Cara Membuat Gulai Kambing Yang Enak

Berbeda dengan gule, gulai adalah sajian berkuah yang terpopuler asal Sumatera Barat. Bagaimana cara membuat gulai kambing yang enak? Berikut tips dan resepnya!

Gulai terbuat dari bumbu gurih dan pedas. Gulai dan gule merupakan makanan khas Indonesia yang sangat berbeda, meski namanya hampir mirip. Dimana perbedaannya? Gulai merupakan hidangan yang berkuah khas di Sumatera dengan bahan baku ayam, ikan, kambing, sapi, jeroan serta sayuran.

Gulai juga dimasak dengan bumbu berempah. Rempah yang digunakan adalah seperti kunyit, ketumbar, lengkuas, jahe, adas, jintan dan lainnya. Kuahnya kental dan rasanya gurih pedas.

Sedangkan Gule berasal dari Jawa. Kuah gule lebih cair dan tidak terlalu kental. Penggunaan santan encer dan kaldu daging kambing membuat rasanya gurih. Namun citarasanya tidak gurih pekat seperti gulai kambing. Gule juga tidak begitu pedas karena ada sedikit pemakaian gula.

tips tentang cara membuat gulai kambing yang enak, empuk dan sederhana.

 cara membuat gulai kambing'

1. Bagian daging kambing

Cara membuat gulai kambing yang enak, pertama-tama kalian harus memilih bagian kambingnya. Pilih bagian panggul yang dekat dengan ekor karena bagian ini dagingnya lebih empuk dan aromanya tak terlalu tajam serta lemaknya lebih sedikit.

Gulai juga enak loh dicampurkan dengan jeroan seperti limpa, babat, paru serta usus dari sapi dan kambing.

2. Rebus daging

Cara membuat gulai kambing yang enak dan empuk adalah di rebus terlebih dahulu biar empuk. Rebus daging kambing sampai airnya mendidih. Buang buih berwarna keabuan yang muncul di permukaan air. Hindari merebus daging sama jeroan karena bau prengusnya akan semakin parah.

Rebuslah secara terpisah dan tambahkan rempah-rempah seperti lengkuas, jahe, daun salam, daun jeruk dan batang sereh ke dalam air rebusan.

3. Santan

Khusus untuk gulai kalo bisa santannya lebih kental dibandingkan dengan gule. Pilihlah santan yang sudah tua supaya kandungan minyaknya lebih banyak.

Baca Juga Nih

  • Mesin Peras Santan

    4. Bumbu rempah

    Bumbu yang digunakan untuk resep gulai kambing ala Padangnya nikmat adalah ketumbar, adas, jintan, bawang merah, cabai merah, serai, kayu manis, cengkeh, kapulaga, pala, hingga jahe dan kunyit.

Supaya lebih jelas berikut ini resep gulai kambing yang bisa kamu buat di rumah:

Bahan membuat gulai kambing:

– 1 kg daging kambing dengan beberapa tulang iga, potong-potong
– 1 sdm ketumbar bubuk
– ½ sdt adas bubuk
– ½ sdt jintan bubuk
– 4 sdm minyak sayur
– 10 butir bawang merah, iris tipis
– 1 sdm cabai merah bubuk/crushed chilli
– 1 batang serai, memarkan
– 5 cm kayu manis
– 2 butir cengkih
– 2 butir kapulaga
– ½ butir pala, memarkan
– 1 liter santan
– 200 g kelapa parut, sangrai, tumbuk halus

Haluskan bumbu gulai kambing:

– 5 siung bawang putih
– 1 cm jahe, cincang
– 1 cm kunyit, cincang
– ½ cm lengkuas, cincang
– 2 sdt garam

Cara membuat gulai kambing yang empuk:

1. Aduk potongan daging kambing dengan ketumbar, adas dan jintan hingga rata.
2. Sisihkan selama 30 menit.
3. Panaskan minyak, tumis bawang merah hingga layu.
4. Masukkan cabai merah bubuk, aduk hingga wangi.
5. Tambahkan bumbu halus, serai, kayu manis, cengkih, kapulaga dan pala, aduk hingga wangi.
6. Masukkan daging kambing, aduk hingga kaku dan berubah warna.
7. Tuangi santan dan masukkan kelapa sangrai.
8. Masak dengan api kecil hingga daging kambing empuk. Angkat dan sajikan hangat.

