Cara Mengelola Sampah Organik dan Anorganik Edukatif!!

cara mengelola sampah organik dan anorganik

 

Sampah merupakan sisa sisa bahan yang sudah tidak digunakan lagi oleh manusia,daripada hanya dibuang,sampah tersebut akan menjadi lebih berguna jika diolah kembali dengan cara mengelola sampah organik dan anorganik menjadi bahan baru atau menggunakanya kembali.

 

Cara Mengelola Sampah Organik dan Anorganik Edukatif!!

 

Oleh karena itu pada artikel kali ini akan berisi contoh contoh cara mengelola sampah organik dan anorganik.Sebelum masuk ke cara mengelola sampah organik dan anorganik,mari kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari sampah organik dan anorganik.

Anda juga dapat cek artikel berikut cara mengolah sampah untuk lebih memahami tentang arti,manfaat,dan referensi pengolahan sampah lain dari upaya pengolahan sampah .

Definisi Sampah

Definisi sampah adalah sisa sisa kegiatan manusia atau proses alam yang bisa bentuknya padat atau semi-padat yang berjenis organik atau anorganik yang memiliki sifat dapat terurai dan tidak dapat terurai yang sisa sisa atau bahan tersebut tidak berguna lagi.

 

Sampah dibagi menjadi dua jenis yakni :

a. Sampah Organik

Sampah organik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari hasil produk berbahan dasar hayati yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme. Proses degradasi oleh mikroorganisme berlangsung secara alami.Sampah Organik dapat dimanfaatkan kembali dengan dijadikan pupuk kompos yang berguna menyuburkan tanaman.

 

b.Sampah Anorganik

Sampah anorganik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari produk berbahan dasar non-hayati yang berupa produk sintetik atau hasil dari pengolahan bahan tambang.

Rata Rata Sampah Anorganik tidak dapat terdegradasi atau terurai dengan mudah oleh mikroorganisme dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sampah anorganik dapat teruraikan sepenuhnya. Sampah anorganik dapat berupa produk yang sudah tidak digunakan yang berbahan dasar dari plastik, kertas, kaca, keramik, logam dan olahannya. Namun Sampah Organik dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat. Seperti botol plastik, kertas bekas, kaleng, Tas ,Perhiasan lampu dll.

 

Cara Mengelola Sampah Organik dan Anorganik

A.Contoh Cara Mengelola Sampah Organik

Pupuk Kompos Cair dari Buah Sisa atau Busuk
Cara Pembuatannya Adalah:
  1. Menyipakan buah-buahan busuk, kemudian menghancurkannya hingga menjadi potongan kecil.Supaya lebih mudah dapat dengan menggunakan mesin pencacah kompos.Pemotongan ini dilakukan untuk mempermudah proses pengkomposan.
  2. Potongan buah dimasukkan ke dalam tong atau ember yang sudah disiapkan.
  3. Selanjutnya, dimasukkan bahan lain seperti air, air kelapa, air cucian beras, gula merah, dan yakult atau EM4.
  4. Aduk-aduk semua bahan tersebut hingga tercampur rata dan tutup rapat tong tersebut selama 12-15 hari agar proses fermentasi dapat berjalan dengan baik.
  5. Tong sebaiknya ditempatkan pada area yang teduh atau terhindar dari cahaya matahari dan air hujan secara langsung.
  6. Pengontrolan dilakukan setiap 5 hari sekali sambil sesekali diaduk agar tidak terdapat endapan di dalamnya.
  7. Setelah 12-15 hari, maka pupuk organik cair sudah dapat digunakan dengan ciri-ciri pupuk berwarna hitam dan tidak bau menyengat.
  8. Sebelum diaplikasikan, sebaiknya pupuk disaring terlebih dahulu kemudian ampas yang tersisa bisa dimanfaatkan kembali untuk pupuk padat pada tanaman

 

B.Contoh Cara Mengelola Sampah Anorganik

Tempat Pensil Lucu dari Sampah Anorganik
Bahan yang Diperlukan Untuk Pembuatan Tempat Pensil :
  • Botol shampo bekas (yang sudah kosong)
  • Kertas atau sricker berwarna (sesuai selera)
  • Gunting, cutter, lem
  • Double tap (isolas dua sisi)

 

Cara Pembuatan Tempat Pensil :
  1. Buat pola/bentuk pada botol shampo.
  2. Potong sesuai pola menggunakan cutter/gunting.
  3. Buat tangan pada bagian yang dipotong/tidak digunakan.
  4. Bentuk wajah dan riasan,lalu rekatkan semua bagian dengan lem.
  5. Rekatkan Double tip pada bagian belakang tempat pensil.
  6. Selesai.

 

Demikian dari artikel kali ini.Sebelumnya sudah ditunjukan contoh dari pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi barang yang bermanfaat kembali.Semoga dengan artikel diatas kita semua menjadi lebih sadar dengan pengolahan sampah dan semoga contoh diatas dapat diterapkan dirumah anda masing masing dengan harapan dapat menghasilkan manfaat kembali ke kita semua.