat kimia lainnya dalam tubuh. Karena tubuh tidak memiliki persediaan protein, maka kamu perlu memenuhi kebutuhan protein setiap harinya melalui makanan.

Kebutuhan protein tiap orang berbeda-beda, tergantung jenis kelamin dan usia. Remaja pria dan pria dewasa yang aktif, misalnya, membutuhkan sekitar hampir 200 gram protein sehari yang bisa dipenuhi dalam tiga kali makan. Sedangkan remaja wanita, wanita dewasa aktif, dan kebanyakan pria pada umumnya membutuhkan 170 gram protein per hari yang bisa dipenuhi dalam dua kali makan. Anak-anak, kebanyakan wanita dewasa dan lansia hanya membutuhkan protein sebanyak 140 gram setiap harinya yang bisa dibagi dalam dua kali sajian.

2Yodium untuk Membantu Produksi Hormon

Yodium merupakan salah satu nutrisi yang diperlukan tubuh, namun hanya bisa didapatkan dari asupan makanan. Yodium berperan penting untuk mendukung kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon. Tanpa asupan yodium yang cukup, kamu berisiko mengalami penyakit gondok, ketidaksuburan, penyakit autoimun dan terkena beberapa jenis kanker tertentu. Selain garam, udang juga merupakan pilihan makanan yang bisa kamu konsumsi untuk mendapatkan asupan yodium.

3. Kalsium untuk Kesehatan Gigi dan Tulang

Di dalam udang juga terdapat kandungan kalsium yang baik untuk kesehatan gigi dan tulang. Namun, enggak hanya itu saja, kalsium juga masih punya banyak manfaat lainnya, seperti memengaruhi kinerja otot, hormon, fungsi saraf dan kemampuan pembekuan darah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kalsium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, meredakan sindrom pramenstruasi dan baik untuk menurunkan berat badan.

Orang berusia 9 tahun ke atas membutuhkan asupan kalsium sekitar 1000-1300 miligram per hari, sedangkan remaja wanita berusia 9-18 tahun hanya memerlukan sekitar 814 miligram saja setiap harinya.

4. Protein untuk membentuk sel tubuh
Protein merupakan komponen yang diperlukan untuk membentuk sel tubuh. Protein juga dimanfaatkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta memproduksi enzim, hormon dan zat kimiawi tubuh lainnya. Oleh karena protein tidak disimpan tubuh, sangat penting untuk mencukupi asupan protein setiap hari.

5. Antioksidan untuk mengurangi peradangan
Selain sebagai sumber protein, udang juga mengandung antioksidan, seperti selenium, yang dapat mencegah kerusakan sel dan penuaan dini akibat radikal bebas. Selain itu, udang juga mengandung antioksidan astaxanthin yang membantu mengatasi peradangan.

6. Yodium untuk mendukung produksi hormon
Peran yodium sangat penting, terutama untuk mendukung kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon. Kekurangan yodium dapat memicu penyakit gondok, ketidaksuburan, penyakit autoimun dan meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Sumber utama yodium kini banyak diperoleh dari garam, tapi rumput laut dan udang dapat dikonsumsi untuk memperoleh asupan yodium.

7. Asam lemak omega-3 untuk menekan risiko sakit jantung
Secara umum, kadar asam lemak omega-3 pada udang yang tinggi itu menguntungkan, karena diperkirakan dapat membantu menurunkan risiko sakit jantung dengan cara menekan kadar trigliserida. Di antara makanan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 meliputi ikan salmon, ikan sarden, ikan kembung dan udang.

8. Kalsium untuk tulang, gigi dan kinerja tubuh lain
Kandungan kalsium di dalam udang bermanfaat menjaga kesehatan tulang dan gigi. Beberapa penelitian juga menyebutkan, kalsium bermanfaat membantu mengatasi kondisi tekanan darah tinggi, sindrom pramenstruasi dan kenaikan berat badan. Asupan kalsium yang dibutuhkan setiap hari yaitu sekitar 1000-1200 miligram untuk usia 10 tahun ke atas.

Efek Samping  Bakso Udang:

1. Membuat terjadinya penumpukan lemak

Seperti yang diketahui, makanan laut memang meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Dengan kata lain, terlalu sering memakanan makanan laut seperti udang, kepiting, atau seafood lainnya akan mempercepat pertumbuhan lemak di dalam tubuh. Lemak ini akan mengganggu kesehatan jika kadarnya sudah sangat banyak hingga menghambat peredaran darah kita.

2. Lebih rentan mengidap miom

Masih terkait soal kandungan kolesterol yang tinggi pada makanan laut nih. Lemak jahat yang berlebihan dalam tubuh berpengaruh juga pada sel otot di sekitar rahim. Pertumbuhan sel otot yang tidak benar menyebabkan munculnya miom pada rahim. Nah, makanya kalau makan seafood jangan berlebihan ya gengs.

3. Mempercepat proses penuaan pada kulit tubuh

Saat mengkonsumsi seafood, pastinya lebih enak kalau dimasak gurih dan agak asin, ya kan? Ternyata hal ini bisa membuat proses penuaan kulit kita menjadi lebih cepat terjadi. Pasalnya masakan yang mengandung sodium dapat membuat kita kekurangan cairan dalam tubuh, sehingga kulit menjadi keriput.

4. Terserang penyakit alzheimer di hari tua

Gak cuma di masa kini, efek dari mengkonsumsi seafood secara berlebihan juga akan terasa di hari tua, lho. Penyakit seperti alzheimer bisa menyerang karena kandungan zat besi yang ada dalam seafood seperti kerang. Meski zat besi memang dibutuhkan oleh tubuh, namun jika kadarnya sudah berlebihan bisa bahaya lho.