Sekian dan Terimakasih Selamat mencoba!

Cara Menggemukan Kambing yang Benar untuk Pemula

Pada Artikel kali ini saya akan menjelaskan cara menggemukan kambing yang benar. Yuk! Cari tahu informasinya dibawah ini.

Cara  menggemukkan kambing saat ini memang banyak dipelajari oleh peternak kambing baik dengan menggunakan media internet ataupun buku panduan.

Sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses penggemukan kambing. Mulai dari membuatan kandang, pemilihan bibit, cara perawatan hingga pada tahap pemanenan.

Biasanya, para peternak kambing akan melakukan penggemukan ketika sudah mendekati waktu hari raya idul adha.

Karena pada waktu tersebut setiap kambing akan terjual dengan mudah dipasaran karena melonjaknya permintaan.

Teknik Penggemukan Kambing yang Baik 

cara-menggemukan-kambing

Dalam penggemukkan kambing ini, tahap pertama yang harus diperhatikan adalah pembuatan kandang. Kandang yang digunakan harus anda atur dengan sedemikian rupa.

Hal tersebut bertujuan untuk memmberikan kenyamanan bagi kambing. Sehingga metabolisme kambing akan terpenuhi dengan pengaruh posisi yang tepat ketika menyantap makanan.

1. Pemilihan Lokasi Kandang

Dalam membuat kandang kambing, anda bisa memilih lokasi yang teduh. Apalagi untuk mempermudah penggemukan, anda bisa mendirikan kandang dibawah pohon yang rindang.

Selain itu, anda juga harus memperhatikan sirkulasi udara didalamnya. Ketika anda mendirikan kandang, diperkukan sirkulasi udara yang baik dengan kira-kira suhu udara sekitar 35 derajat celcius.

Baiknya, lokasi yang anda pilih tidak terhalang tembok ataupun bangungan besar yang berada disekitar kandang.

Dengan adanya sirkulasi udara yang bagus, maka dapat membantu menjaga kondisi kandang agar tetap bersih dan sehat. Karena kotoran dapat mengering dan tidak memberikan bau tidak sedap.

Dalam menikmati makananya, kambing juga memerlukan tempat yang nyaman agar nafsu makan dapat dengan mudah bertambah.

2. Instalasi Kandang

Anda bisa menggunakan berbagai bahan yang ada seperti bambu, kayu, papan, asbes adan lain sebagainya. Selain itu, model kandang yang paling biasa diguankan adalah kandang kambing bentuk panggung. Memiliki tempat penampungan kotoran atau fases.

Untuk lebih memberikan kenyamanan, kambing juga membutuhkan tempat penampungan urin untuk menjaga kebersihan.

Dan juga tempat penyimpanan makanan untuk memudahkan kambing dalam menikmati makananya. Nah beberpaa cara tersersebut adalah teknik penggemukan kambing secara alami dari segi pembuatan kandang.

Pemilihan Bibit Cara Menggemukan Kambing

Sebenarnya, langkah utama yang harus lebih diperhatikan adalah pemilihan bibit kambing. Anda harus memilih jenis kambing apa yang akan anda ternak atau anda pelihara.

Tetapi bagi anda yang  masih pemula, kami sarankan untuk mengguankan kambing jawa atau kacang sebagai hewan ternak anda.

Kambing dengan jenis tersebut lebih mudah untuk dikemabngkan daripada beberapa jenis kambing lainya.

