Cara Merawat Tanaman Kopi Agar Hasil Tetap Optimal

Semua orang mengetahui apa itu kopi, ya . Kopi dikenal dengan rasa dan aroma nikmat jika diseduh dengan suhu tertentu dengan tambahan seperti gula, coklat, atau krimer. Oleh karena itu kopi sangat digemari oleh banyak orang dari kalangan tua maupun kalangan muda dan juga ada wanita teutama yang sudah dewasa.

Kopi arabica dan kopi robusta merupakan kopi yang umum dikenal. Untuk membudidayakan kopi kita harus memahami cara menanam kopi yang benar. Cara menanam kopi adalah serangkaian proses mulai dari persiapan lahan hingga panen buah kopi nanti. Berikut cara merawat tanaman kopi dengan baik :

Perawatan Tanaman Kopi

Perawatan tanaman kopi akan mempengaruhi hasil produksi buahnya. Nah, ada beberapa langkah perawatan tanaman kopi.

1. Penyiraman

Penyiraman dilakukan 2 minggu sekali jika dimusim kemarau. Pastikan supaya air tidak tergenang terlalu lama karena dapat menyebabkan akar busuk.

Secara alamiah, tanaman kopi menyukai media tanam yang cukup lembab dan banyak mengandung air. sebaiknya penanaman dilakukan di daerah yang mempunyai curah hujan yang tinggi sekitar 40-59 inci/tahun.

Hal ini dilakukan dengan cara mengatur saluran irigasi dengan sedemikian rupa sehingga memungkinkan kebutuhan air setiap tanaman terpenuhi. Pada saat proses pembentukan bunga, tanaman kopi juga harus disiram setiap hari untuk memaksimalkannya.

2. Penyiangan

Penyiangan dilakukan dimusim hujan karna jika dibiarkan dapat menyebabkan tanah menjadi lebab, cara menyiang nya dengan mengurangi daun tanaman peneduh agar tanah dibawah tidak terlalu lembab.

3. Pemupukan Susulan

Pemupukan pada tanaman kopi sebaiknya dilakukakan pada awal musim penghujan, di mana kondisi tanah sedang lembab dan temperaturnya sekitar 25-27 derajat celcius.

Pupuk yang digunakan wajib mengandung nutrisi seimbang yang dibutuhkan oleh tanaman kopi seperti nitrogen, phospat, dan kalium. Pemberian pupuk dilakukan dengan menyebarnya dalam jarak setengah meter tepat pada akar yang membutuhkan. Dosis pupuk perlu disesuaikan dengan jadwalnya. Cara Merawat Tanaman Jagung

Lakukan setiap 2 minggu sekali yaitu setelah disirami. Pada musim hujan, menggunakan pupuk NPK. Caranya pupuk NPK dilarutkan dalam air dengan perbandingan 2 gelas NPK untuk 35 liter air. Kemudian berikan secara merata pada setiap tanaman.

4. Pemupukan Dasar Ulang

Pemupukan ulang dilakukan setiap 1 tahun sekali. Apalagi telah berbuah pemberian pupuk dasar ulang bisa setiap 6-8 bulan. Pupuk yang digunakan seperti pemupukan awal. Caranya adalah dengan menggali tanah disekitar akar pohon kopi dengan jarak 60-100 cm. Kedalamannya 30 cm lakukan seperti cara pemberian pupuk dasar.

5. penyingkiran gulma

Pembersihan Gulma

Gulma adalah semua tumbuh-tumbuhan selain tanaman kopi yang hidup di area lahan budidaya. Keberadaan gulma ini menyebabkan persaingan dalam memperoleh bahan makanan yang terkandung di dalam tanah. Akibatnya pupuk yang telah kita berikan pun tidak bisa diserap sempurna oleh tanaman kopi sehingga menyebabkan pertumbuhannya menjadi terhambat. Gulma yang hidup di lahan kopi harus dibersihkan dengan rutin minimal setiap seminggu sekali.

6. Pemangkasan Tanaman

Pamangkasan bertujuan untuk menciptakan cabang-cabang baru, meningkatkan produktifitas tanaman, serta membentuk strukturnya agar seimbang. Selain itu, pemangkasan pun bermanfaat pada kondisi lahan yang dapat menerima sinar matahari dengan optimal dan mencegah terbentuknya sarang bibit penyakit. Pemangkasan ditujukan pada bagian cabang atau ranting yang cukup tua dan tidak menghasilkan serta cabang balik. Nantinya dari cabang/ranting yang telah dipangkas tersebut akan tumbuh 2-3 gerombol buah kopi.

7. Menjaga pencahayaan matahari

Menjaga agar tanaman memiliki suplai matahari yang cukup sehingga tidak baik di tanam di kawasan yang terlindung dengan pohon besar. Sinar matahari diperlukan untuk tumbuhnya tanaman tersebut.