5. Kelebihan vitamin B12

Vitamin B12 terdapat dalam seafood seperti kerang. Vitamin yang satu ini bagus banget karena sangat berperan penting dalam terbentuknya hemoglobin. Namun, jika vitamin B12 terlalu banyak dalam tubuh kita, siap-siap deh kamu akan merasakan gatal di kulit, ruam-ruam di beberapa bagian tubuh, bahkan hingga diare.

6. Seafood bisa mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh

Ikan, kepiting, udang, dan hewan laut lainnya tidak bisa kita deteksi datang dari laut bagian mana. Bukan rahasia lagi kalau laut sekarang sudah mengandung zat-zat berbahaya. Sehingga, hewan laut yang kita makan belum tentu aman dari zat-zat tersebut. Terlalu sering mengkonsumsi makanan laut bisa membuat kita memasukkan zat-zat tersebut ke dalam tubuh kita juga, lho.

Sekian cara membuat bakso udang ini, semoga cara ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan saya mengucapkan banyak terimakasih.

Cara Membuat Udang Saus Padang dan Mudah Membuatanya

Cara Membuat Udang Saus Padang dan Mudah Membuatanya-Tahukah kamu kalau menghidangkan seporsi udang saus padang seperti di restoran seafood favoritemu ternyata sangat mudah? Bahan serta bumbu yang diperlukan bisa dengan mudah kamu dapatkan di pasar tradisional ataupun supermarket terdekat. Memilih untuk mengolah sendiri masakan akan memberikanmu jaminan kebersihan serta kesehatan untuk keluarga.

Untuk mengolah udang saus padang, udang tersebut tidak perlu dikupas kulitnya. Cukup bersihkan udang serta buang kotoran di bagian kepala serta punggungnya, lalu langsung diolah. Pastikan udang yang dipakai masih segar, supaya rasa manis alami dari udang masih terasa saat dimasak.

Memasak udang itu tidak memerlukan waktu yang lama. Karena jika udang lama dimasak, udang malah akan jadi susah dimakan. Cukup dimasak selama kira-kira 5 sampai 7 menit saja.Baca juga artikel Resep Membuat Kerupuk Udang Renyah Murah Meriah

cara membuat udang saus padang

Bahan Yang Diperlukan:

  • 500 gram udang ukuran sedang, cuci bersih, tak perlu dibuang kulitnya
  • 3 batang daun bawang, iris tipis
  • 5 cm lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 8 buah cabai merah besar
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 2 buah tomat
  • 1 sdt garam

Cara Membuat Udang Saus Padang:

  1. Tumis dahulu bumbu halus sampai harum, masukkan daun jeruk serta lengkuas.
  2. Masukkan udang yang telah dibersihkan sebelumnya, masak sampai udang berubah warna. Masukkan daun bawang, angkat segera.
  3. Hidangkan selagi hangat.

Manfaat Udang:

1. Protein untuk Pembentukan Sel Tubuh

Kandungan protein yang ada di dalam udang termasuk rendah lemak. Dalam 3 ons udang atau kira-kira 15-16 ekor udang besar, mengandung 101 kalori, 19 gram protein, namun hanya terdapat 1,4 gram lemak total. Protein dalam udang ini bermanfaat untuk membentuk sel tubuh. Selain itu, asupan protein juga diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta memproduksi enzim, hormon, dan zat kimia lainnya dalam tubuh. Karena tubuh tidak memiliki persediaan protein, maka kamu perlu memenuhi kebutuhan protein setiap harinya melalui makanan.

Kebutuhan protein tiap orang berbeda-beda, tergantung jenis kelamin dan usia. Remaja pria dan pria dewasa yang aktif, misalnya, membutuhkan sekitar hampir 200 gram protein sehari yang bisa dipenuhi dalam tiga kali makan. Sedangkan remaja wanita, wanita dewasa aktif, dan kebanyakan pria pada umumnya membutuhkan 170 gram protein per hari yang bisa dipenuhi dalam dua kali makan. Anak-anak, kebanyakan wanita dewasa dan lansia hanya membutuhkan protein sebanyak 140 gram setiap harinya yang bisa dibagi dalam dua kali sajian.

2Yodium untuk Membantu Produksi Hormon

Yodium merupakan salah satu nutrisi yang diperlukan tubuh, namun hanya bisa didapatkan dari asupan makanan. Yodium berperan penting untuk mendukung kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon. Tanpa asupan yodium yang cukup, kamu berisiko mengalami penyakit gondok, ketidaksuburan, penyakit autoimun dan terkena beberapa jenis kanker tertentu. Selain garam, udang juga merupakan pilihan makanan yang bisa kamu konsumsi untuk mendapatkan asupan yodium.

3. Kalsium untuk Kesehatan Gigi dan Tulang

Di dalam udang juga terdapat kandungan kalsium yang baik untuk kesehatan gigi dan tulang. Namun, enggak hanya itu saja, kalsium juga masih punya banyak manfaat lainnya, seperti memengaruhi kinerja otot, hormon, fungsi saraf dan kemampuan pembekuan darah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kalsium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, meredakan sindrom pramenstruasi dan baik untuk menurunkan berat badan.

Orang berusia 9 tahun ke atas membutuhkan asupan kalsium sekitar 1000-1300 miligram per hari, sedangkan remaja wanita berusia 9-18 tahun hanya memerlukan sekitar 814 miligram saja setiap harinya.

4. Asam Lemak Omega-3 untuk Kesehatan Jantung

Sama halnya dengan ikan, udang juga merupakan makanan laut yang kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Nutrisi tersebut mampu menurunkan risiko sakit jantung dengan cara mengontrol kadar trigliserida. Selain itu, asam lemak juga bermanfaat untuk mencegah radang sendi, depresi, Alzheimer, asma serta baik untuk ibu hamil.