Adapun untuk ciri-ciri bibit kambing yang bagus biasanya pada umur empat hingga delapan bukan sudah memiliki punggung yang lurus dan panjang.

Biasanya bibit yang baik juga memiliki kerangka tulang yang besar dan lebar dengan perut yang bunct dan mulut yang lebar.

Cara Pemeliharaan Kambing

cara-menggemukan-kambing

Untuk cara pemeliharaan kambing agar cepat gemuk, anda tidak membutuhkan cara yang rumit. Bahkan cara ini lebih cenderung mudah, irirt, simpel dan tidak menbutuhkan banyak waktu.

Hal tersebut dipengaruhi karena adanya inovasi dalam pembuatan pakan kambing yang didapatkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik.

Penggemukan kambing dengan pakan fregmentasi telah terbukti lebih efektif dan sangat ceat untuk menunjang prses penggemukan kambing.

Demikian Artikel kali ini tentang cara menggemukan kambing yang benar dan mudah,semoga bermanfaat untuk Anda. Sekian dan terima kasih banyak.

Pakan Fermentasi Kambing untuk Penggemukan Kambing

Pada Artikel kali ini saya akan membahas tentang pakan fermentasi kambing untuk penggemukan kambing. Yuk! Cari tahu informasinya dibawah ini.

Cara Membuat Pakan Fermentasi

pakan-fermentasi-kambing

Fermentasi ialah proses amonisasi pakan agar zat-zat yang ada di dalam pakan bisa bertahan lama. Proses ini adalah inti dari cara membuat pakan fermentasi untuk kambing.

Amonisasi sendiri berarti cara untuk meningkatkan kadar cerna bahan pakan berserat secara kimia.

Dengan menggunakan pakan fermentasi, ternak akan mendapatkan gizi yang baik meskipun pakan mereka sudah disimpan lama.

Fungsi Fermentasi Pakan Ternak

Jadi tujuan utama mengapa peternak melakukan fermentasi yakni agar makanan ternak bisa awet, namun kandungan nutrisinya masih terjaga dengan baik.

Mungkin terdengar sepele, namun awet-tidaknya pakan ternak ini sangat berpengaruh bagi peternak terutama mereka yang jauh dari sumber pakan atau ketika musim kemarau.

Karena ketika kita berbicara tentang ide bisnis yang akan dijalankan tentu setiap orang mengejar keuntungan. Menggunakan pakan hijau yang segar emang memiliki banyak keuntungan.

Namun jika dikaitkan dengan tenaga dan biaya yang dikeluarkan untuk mencari pakan dan menjaga kesegarannya tiap hari, (belum lagi jika letak peternakannya terpencil) bisa tergolong boros.

Berkat proses fermentasi, pakan ternak bisa jauh lebih awet dan masih memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan pakan segar.

Teknik ini adalah salah satu cara ternak kambing yang menguntungkan karena menekan banyak pengeluaran.

Kamu tinggal membuat pakan fermentasi dalam jumlah besar lalu simpan di tempat yang terlindung. Kemudian, kamu tinggal mengambil pakan dari tempat penyimpanan untuk diberikan kepada kambing kesayangan.

Keunggulan Pakan Fermentasi

Menurut satu laporan, fermentasi pakan ternak bisa meningkatkan bobot seekor domba dua sampai empat kilogram hanya dalam jangka waktu sepuluh hari.

Selain itu, pakan jenis ini juga terbukti mampu memperbaiki pencernaan hewan ternak, menjaga kestabilan serta meningkatkan sistem kekebalan ternak, serta membantu proses penggemukan kambing.

Lebih jauh lagi, fermentasi pakan hewan ternak berguna untuk membantu memperbaiki sistem pencernaan.

meningkatkan produksi susu bagi jenis kambing penghasil susu, meningkatkan selera makan ternak sehingga serta mempercepat penambahan bobot secara alami.

