Cara Menanam Tebu dengan Stek yang Mudah dan Menguntungkan

menanam tebu dengan stek

Pada artikel kali ini akan membahas cara menanam tebu dengan stek yang mudah dan menguntungkan.

Tebu dikenal sebagai tanaman penghasil gula pasir yang umumnya kita konsumsi dalam sehari-hari.

Bagian tanaman ini yang biasa menjadi bahan baku mengenai proses pembuatan gula yaitu batangnya.

Umumnya batang tebu yang mempunyai garis tengah sekitar 3-5 cm sudah layak guna diangkut ke pabrik. Batang tebu tersebut harus diproses lebih lanjut memakai mesin press guna mengeluarkan air sarinya.

Tebu adalah tumbuhan yang mudah ditanam. Perawatannya juga cukup mudah tidak jauh berbeda dengan memelihara tanaman bambu ataupun rumput hias.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus, Anda mampu menanam tebu dari bijinya yang bisa dibeli toko pertanian terdekat.

Namun bila kebetulan Anda mempunyai batang tebu yang kondisinya masih segar, jadi Anda pun bisa menanamnya langsung menggunakan teknik stek batang.

Apa Itu Stek?

Stek adalah perkembangbiakan yang dilakukan dengan cara menanam di bagian tertentu dari tumbuhan tanpa menunggu munculnya akar baru pada bagian tanaman tersebut.

Ada berbagai jenis tanaman yang bisa dilakukan secara stek atau penyetekan. Salah satu keuntungan dari metode stek adalah tanaman yang tumbuh memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya.

Perkembangbiakan tanaman dengan metode ini termasuk perkembangbiakan dengan cara vegetatif yang berarti tanpa melakukan perkawinan. Cara seperti ini lebih mudah jika dibandingkan dengan cara perkembangbiakan vegetatif yang lain.

Stek tebu adalah cara perbanyakan tanaman tebu dengan mengambil batang tebu dari bagian bawah sekitar 15 cm dari permukaan tanah tempat tebu tumbuh, dengan di potong bagian batang tebu yang panjang dan utuh.

Cara Menanam Tebu dengan Stek

menanam tebu dengan stek

Berikut ini cara menanam tebu dengan stek:

  1. Pertama-tama, batang yang panjang tadi kemudian di bawa ke kebun lalu potong ruas tebu menggunakan pisau sabit yang berbuku buku dengan jumlah ruas sekitar 4 -5 ruas yang sudah keluar mata tunasnya.
  2. Kemudian setelah di potong ruas tebu sekitar 4-5 ruas, lalu siapkan lobang tanam yang sudah diberi pupuk kandang, kemudian masukan dalam lobang tanam dan rebahkan batang tebu dengan tunas yang mengarah kesamping, agar tunas cepat tumbuh dan keluar akarnya dengan cepat
  3. Bibit Stek Pucuk. Bibit stek pucuk ini adalah bibit yamg diambil dari pucuk tebangan tebu. Panjang pucuk yang bisa diambil itu kurang lebih 3 ruas. Kemudian buang daun-daun yang menempel pada ruas-ruas tersebut. Biasanya dari bibit-bibit macam ini akan didapat dua atau tiga mata. Setelah mendapatkan bibit-bibit yang diperlukan, maka cara penanamannya haruslah ditidurkan dengan sedikit menimbuninya dengan tanah, sedangkan letak tunas harus disusun disebelah kiri dan kanan.
  4. Siapkan lubang (cemplong) dan lubang sebelum ditanami bibit harus diklantang/dikeringkan dengan tujuan menjadi masak/ndayung. Hal itu penting untuk menmghilangkan /mengurangi keasaman. Tebu akan tumbuh dengan baik jika tanah yang digunakan tidak terlalu asam atau pH nya antara 6,4 ke atas. Lubang/cemplongan situ yang sudah berumput harus disiangi. Tanah dari guludan mulai diturunkan ke dalam lubang tanaman yang sudah diberi sedikit air. Lubang itu dalamnya lebih kurang 35 cm. setelah sehari semalam barulah bibit bisa ditanam
  5. Bibit Rayungan. Bibit rayungan adalah bibit tebu yang telah tumbuh. Sedangkan untuk bibit-bibit yang telah tumbuh ini yang paling baik adalah bibit-bibit yang yang bermata 2 dan 3. Kemudian bila ada bibit yang matanya hanya satu, maka sebaiknya di sampingnya haruslah  ditambahkan lagi dengan bibit bermata 1 atau 2.

Itulah cara menanam tebu dengan stek. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.