Cara Membuat Tempe yang Tradisional dan Sangat Fressh

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara membuat tempe dengan baik dan benar. namun tahukah kamu apa itu tempe?? mari kita simak…

Tempe adalah bahan yang terbuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang juga menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporusRh. oryzaeRh. stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum bisa dikenal sebagai “ragi tempe”.

Cara Membuat Tempe yang Tradisional dan Sangat Fressh

Cara Membuat:

1. Rendam kedelai yang di dalam wadah berisi air untuk memisahkan biji kedelai yang layak dan tidak layak olah. Kedelai yang tidak layak olah akan mengapung. Buang biji kedelai yang mengapung.

2. Bilas kedelai yang layak olah hingga bersih kemudian rebus kurang lebih selama 1 jam.

3. Angkat kedelai yang sudah direbus dan lalu dicuci dan pisahkan kedelai dari kulit arinya di bawah air mengalir. Setelah itu, rendam kedelai dalam ke wadah berisi air selama 2 x 24 jam. Ganti air rendaman dalam periode 12-18 jam agar tetap terjaga higienitasnya.

4. Setelah 2 x 24 jam, bilas kedelai yang sudah direndam dengan air yang mengalir.

5. Kukus kedelai selama kurang lebih 1 jam.

6. Tiriskan kedelai yang sudah dikukus didalam tampah bambu atau nyiru. Lalu kipas kedelai untuk mempercepat penguapan.

7. Diamkan beberapa saat. Bila sudah kering dan tidak terasa lembap, lalu taburkan ragi. Untuk 500 gram gunakan dengan 1/3 sendok teh ragi tempe. Campurkan ragi dan aduk hingga rata. Tanda ragi dan kedelai sudah tercampur rata adalah bila kedelai sudah terasa layu dan lengket di telapak tangan.

8. Gunakan sendok makan untuk menakar tempe. Ambil satu setengah sendok makan kedelai (atau sesuai selera) dan taruh di daun pisang batu lalu dibungkus. Jika ingin hasil tempe yang lebih tebal, Anda bisa memasukkan dua sendok makan kedelai untuk dibungkus.

9. Bungkus semua kedelai lalu simpan tempe di suhu ruangan selama 36 jam. Jika ingin tempe yang lebih matang, diamkan lebih lama. Selanjutnya tempe siap dipanen dan dapat diolah.

10. Selamat mencoba:))

tempe1

Manfaat tempe bagi tubuh kita

1. Sumber protein yang lebih kaya dibanding daging

Bisa dilihat bahwa kandungan protein pada tempe dapat disetarakan dengan kandungan yang ada dalam daging, malah lebih banyak mengandung protein. Sekarang andungan nutrisi pada tempe terbukti sekali kualitasnya lebih baik dibandingkan kedelai, karena kadar protein yang larut dalam air akan mengakibatkan meningkatnya aktivitas enzim proteolitik (Widianarko, 2002). Enzim proteolitik dapat memecahkan rantai panjang protein menjadi zat yang dapat dicerna oleh tubuh kita.

Selain itu, tempe mengandung juga lemak yang lebih sedikit, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, besi, tiamin, riboflavin, niacin, asam pantotenat, piridoksin, biotin, vitamin B12, dan akt retinol yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan daging.

2. Sumber kalsium yang setara dengan susu sapi

Penelitian yang dilakukan peneliti dari Kuala Lumpur, Malaysia, mengemukakan hal yang sangat menakjubkan dari penelitian tentang tempe ini. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kalsium yang ada dalam empat potong tempe dapat disandingkan dengan susu sapi loh. mesin giling kedelai.

3. Satu-satunya sumber vitamin B12 dari nabati

Tempe mengandung mengandung 1.7 µg atau 0.0017 mg vitamin B12 yang menjadikan tempe adalah satu-satunya sumber vitamin B12 pada sumber nabati. Kandungan ini cukup untuk seseorang setiap harinya. Sekarang para vegetarian dan vegan tidak perlu lagi takut untuk kehilangan vitamin B12 yang jika kekurangan dapat menyebabkan pusing, lemas, lekas lelah, kulit menguning, dll.

Sekian cara membuat artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. dan saya mengucapkan banyak terimakasih.