Cara Pasang dan Instalasi AC Sendiri dengan aman

cara-pasang-ac

Pada artikel kali ini akan di jelaskan Cara Pasang dan Instalasi AC Sendiri dengan aman,

Penting sekali bagi kita untuk mengetahui cara pasang dan instalasi AC baru yang benar. Jika sembarangan dalam memasang AC, maka akan membuat AC tidak memiliki kinerja yang maksimal dan cepat rusak. Selain itu, rumah jenis apapun termasuk juga rumah dengan konsep minimalis tetap harus memperhatikan pemasangan AC yang benar agar terlihat rapi dan tidak mengganggu pandangan. dan juga jangan dekat kan Kulkas anda dengan AC karena Kulkas yang notaben nya sudah menghabiskan banyak listrik untuk cara membuat es lilin maka jangan di dekat kan AC Jika tidak Listrik anda akan drop.

Sebenarnya, saat ini telah banyak tersedia penyedia jasa yang sangat paham dengan cara memasang AC baru.. Namun tidak semua daerah bisa dengan mudah ditemukan jasa pemasangan AC baru yang bisa diminta bantuannya. Untuk itu, tak ada salahnya bila Anda menguasai teknis memasang AC sendiri, karena sebenarnya cukup mudah jika mengerti cara-caranya. Disini  hanya memberi gambaran saja dan tidak menganjurkan Anda untuk Cara memasang AC sendiri karena teknik ini hanya bisa dilakukan oleh teknisi AC yang profesional dan berpengalaman. Untuk Pemasangan dan Instalasi unit AC,

Berikut Cara Pasang dan Instalasi AC Sendiri dengan aman

1. Mengenai lokasi dan situasi tempat pemasangan

  • Tempat aliran udara (indoor/outdoor) harus bebas tidak ada hambatan untuk sirkulasi udaranya.
  • Tempat untuk pemeliharaan & service harus mudah dijangkau agar pada waktu maintenance lebih mudah.
  • Tempat memasang unit rata dan kerataan bisa diukur menggunakan waterphas.
  • Halangan atau gangguan sirkulasi udara (indoor/outdoor). Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk bagian sisi kiri dan belakang, minimal 30 cm sisi kanannya. Dan 70 cm untuk sisi depan unit outdoor. Untuk indoor jarak pemasangan diindor minimal 10cm sisi atas, kiri dan kanan.
  • Gangguan lain terhadap pembuangan udara. Untuk indoor tidak boleh berdekatan dengan sumber panas dan dengan pintu keluar masuk.Dan oudoor tidak boleh ada benda apapun yang dapat menghalangi radiasi panas dari kondensor.
  • Getaran bisa dikurangi dengan menggunakan karet mounting yang biasanya sudah tersedia pada unitnya dan diupayakan untuk memasang ditempat yang dapat meminimalkan bunyi berisik dan getaran dan yang tidak mengganggu ketenangan tetangga.
  • Penampilan setelah pemasangan harusnya mengikuti ketentuan estetika interior dan eksterior ruangan.

2. Jaringan kelistrikan

  • Ukuran kabel (tata letak peng-kabel-an) memakai ukuran kabel 1,5 mm, 2.5 mm, 4 mm dsb.
  • Tegangan dan frekuensi, tegangan normal 220 V dan frequensinya 50 Hz atau 60Hz untuk daerah tertentu.
  • Kekuatan hubungan pengkabelan.
  • Komponen/sarana pengaman (sistem grounding dan MCB) grounding fungsinya untuk membuang kebocoran arus yang terjadi dan MCB (Miniature Circuit Breaker) fungsinya untuk pemutus arus diukur dengan Ampere.
  • Kapasitas saklar dan fuse/sikring dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga, dengan kwalitas yang baik.
  • Tegangan drop atau turun naik saat starting, tegangan drop bisa dinaikkan dengan memakai stabiliser.
  • Jaringan listrik khusus untuk pemasangan unit dan outlet-nya.

3. Pengerjaan hubungan pemipaan indoor dan outdoor unit

  • Ukuran pipa (diameter) harus sesuai dengan standar unit AC

contoh untuk AC 1/5 sampai 1 PK memakai pipa 3/8″ dan 1/4″
untuk AC 1 1/5 dan 2 Pk memakai pipa 1/2″ dan 1/4″.

  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation) dengan menggunakan armaflek atau isolasi pembungkus pipa.
  • Getaran saat unit di jalankan pada outdoor menggunakan karet mounting.
  • Appearance/penampilan
  • Jumlah freon (tambah atau buang karena ada perubahan panjang pipa) dichek dengan menggunakan manifold dan pengukur ampere.
  • Periksa kebocoran gas dengan memakai leak detector atau busa sabun.
  • Pengaturan/instalasi oil trap harus dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor diatas dan indoor dibawah ataupun sebaliknya.
  • Gangguan terhadap jalur pemasangan pipa.

4. Pengerjaan sistem ducting

  • Ukuran pipa (diameter)
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation)
  • Getaran saat unit di jalankan
  • Suara dari sitem ducting yang di buat
  • Penampilan

5. Pengerjaan sitem pembuangan air (drainase)

  • Hubungan part/bagian sealing (anti bocor).
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation).
  • Pengaturan jarak ujung saluran drainage dengan tempat pembuangan akhir (terutama saat musim hujan).
  • Meyakinkan, lancarnya air keluar dari evaporator (tuangkan segelas atau lebih air ke area evaporator).
  • Pemasangan pipa drainase harus menghadap kebawah.
  • Periksa sistem pembuangan jika terkena air hujan atau tetesan air lainnya.
  • Penampilan.

6. Hal-hal lain

  • Akurasi proses air purging (buang angin) dengan memakai vaccum air.
  • Pembukaan service valve dan pengecekan tekanan freon , suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/ tekanan tinggi 250-350 psi dan disesuaikan dengan pengukuran ampere.
  • Pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit dan disesuaikan dengan tekanan freon.
  • Cara pengoperasian AC yang baik dan benar bisa dibaca pada buku petunjuk pemakaian.
  • Pengukuran temperature udara antara intake atau udara yang tersedot unit indoor dan discharge suhu atau yang keluar perbedaannya lebih dari 8 derajat celcius.

Demikian artikel tentang Cara pasang dan instalasi AC sendiri, Yang sebenarnya harus anda perhatikan adalah Bagaimana Cara membuat alat hemat listrik, karena jika itu tidak anda pelajari maka Anda akan capek sendiri dengan tagihan listrik anda jika anda ingin memasan ac karena banyak pengguna ac yang dikeluhkan adalah tentang Tagihan listrik nya.