Keuntungan-keuntungan ini bisa didapatkan kalau kamu mengikuti langkah-langkah pembuatan pakan fermentasi dengan urut dan benar.

Persiapan Membuat Pakan Fermentasi

Membuat pakan kambing fermentasi itu tidak susah. Setidaknya ada tiga cara fermentasi pakan: Terbuka, setengah terbuka, dan tertutup.

Di dalam tulisan ini saya akan memberikan cara yang paling mudah agar bisa langsung dipraktekkan. Tapi kamu tetap harus mengikuti langkah demi langkah dengan urut.

Tanpa urutan yang pas, fermentasi pakan bisa berakibat kegagalan. Beberapa komposisi utama di bawah ini bisa kamu ganti dengan yang paling mudah didapat di sekitarmu.

Berikut adalah bahan-bahan yang perlu kamu siapkan untuk membuat fermentasi pakan:

Bahan Persiapan Fermentasi

  • Jerami padi 1 ton
  • Supelmen organik cair ternak
  • Molases 6 kilogram
  • Air

Alat Persiapan Fermentasi

  • pisau atau alat pencacah lain
  • wadah besar untuk menyimpan hasil fermentasi
  • alat untuk mengaduk
  • alas untuk mengolah bahan fermentasi

Langkah Membuat Pakan Fermentasi 

pakan-fermentasi-kambing

  1. Jemur jerami di bawah sinar matahari selama satu hari. Ini berfungsi untuk menyusutkan kadar air di dalam jerami.
  2. Tumpuk jerami setinggi duapuluh sampai tigapuluh centimeter
  3. Beri molases, supelmen organik cair dan air di atas tumpukan jerami yang baru saja kamu buat. Kemudian ratakan bahan-bahan tersebut sampai terasa lembab, namun jangan sampai basah.
  4. Ulangi langkah-langkah itu sampai tumpukan jerami mencapai ketinggian satu sampai satu setengah meter.
  5. Masukkan jerami yang sudah dicampur dengan bahan-bahan kimia ke dalam wadah penyimpanan tertutup agar terjadi proses fermentasi. Simpan selama duapuluh satu hari.

Catatan:

karena ini adalah proses fermentasi dengan cara anaerob, maka usahakan kamu menutup wadahnya erat-erat sehingga tidak ada udara yang masuk ke dalam.

Udara yang masuk ke dalam wadah bisa merusak bahan pakan, karena bakteri dari luar bisa mengganggu proses fermentasi pakan.

Di hari ke duapuluh dua, kamu bisa mulai menggunakan pakan dari hasil fermentasi. Ingat, ambil secukupnya, lalu tutup rapat-rapat wadah pakan untuk meminimalisir udara yang masuk.

Meskipun proses fermentasi sudah selesai, namun kamu perlu menjaga hasil pakan ini di tempat tertutup agar tahan lama disimpan berbulan-bulan.

Sekedar catatan, bahwa di sini kamu bisa mengganti bahan jerami dengan yang lain. Misalnya kulit kopi, dedak, ampas tahu, bahkan kamu juga bisa membuat pakan kambing dari gedebog pisang.

Secara garis besar, prosesnya sama. Kamu hanya perlu mencampur antara bahan pakan dengan air dan supelmen organik cair.

Lakukan proses ini sedikit demi sedikit agar semua bahan bercampur dengan sempurna. Setelah tercampur, simpan ke dalam wadah yang tertutup dan terlindungi dengan baik.

Yang perlu diperhatikan adalah masa penyimpanan bahan sebelum bisa digunakan. Beda bahan, berbeda pula lama penyimpanannya.

Berikut adalah perkiraan lama penyimpanan bahan fermentasi sebelum bisa digunakan:

  • Rumput gajah, 6-8 pekan
  • Dedak padi, 2-3 hari
  • Ampas tahu, 2-3 hari
  • Kulit kopi, 1 pekan
  • Batang/gedebog pisang, 1 hari
  • Limbah pasat, 1 jam
  • Daun Turi, 2-4 pekan.

