Cara Menanam Buah Naga Yang Benar

Buah naga adalah buah yang termasuk ke dalam keluarga tanaman kaktus. Tanaman buah naga berasal dari Mexico yang memiliki rasa yang manis dan segar.  Di Indonesia buah naga mulai populer pada tahun 2000 dan semakin banyak penggemarnya hingga dibudidayakan oleh para petani.

Hal ini karena tidak ada sisa bahan kimia yang dapat membahayakan tubuh manusia dan lingkungan sekitarnya. Ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan juga, baik lingkungan air ataupun tanah dan udara. Cara Menanam Seledri

Cara Menanam Buah Naga

1. Pembibitan

Ada dua cara untuk pembibitan yaitu, menggunakan biji dan cara vegetatif atau memanfaatkan batangnya dengan cara di stek. Tetapi, untuk memperoleh proses pertumbuhan dan pembuahan yang cepat, Anda bisa menggunakan cara stek.

cara memilihnya :

  • Pilih batang yang berdiameter sekitar 8 cm dan pernah berbuah 3 hingga 4 kali. Semakin tua tanaman induk, akan semakin bagus untuk dijadikan sebagai batang utama.
  • Potong batang kira-kira 80-120 cm atau sekitar 80 persen dari batang tanaman untuk dijadikan sebagai calon bibit.
  • Potong kembali batang calon bibit dengan ukuran 20-30 cm dengan ujung yang dipotong rata dan bagian pangkal dipotong meruncing untuk mempercepat pertumbuhan akar.
  • Potongan batang yang akan dijadikan bibit setidaknya harus memiliki 4 mata tunas agar cepat berbuah.
  • Setelah itu biarkan batang hingga getahnya mengering, dan sebelum dilakukan penanaman maka sebelumnya dapat dicelupkan di larutan fungsida.
  • Setelah bibit sudah siap, jangan lupa menyiapkan media semai. Bisa dilakukan dengan cara menanam di polybag maupun bedengan yang telah dicampurkan dengan pupuk kandang kambing dan telah dilakukan penyiraman dengan kedalaman 5 cm.
  • Lakukan penyiraman bibit secara teratur 2-3 hari sekali. Lalu untuk melindungi bibit dari sinar matahari langsung berikan naungan atau sungkup.
  • Setelah berumur 3 minggu atau setelah tunas tumbuh, buka naungan dan biarkan tanaman terkena cahaya matahari secara penuh.
  • Setelah 3 bulan atau setelah tinggi bibit 50-80 cm bibit tanaman mulai dapat dipindahkan.

2. Lahan Tanam

  • Pembuatan Tiang Panjat

Tiang ini berguna untuk penopang tanaman. Anda dapat menggunakan berbagai macam bahan contohnya menggunakan beton berdiameter 10 hingga 15 cm dan tinggi 2 hingga 2.5 m dengan kedalam 50 cm.

Buatlah tiang panjat secara berbaris serta berikan jarak 2,5 meter antar tiang, sedangkan untuk jarak tiap barisnnya adalah 3 meter. Jarak tersebut merupakan jarak tanam, jangan lupa untuk memberikan drainase pada setiap baris.

  • Pengolahan Tanah

Untuk media tanam  Anda dapat membuat bedengan dengan mencampurkan pasir, tanah, pupuk kompos  dengan komposisi 1:1:1. Selanjutnya tambahkan dengan kapur kira-kira 300 gr untuk menambah kalsium pada tanah.

Selanjutnya buat lubang dengan kedalaman 25 cm di seputar tiang penyangga. Tutup lubang tanam dengan media tanam kemudian siram hingga tanah basah dan biarkan hingga mengering.

Nah, setelah 3 hari tambahkan pupuk TSP melingkari tiang panjat dan biarkan selama satu hari, dan lahan Anda telah siap untuk ditanami.

3. Penanaman Bibit Buah Naga

Anda dapat menanam hingga 4 bibit tanaman untuk setiap tiang panjat dengan jarak 10 cm dari tiang panjat. Setelah penanaman selesai, selanjutnya ikat batang tanaman hingga seluruh bibit menempal pada tiang panjat.

4. Perawatan

Agar cara menanam buah naga ini dapat cepat tumbuh dan berbuah, perawatan secara rutin harus dilakukan, begini caranya:

  • Penyerbukan

Penyerbukan tanaman dapat terjadi dengan dua cara yaitu dengan cara alami secara manual. Namun untuk mempercepat hasil pembuahan, penyerbukan manual dapat dilakukan. Tetapi penyeburkan manual tidak dapat dilakukan dengan asal-asalan.

Penyerbukan manual dapat dilakukan ketika mahkota bunga telah mekar sempurna untuk memperoleh hasil buah yang sempurna.

Anda dapat melakukan penyerbukan dengan mengoleskan serbuk sari pada putik menggunakan alat yang bersih dan kering secara hati-hati agar tangkai putik tidak patah. Penggunaan serbuk dari ini dapat dilakukan pada tangkai putik yang lain.

  • Pemupukan

Unsur kalium sangat diperlukan guna proses pertumbuhan buah naga. Agar kebutuhan kalium tanah terpenuhi, pemupukan memiliki peran yang sangat penting.

Pemupukan dapat dilakukan pada awal pertumbuhan dengan menggunaka pupuk mengandung unsur nitrogen dan pada saat tanaman mulai berbunga dengan memberikan pupuk NPK dan ZK dengan komposisi 50 gr dan 20 gr untuk setiap lubang tanam.

Selain itu, pemupukan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang juga dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan komposisi 5-10 kg per lubang tanam atau disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.