Cara Menanam Semangka di Polybag dengan Mudah

Cara menanam semangka di polybag– Buah yang kaya air berwarna merah ini pasti sudah tidak asing lagi. Buah yang menyegarkan dan juga kaya akan vitamin itu sering digunakan sebagai pencuci mulut setelah makan. Cara budidaya semangka tidak begitu sulit.

Asalkan anda rajin, bukan tidak mungkin tanaman semangka bisa berbuah melimpah. Tanaman semangka adalah salah satu tanaman yang sangat populer. Sudah banyak orang di dunia yang membudidayakan dan menanam buah berair ini. Jadi, bagi anda para pemula ada cara budidaya semangka yang mudah.

Salah satu cara yang sedang incar digunakan ialah dengan memakai media pot atau polybag. Cara budidaya buah semangka dalam media pot atau polybag sangat mudah untuk dilakukan. Dengan menanam tanaman dalam media ini bisa lebih memudahkan anda dalam melakukan perawatan, pengawasan, dan pengontrolan.

Keuntungan lain media pot atau polybag tidak terlalu makan tempat yang luas. Sangat pas jika anda letakkan di halaman belakang rumah, teras depan, bahkan di gudang yang sudah tidak terpakai. Langsung saja mari kita simak cara tanam semangka memakai pot atau polybag.

Cara Menanam Semangka di Polybag- Penentuan Media Tanam

Cara Menanam Semangka di Polybag

Langkah pertama dalam menanam semangka yaitu pemilihan lahan yang akan dijadikan sebagai media tanam. Memang saat ini kita akan memakai media pot atau polybag, tapi tanah yang akan dipakai perlu juga untuk diolah. Semangka bisa tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi yang berkisar 0 sampai 1000 mdpl.

Tanah untuk menanam semangka harus kaya akan unsur hara dengan pH netral sekitar 5 sampai 7. Apabila tanah terlalu asam, anda dapat menetralkan dengan penambahan kapur doloit dengan takaran 1 ton/hektar lahan.

Setelah kadar asam sudah pas lakukan penggemburan tanah. Jangan lupa untuk mencampur dengan sedikit pupuk kompos atau pupuk kandang. Setelah itu diamkan tanah selama beberapa minggu sebelum tanam.

Selanjutnya, lakukan pemasukan media tanam dengan ukuran yang sesuai. Masukan tanah hingga penuh dengan hati-hati jangan sampai merusak pot atau polybag. Lakukan penyiraman hingga tanah lembab dan siap untuk ditanami.

Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit sangat penting untuk dilakukan, bibit akan menjadi penentu hasil panen anda kelak. Benih atau biji dipilih berdasarkan selera anda, contohnya varietas semangka tanpa biji. Anda bisa langsung membeli biji di toko pertanian.

Ciri biji yang baik yaitu berwarna hitam atau kecoklatan, mengkilat, tidak terserang hama, dan juga berbentuk normal. Setelah menemukan biji pilihan anda, segera rendam biji dengan fungisida kurang lebih selama 24 jam. Hal ini bertujuan supaya bibit atau benih terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Penanaman Semangka

Setelah media tanam dan bibit sudah siap, selanjutnya yaitu menanam tanaman semangka. Penanaman ini dilakukan dengan membuat lubang tanam sekitar 2 sampai 3 cm lalu masukan 2 sampai 3 benih semangka. Lakukan penimbunan benih dengan sisa tanah yang akan dibuat untuk pengelolaan media tanam. Dan lakukan penyiraman hingga tanah lembab.

Pemeliharaan Tanaman Semangka

Cara tanam semangka tidak lepas dari metode perawatan yang maksimal supaya panen anda tidak mengecewakan. Ada beberapa tahapan pemeliharaan tanaman semangka antara lain yaitu penyulaman, penyiraman, penyiangan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

Penyulaman dilakukan sudah seminggu tanam, gunanya untuk menggantikan tanaman yang sudah mati dengan benih yang baru. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari karena semangka suka daerah yang lembab.

Namun jangan sampai terlalu kebanyakan air. Penyiangan dilakukan dengan membersihkan gulma di area sekitar tanaman semangka. Untuk mencukupi nutrisi tambahkan dengan pupuk kandang, urea, TSP dan lainnya sesuai takaran.

Sedangkan untuk pengendalian hama dilakukan dengan cara penyemprotan fungisida atau insektisida. Tergantung jenis serangan yang dihadapi oleh tanaman semangka.

Cara Menanam Semangka di Polybag- Panen Semangka

Cara Menanam Semangka di Polybag

Panen merupakan tahap terakhir dari proses menanam semangka. Ada baiknya jika panen dilakukan pada saat pagi hari saat kondisi tanaman masih segar. Caranya, potong tangkai buah menggunakan pisau atau gunting potong dan sisakan tangkai kurang lebih 3 sampai 5 cm dari pangkal buah.

Kemudian tempatkan buah semangka ditempat yang sejuk, usahakan jangan ditumpuk. Waktu panen sendiri ditemui perbedaan karakter antar petani daerah satu dengan daerah yang lain. Hal tersebut karena petani menyesuaikan permintaan dagangan di pasar.

Namun pada umumnya semangka bisa dipanen setelah 2 samapi 3 bulan tanam. Buah semangka yang sudah siap panen memiliki ciri-ciri yaitu buah membesar, warna mengkilap, tangkai daun sudah mulai layu, serta buah berbunyi berat saat ditepuk.