Demikian Artikel tentang pakan fermentasi kambing,semoga bermanfaat untuk Anda. Sekian dan terima kasih.

Budidaya Kambing Jawarandu Bagi Pemula yang Gampang

Pada Artikel kali ini saya akan membahas dan menjelaskan tentang budidaya kambing jawarandu bagi pemula. Yuk! Cari tahu informasinya dibawah ini.

  1. Persiapan Lahan

Sebelum memulai ternak, apakah anda telah mempunyai lahan? Inilah yang harus di pikirkan pertama kali.

Tanpa adanya lahan tidak bisa melakukan ternak, namun lokasi yang di butuhkan tidak selalu luas.

Asalkan cukup, anda bisa memanfaatkan sedikit halaman atau pekarangan yang ada.

  1. Pembuatan Kandang

Setelah anda mempunyai niat matang dan telah menyediakan lahan, langkah selanjutnya adalah dengan membuatkan kandang.

Meskipun telah mempunyai lahan, bukan berarti anda mengabaikan begitu saja. Adapun kandang yang di butuhkan untuk berteduh kambing jawa randu nantinya.

Tidak perlu mewah, cukup gunakan bambu untuk membuatkan pondokan kecil yang tertutup oleh atap. Dengan begitu saat panas maupun hujan ternakan anda tetap aman.

  1. Pemberian Pakan Budidaya Kambing Jawarandu

budidaya-kambing-jawarandu

Sama seperti kambing pada umumnya, jenis jawa randu juga tidak berbelit-belit untuk makan.

Adapun yang bisa anda berikan seperti rumput yang telah di sampaikan di atas.

Bahkan kambing jawa randu mau memakan rambanan atau dedaunan seperti daun lamtoro, daun pisang dan masih banyak lagi. Inilah kemudahan jika anda memilih beternak kambing.

  1. Pemberian Jamu

Pada kenyataannya kambing juga perlu mengkonsumsi jamu untuk mempertahankan nafsu makan mereka.

Jamu yang umumnya di berikan pada semua jenis kambing adalah temulawak, untuk jamu ini Anda dapat membuatnya sendiri atau mungkin membelinya di tempat yang menjual Jamu.

Meski begitu sangat disarankan Anda untuk membuat sendiri sebab akan terasa lebih alami dan dapat mengetahui takaran yang pas terhadap hewan ternak.

Minimal temulawak diberikan dua kali dalam seminggu agar sang kambing selalu mempunyai nafsu makan tinggi. Tentu saja hal ini berpengaruh pada kualitas hasil nantinya.

  1. Pemberian Probiotik Budidaya Kambing Jawarandu

budidaya-kambing-jawarandu

Sama halnya ayam, kambing jawa randu juga harus di berikan probiotik sebagai nutrisi tambahan setelah pakan dan jamu. Selain sehat, probiotik di berikan agar sang kambing tidak mudah sakit.

  1. Perkawinan

Keuntungan anda dalam beternak atau budidaya kambing yang terlihat besar hasilnya adalah bisa menggandakan hewan ternak anda.

Caranya? Tentu saja setelah anda berhasil mengawinkan antara jantan dan betina sampai hamil. Karena bayi kambing nantinya bisa anda rawat dengan baik hingga dewasa, setelah itu bisa di jual pada konsumen.

  1. Suntik

Tujuan utama melakukan suntik pada kambing adalah untuk menjaga kekebalan tubuhnya.

Kambing yang sama sekali tidak pernah di suntik akan mudah lelah dan sakit. Sakit adalah hal yang rentan membuat hewan mati.

Alhasil jika semua ini terjadi maka bukan lagi keuntungan yang di dapat namun kerugian besar. Lakukan suntik pada kambing anda minimal satu bulan sekali.

