Cara Beternak Kambing dengan Baik dan Mudah

Cara Beternak Kambing

Berikut ini merupakan Cara Beternak Kambing dengan Baik dan Mudah yang dapat diterapkan bagi para pemula, selamat membaca!

1. Pemilihan Bibit

Sebelum memilih bibit kambing, harus memilih jenis kambing terlebih dahulu. Berikut ini merupakan jenis kambing yang terkenal di Indonesia :

A. Kambing Etawa

 

Kambing ini biasa dijadikan sebagai kambing pedaging maupun perah. Ciri-cirinya :

  • Memiliki badan yang besar.
  • Dahi dan hidung terlihat cembung.
  • Telinga panjang ke bawah.
  • Dan tanduknya pendek.

Tinggi kambing jantan dapat mencapai 127 cm dengan bobot 91 Kg, dan sedangkan betina hanya mencapai 92 cm dengan bobot 63 Kg.

 

B. Kambing Gibas / Domba

 

Ciri-ciri domba yaitu

  • memiliki bulu tebal di seluruh tubuh,
  • memiliki wara bulu putih,

karena setiap daerah jenisnya berbeds jsdi ada yang memiliki tanduk dan ada yang tidak, bobot pejantan sekitar 50–100 kg, sedangkan betina hanya sekitar 20–50 kg.

 

C. Kambing Kacang / Jawa

 

Ciri cirinya :

  • Berbulu pendek dengan warna putih/hitam/coklat dan ada juga yang campuran.
  • Memiliki tanduk seperti pedang baik jantan maupu betina.
  • Telinganya pendek menggantung.
  • Terdapat janggut pada pejantan.
  • Dan memilki bulu panjang di sepanjang garis leher hingga ekor dan pantat.

Setelah memutuskan kambing mana yang akan diternak, juga harus memperhatikan syarat pemilihan bibit yang baik. Berikut syarat-syaratnya :

  • Kambing berumur 6–8 bulan.
  • Berekor gemuk.
  • Garis pinggang dengan garis punggung harus lurus.
  • Bulu bersih.
  • Badan panjang, utamakan jantan.
  • Sehat, tidak cacat, tidak buta, hidung dan anus bersih.

 

2. Membangun Kandang

 

Dalam membangun kandang, usahakan kandang yang nyaman untuk kambing agar memudahkan dalam merawat dan mengawasinya. Kandang yang bagus yaitu kandang tipe panggung (modern). Kelebihan dari tipe ini adalah memudahkan dalam memberi pakan, membersihkan kotoran, megawasi dan lainnya.

Berikut tips dalam membangun kandang :

  • Jarak dari rumah minimal 10m.
  • Usahakan mendapatkan sinar matahari dan jauh dari rumah warga.
  • Tidak lembab dan mudah dibersihkan.
  • Sirkulasi udara dalam kandangdan kandang pejantan disendirikan (kecuali jika mau dikawinkan).
  • Sebaiknya menggunakan kandang panggung dengan tinggi 0.5 m.

 

Baca Juga : Cara Ternak Kambing yang Baik dan Mudah

 

3. Pemberian Pakan

 

Pakan utama kambing yaitu hijauan dengan kebutuhan sehari 5–7 kg per ekor. Sedangkan untuk menambah laju pertumbuhan dan penggemukan, dapat menggunakan pakan tambahan yang berupa konsentrat. Untuk takaran per-hari tiap kambing membutuhkan pakan tambahan sebanyak 0,5 kg dengan dicampur dedak atau bekatul.

Pakan kambing diberikan sebanyak 2 kali sehari, yaitui pagi dan sore. Konsentrat lebih baik diberikan sebelum pakan hijauan. Dan jangan lupa untuk memberikan komboran pada kambing yaitu berupa bekatul di campur air, pemberiannya pada sore hari. Kemudian vitamin untuk menambah daya tahan tubuh dan mengurangi bau kotorannya.

 

4. Perawatan

 

Untuk mendukung pertumbuhan kambing yang baik, harus melakukan perawatan kandang tempat kambing dipelihara, seperti membersihkan kotoran dan sisa makanannya. Minimal 2 kali seminggu.

Hal yang tidak boleh dikesampingkan adalah selalu merawat kambing jawa agar kesehatannya terjaga. Jika sampai kambing terkena penyakit, maka perkembangan kambing akan terhambat bahkan menyebabkan kematian.

Oleh karena itu terkadang perlu memberikan vaksin maupun obat obatan kepada kambing.Untuk menjamin keberhasilan usaha ternak, kambing juga memerlukan perawatan. Perawatan ternak dapat berupa memberi makan dan minum, pencukuran bulu, pemotongan kuku.

Mandikan kambing minimal 2 kali dalam setahun. Ternak yang jarang dimandikan akan lebih mudah terserang penyakit yang disebabkan bakteri dan jamur.

 

6. Pemanenan

 

Pemanenan dapat dilakukan ketika kambing yang sudah menginjak usia dewasa (poel / gigi ompong), yaitu usia sekitar 8–12 bulan. Panen kambing dilakukan setiap tahun. Harga jual kambing dapat dimulai dari 1,2 juta hingga 4.5 juta, namun tergantung juga jenis kambingnya. Biasanya kambing yang memiliki harga jual tinggi adalah kambing etawa.

Usahakan masa panen kambing per tahun bebarengan dengan Hari Raya Idul Adha atau hari besar lainnya, agar harga jual kambing menjadi lebih tinggi dengan keuntungan yang didapatkan lebih banyak.

Baca juga : mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak

 

terima kasih sudah membaca artikel mengenai Cara Beternak Kambing dengan Baik dan Mudah yang dapat diterapkan bagi para pemula, selamat mencoba!