Demikian ulasan singkat mengenai cara menananam semangka di dalam media tanam pot atau polybag. Jika anda ingin mengetahui cara pemupukan anda bisa kunjungi website cara pemupukan semangka. Sekian dan terima kasih.

Cara Menanam Semangka

Pada artikel kali ini, kita akan belajar cara menanam semangka, simak semua langkah-langkah dan ulasan yang ada di artikel ini, supaya semangka yang kalian budidayakan, mendapatkan hasil yang melimpah, buah besar manis, dan menguntungkan tentunya.

Buah semangka atau nama latinnya Citrullus lanatus, masuk ke dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman jenis rambat yang sangat cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Semangka sendiri merupakan buah yang memiliki rasa yang cukup segar, manis dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi.

Dan hal inilah yang membuat buah semangka sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dan dapat dibeli dengan sangat mudah di pasar tradisional, kios buah bahkan di supermarket yang ada di Indonesia.

 Semangka Bojonegoro

Cara menanam semangka

Semangka ini berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur. Memiliki kulit buah yang berwarna hijau tua dan bergaris, dengan daging buah berwarna merah jingga. Rasa daging buahnya kurang manis. Semangka Bojonegoro memiliki banyak biji yang berkulit tipis dan berdaging tebal, sehingga banyak dimanfaatkan untuk pembuatan kuaci.

Semangka Sengkaling

Ini berasal dari Sengkaling, Malang, Jawa Timur. Buahnya memiliki bentuk yang oval dengan adanya garis tipis memanjang berwarna hijau tua. Lalu daging buahnya memiliki warna merah cerah, dengan rasa yang lumayan manis, dan memiliki biji cukup banyak. Semangka Sengkaling merupakan semangka yang bersifat open polineted  atau semangka yang tidak akan berubah kualitasnya apabila bijinya ditanam kembali.

Golden Crown

Varietas semangka ini diproduksi oleh Know You Seed. Memiliki bentuk yang bulat dan memanjang, dengan kulit yang berwarna kuning cerah. Dan daging buahnya berwarna merah dengan biji yang sangat kecil. Dengan kandungan gula yang terdapat pada semangka ini sekitar kurang lebih 12%.

Sweet Beauty

Varietas semangka ini juga diproduksi oleh perusahaan Know You Seed. Semangka ini memiliki berat sekitar 3 sampai 4 kg. Kulitnya berwarna hijau muda, dengan campuran garis belang hijau tua memanjang dari ujung buah hingga ke pangkal buahnya. Semangka jenis ini berkulit tebal, sehingga tahan dalam proses penyimpanan dan dalam proses pengangkutan.

Dan juga daging buahnya  memiliki warna merah cukup terang, dengan kandungan gula berkisar sekitar 12 hingga 14%. Semangka jenis ini biasanya dipanen pada umur yang kurang lebih 80 hingga 85 hari sejak proses penanaman bibit di lahan.

Farmer Giant

Sesuai dengan namanya semangka ini berukuran cukup besar. Berat semangka ini bisa mencapai berat sekitar 12 kg. Memiliki kulit buah yang cukup keras dan cukup tebal. Dan daging buahnya berwarna merah menyala, dengan rasa yang manis, dan memiliki tekstur yang lumayan renyah. Semangka jenis farmer giant ini relatif tahan terhadap serangan penyakit CMV.

Syarat Tumbuh Semangka

syarat tumbuh

Melihat Kondisi Iklim

Menurut teori, curah hujan yang ideal untuk tanaman semangka adalah berkisar antara 40-50 mm/bulan. Lalu untuk suhu udara yang sangat ideal untuk tanaman semangka adalah rata-rata berkisar 20-30 mm. Cuaca yang baik untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman semangka adalah berkisar 25-28 derajat celcius.

Untuk kondisi sinar matahari yang optimal, 5-6 jam/hari tanaman semangka terkena sinar matahari, Kadar kelembaban udara harus normal dan juga tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Memperhatikan Media Tanam

Untuk media tanah harus mengandung bahan organik, anorganik, unsur hara cukup tinggi, gembur dan subur. Untuk kadar keasaman tanah sendiri adalah normal, yaitu berkisar 6-6,7. Media tanah yang ideal untuk tanaman semangka sebaiknya tanah yang berjenis porous atau tanah yang bersarang. Dan juga lahan harus memiliki drainase yang sangat baik dan tanah yang tidak tercemar oleh beberapa hama tanaman yang akan merusak kondisi dari buah semangka itu sendiri.

Mengatur Ketinggian Tempat 

Dan juga untuk ketinggian tempat yang ideal untuk tanaman semangka adalah berkisar 300 meter diatas permukaan laut, dan bisa ditanam juga didaerah seperti pantai dengan ketinggian dibawah 100 meter diatas permukaan laut dan didaerah seperti perbukitan yang lebih dari 300 meter diatas permukaan laut.

Tahap Panen Semangka

Ingat, cara menanam semangka yang baik dapat meningkatkan produksi semangka itu sendiri. Buah semangka dapat dipanen pada umur kurang lebih sekitar 60-70 HST, dan juga tergantung dari jenis dan varietas tentunya. Ciri-ciri dari buah semangka yang siap panen adalah warna kulit buah semangka telah mulai memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah telah mengering. Buah semangka dapat dipetik beserta dengan tangkainya dan dipanen saat cuaca sedang cerah.