  1. Pemasaran Budidaya Kambing Jawarandu

Kambing yang sudah layak untuk di pasarkan bagi para peternak adalah yang usianya sudah dewasa atau tua. Selain itu, kambing yang mempunyai berat badan lebih juga sudah boleh di lepaskan pada konsumen.

Disamping 8 cara sukses ternak Kambing Jawa Randu di atas, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan juga, diantaranya yakni seperti membersihkan kandang dan rajin memandikan kambing.

Ketika Kambing sudah bersih maka penyakit otomatis tidak dapat dengan mudah menjangkit Hewan ternak Anda. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Demikian Artikel kali ini tentang budidaya kambing jawarandu,semoga bermanfaat untuk Anda. Sekian dan terima kasih.

Budidaya Kambing Gibas Langsung Untung Dalam Beberapa Bulan

Pada Artikel kali ini saya akan menjelaskan tentang budidaya kambing gibas yang menguntungkan dalam beberapa bulan saja. Yuk! Cari tahu infonya dibawah ini.

Bisnis peternakan memang tak henti-hentinya menjadi pilihan bisnis yang diminati oleh masyarakat. Salah satunya adalah dengan cara ternak kambing gibas.

Peluang usaha kambing gibas memang bisa dibilang masih terbuka lebar. Bagi siapa saja yang ingin menjalankan bisnis budidaya kambing gibas bisa menjalankan bisnis ini.

Penjabaran

Apakah keuntungan yang biasa didapatkan dari bisnis budidaya kambing gibas? Memang sangat besar kelebihan bisnis budidaya kambing gibas.

Dimana dari bisnis budidaya kambing Anda dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Tampilan kambing gibas yang khas dengan ekor yang besar, berbulu keriting dan bulunya bewarna putih.

Hasil dari kambing gibas yakni daging kambing memang sangat digemari oleh masyarakat. Lantaran rasa daging kambing ini sangat naikmat dan menggoda.

Cara pemasaran dari kambing gibas ini juga terbilang mudah sehingga bisnis ini patut untuk Anda coba.

Selain itu cara budidaya kambing sendiri juga tergolong mudah jika dibandingkan dari kambing jenis yang lainnya.

Tidak membutuhkan perawatan yang intensif dalam budidaya kambing , sehingga tidak merepotkan Anda dan menyusahkan Anda.

Jika Anda tertarik mengetahui lebih dalam mengenai bisnis budidaya kambing, silahkan simak ulasan selengkapnya di bawah ini :

Memulai Bisnis Budidaya Kambing Gibas

budidaya-kambing-gibas

Bisnis peternakan kambing gibas memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Begitupun dengan bisnis kambing gibas yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan.

Untuk memulai budidaya kambing ini tidak sulit. Bisa di mulai dengan mudah dengan modal yang kecil. Anda dapat memulai bisnis budidaya kambing gibas di lahan kecil atau pekarangan rumah.

Pelaku Bisnis Budidaya Kambing Gibas

Bisnis kambing gibas ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang. Anda yang kini bingung mencari pilihan bisnis yang tepat.

Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis kambing ini dapat Anda jalankan dengan mudah.

Konsumen

Konsumen kambing memang tidaklah sulit, konsumen budidaya kambing gibas cukup besar mulai dari konsumsi rumah tangga hingga berbagai usaha kuliner.

Peralatan Bisnis

Dalam bisnis budidaya kambing membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya.

Pembuatan kandang kambing gibas, pengadaan bibit kambing gibas, kandang kambing gibas, sewa lahan, ayakan, mesin giling pakan, terpal dan timba, timbangan, selang, tempat makan dan minum kambing gibas .

Dengan adanya peralatan tersebut maka bisnis budidaya kambing makin maksimal

Pemasaran

Dalam berjualan budidaya kambing gibas, Anda bisa memasarkannya dengan cara menjualnya ke pasar atau langsung ke pengepul.

