Cara-cara Pemupukan Tanaman Kopi

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tentang bagai mana Cara Pemupukan Tanaman Strawberry dan kali ini kita akan membahasa tentang bagai mana cara pemupukan tanaman Kopi.

Tanaman Kopi merupakan tanaman yang sangat familiar di kalangan masyarakat pedesaan maupun perkotaan di Indonesia. Jika kita manfaatkan potensi dahsyat dari kopi ini tidaklah sulit untuk menjadikan komoditi ini menjadi andalan di sektor perkebunan. Hanya butuh sedikit sentuhan teknik pembudidayaan dan pemupukan yang tepat, maka harapan kita optimis menjadi kenyataan. Berikut cara pemupukan tanaman kopi :

Cara Pemupukan Tanaman Kopi

Sebelum kita masuk ke bagian pemupukan, tahukah anda apa saja jenis kopi yang adadi indonesia? Di Indonesia, Kamu bisa menemukan banyak jenis kopi dari berbagai daerah. Dari deretan kopi daerah dengan harga yang murah, sampai dengan Kopi Luwak yang memiliki harga tertinggi di dunia bisa kamu temukan di Indonesia.

Jenis Kopi Yang Ada di Indonesia

  1. Kopi Arabika  : Kopi Arabika itu paling ringkih dan paling susah untuk dibudidayakan.
  2. Kopi Robusta : Robusta memiliki kadar kafeinnya paling tinggi dibanding kopi yang lain.
  3. Liberika : Biasanya orang-orang tau kopi ada dua Arabika dan Robusta. Dan masih ada dua jenis kopi lagi yang memang jarang ada di kedai kopi yaitu Liberika dan Excelsa.
  4. Excelsa : Terkadang rasanya seperti whiskey, seperti ada campuran alkoholnya padahal tidak.

Berikut Cara Pemupukan Tanaman Kopi

1. Pemberian Pupuk Dasar

Pemberian pupuk dasar merupakan bagian yang penting dalam menanam kopi karena pupuk dasar ini nantinya berfungsi untuk memberikan suplai nutrisi utama bagi tanaman kopi selama masa hidupnya. Pupuk dasar yang digunakan biasanya adalah pupuk organik yaitu pupuk kandang, pupuk organik atau bisa juga pupuk butiran organik yang dijual di toko pertanian. Pupuk yang kami rekomendasikan ialah campuran pupuk kompos dengan pupuk kandang. Perbangdingan campurannya bisa 1 : 1 atau 1 : 2.

Untuk cara pemberiannya adalah sebagai berikut :

  • Pertama campurkan pupuk kompos dengan pupuk kandangnya dan aduk hingga merata
  • Lalu masukkan pupuk tadi ke lubang tanam
  • Siramkan microorganisme pengurai yang dijual di toko pertanian dengan air
  • Taburkan insektisida bubuk untuk mencegah serangan uret dan orong-orong
  • Tutup lubang tersebut dengan tanah dan biarkan terlebih dahulu agar pupuk terurai.

Akan butuh waktu minimal 2 minggu agar pupuk terurai dengan baik. Sambi menunggu pupuknya terurai kita dapat mempersiapkan bibitnya terlebih dahulu.

2. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan ini dilakukan agar perkembangan tanaman semakin cepat. Yakni menggunakan pupuk NPK. Caranya adalah pupuk NPK dilarutkn dalam air dengan perbandingan 2 gelas NPK untuk 35 liter air. Kemudian dikocorkan merata pada setiap tanaman. Lakukan setiap 2 minggu sekali yaitu setelah disirami. Pada musim hujan, pemupukan susulan dengan NPK dapat dikurangi.

3. Pemupukan Dasar Ulang

Setiap 1 tahun sekali maka tanaman kopi perlu diberikan pupuk dasar ulang. Apalagi ketika berbuah nanti maka interval pemberian pupuk dasar ulang bisa dipersingkat menjadi setiap 6-8 bulan sekali saja. Pupuk yang digunakan masih sama yakni pupuk kandang dan kompos. Caranya ialah dengan menggali tanah disekitar akar pohon kopi dengan jarak 60-100 cm. Kedalamannya bisa 30 cm lalu lakukan seperti cara pemberian pupuk dasar yang sudah disebutkan diatas.

sekian artikel kali ini, jika anda memiliki tanaman kopi atau ingin menanam kopi maka lakukan dengan senang hati karna kopi yang dirawat akan menghasilkan biji kopi yang nikmat :). Sekian Terimakasih