Fakta Sampah di Indonesia Yang Membuat Anda Tidak Percaya

Dengan adanya situs web ini, kami berharap situs ini dapat lebih dikenal di kalangan yang lebih luas. Selain itu melalui situs web ini juga, kami berharap dapat memberi kemudahan bagi kalian untuk mengakses informasi mengenai Fakta Sampah di Indonesia Yang Membuat Anda Tidak Percaya.

Plastik yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari adalah plastik pembungkus makanan dan minuman.

Dikarenakan praktis, plastik banyak digunakan sebagai bahan pembuat peralatan rumah tangga menggantikan kayu, kertas, logam, dan kaca.

Selain dibuat menjadi peralatan rumah tangga, plastik juga dibuat menjadi beraneka ragam benda misalnya mainan anak-anak, lampu hias, casing ( televisi, hand phone, dan komputer ), kran air, pipa,

Tak hanya itu, bahkan sampai suku cadang kendaraan dan peralatan listrik pun terbuat dari plastik.

Karena desain kemasan yang dibuat menarik serta fungsinya yang serba guna, menjadikan alasan mengapa plastik digemari oleh masyarakat.

Namun, hal ini menghasilkan tumpukan sampah plastik. Plastik yang sudah tidak digunakan lagi harusnya dibuang ke tempat sampah supaya dapat diolah atau di daur ulang. Tapi masih banyak yang membuang sampah plastik sembarangan.

Tidak hanya menjadi masalah di perkotaan, sampah plastik juga mempengaruhi lautan. Dampak negatif sampah plastik tidak hanya membunuh berbagai hewan, merusak kesehatan manusia , tetapi juga merusak lingkungan secara sistematis.

Oleh karena itu, jika tidak ditangani secara menyeluruh, pencemaran sampah plastik tentunya akan sangat berbahaya bagi makhluk hidup dan lingkungan.

Berikut Fakta Sampah di Indonesia dari Jenis Plastik

fakta sampah di indonesia

Sebuah penelitian diadakan untuk  menelusuri asal mula sampah sampah plastik yang berada di lautan, peimpin penelitian ini adalah Jenna R. Jambeck. Penelitian tersebut  mencakup 192 negara pesisir laut di dunia, termasuk Indonesia.

Tim Ilmuwan meranking 20 negara pesisir penyumbang terbesar sampah plastik di lautan, Hasilnya penelitian tersebut cukup mencengangkan. Indonesia menempati ranking ke-2 dalam rangking tersebut.

Negara India sendiri dengan penduduk sekitar 1,2 miliar, hanya menghasilkan sampah plastik sekitar 0,24 juta per tahun. Sedangkan Negaar Indonesia dengan total jumlah penduduk sekitar 255 juta jiwa ( Tahun 2015 ).

Total sampah plastik yang dihasilkan dari penggunaan plastik di Indonesia sendiri mencapai 1,29 juta metrik ton per tahun.

Hal ini menunjukan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia dalam penggunaan dan pengelolaan sampah plastik masih sangat rendah.

Apabila masalah plastik di lautan tidak segera ditanggulangi, World Economic Forum memprediksi bahwa di tahun 2050 akan lebih banyak sampah plastik di laut dibandingkan ikan.

Penanganan Penggunaan Sampah Plastik di Indonesia

Pola penanganan sampah di Indonesia hanya melalui tahapan paling sederhana, yaitu mengumpulkan, mengangkut, kemudian membuang.

Pola penanganan sampah tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun, dan menjadi kebijakan umum yang dilaksanakan pemerintah.

Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( Kementerian LHK ) Djati Witjaksono Hadi mengatakan,

” Teknik daur ulang sampah tersebut bekerja karena dilandasi oleh mindset bahwa sampah merupakan sesuatu yang tidak berguna alhasil harus dibuang “.

Pendekatan yang dijalankan adalah pendekatan melalui penyelesaian di tempat pemrosesan akhir. Djati menerangkan, amanat utama dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 adalah tentang Pengelolaan Sampah yaitu mengubah paradigma pengelolaan sampah.

Mengubah paradigma tersebut dari mengumpulkan, mengangkut, dan membuang, dirubah menjadi pengurangan penggunaan material yang berpotensi menjadi sampah (reduce) dan daur ulang sumber daya (recycle) sehingga tercipta pengolahan lingkungan hidup yang baik.

Itulah ulasan tentang Fakta Sampah di Indonesia. selamat mencoba dan semoga bisa membersihkan sampah plastik yang bertebaran dimana mana dan jadilah pelopor penyelamat bumi.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang oven gas dan mixer roti