Serta juga bisa memasarkan kambing gibas ke pelaku bisnis  yang menggunakan bahan daging ini.

Harga Jual

budidaya-kambing-gibas

Patokan harga untuk  kambing gibas dapat Anda buat dalam hitungan per ekor dimana harga mulai Rp 1.500.000 hingga Rp 2.000.000. Ini tergantung dari harga kambing gibas yang ada di pasaran.

Keuntungan Dalam Menjalankan Bisnis Budidaya Kambing Gibas

Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya kambing ini yakni merupakan bisnis peternakan kambing gibas yang paling menguntungkan. Sebab pemasaran kambing gibas terbilang mudah.

Analisa Bisnis Budidaya Kambing Gibas

Investasi

Peralatan  Harga 
 pembuatan kandang kambing gibas  Rp.     3.182.600
 sewa lahan kandang kambing gibas  Rp.       2.131.600
 pengadaan bibit kambing gibas  Rp.     3.154.200
 tempat makan kambing gibas  Rp.          121.550
 tempat minum kambing gibas  Rp.            81.500
 pembersih kandang  Rp.            83.100
 mesin giling pakan  Rp.     2.115.000
 sekop  Rp.          81.800
 selang air  Rp.            71.600
 terpal dan timba  Rp.            71.400
 Peralatan tambahan yang lainnya  Rp.            73.100
 Jumlah Investasi  Rp. 11.167.450

Total Biaya

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap  Nilai
 Penyusutan pembuatan kandang kambing gibas 1/62 x Rp 3.182.600  Rp.            51.332
 Penyusutan sewa lahan kandang kambing gibas 1/62 x Rp. 2.131.600  Rp.            34.381
 Penyusutan pengadaan bibit kambing gibas 1/62 x Rp. 3.154.200  Rp.            50.874
 Penyusutan tempat makan kambing gibas 1/44 x Rp 121.550  Rp.              2.763
 Penyusutan tempat minum kambing gibas 1/44 x Rp 81.500  Rp.              1.852
 Penyusutan pembersih kandang  1/44 x Rp 83.100  Rp.              1.889
 Penyusutan mesin giling pakan 1/62 x Rp 2.115.000  Rp.            34.113
 Penyusutan sekop 1/62 x Rp.81.800  Rp.              1.319
 Penyusutan selang air 1/44 x Rp. 71.600  Rp.              1.627
 Penyusutan terpal dan timba 1/44 x Rp.71.400  Rp.              1.623
 Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp.73.100  Rp.              1.661
 gaji karyawan  Rp.     1.600.000
 Total Biaya Tetap  Rp.   1.783.434

 

Biaya Variabel
rerumputan  Rp.    29.500  x   30  =  Rp.       885.000
pakan tambahan  Rp.    22.600  x   30  =  Rp.       678.000
vaksin  Rp.    17.000  x   30  =  Rp.       510.000
vitamin  Rp.    27.000  x   30  =  Rp.      810.000
alat habis pakai  Rp.    17.500  x   30  =  Rp.      525.000
minuman  Rp.      9.500  x   30  =  Rp.       285.000
karung  Rp.      1.500  x   30  =  Rp.         45.000
BBM  Rp.   25.000  x   30  =  Rp.      750.000
 lain-lain  Rp.     7.000  x   30  =  Rp.       210.000
 air dan listrik  Rp.   18.500  x   30  =  Rp.      555.000
 Total Biaya Variabel  Rp.  5.253.000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp.  7.036.434

 

Pendapatan per tahun
       8  ekor  x  Rp. 1.600.000  =  Rp. 12.800.000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    12.800.000  – 7.036.434  =  Rp. 5.763.566

 

Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 11.167.450  :  5.763.566  =            2  bln

Demikian tadi ulasan peluang usaha budidaya kambing gibas dan analisa bisnisnya yang bisa dijadikan referensi memulai bisnis budidaya kambing gibas tersebut.