Tumbuhan Yang Menghasilkan Minyak Atsiri Berikut Contohnya

 

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang tumbuhan menghasilkan minyak atsiri dan juga penjelasannya. Berikut artikelnya

Pengertian Minyak Atsiri

Minyak atsiri  merupakan jenis minyak yang berasal dari bahan nabati, bersifat mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami peruraian atau apabila dibiarkan terbuka, dan memiliki bau seperti tanaman asalnya (khas).

Minyak atsiri ini bisa di peroleh dari beberapa tanaman yang menjadi sumber minyak atsiri. Sumber minyak atsiri bisa terdapat di bagian daun akar, bunga, biji ataupun kulit. Dari bagian tanaman tersebut akan diperoleh bahan aktif yang terlebih dahulu di lakukan proses penyulingan.

Tumbuhan Menghasilkan Minyak Atsiri

Berikut ini tumbuhan yang menjadi penghasil minyak atsiri yang banyak di gunakan dalam berbagai kebutuhan:

Akar wangi/ vetivera zizonioides

Jenis tumbuhan ini mempunyai habitat pada tanah dengan ketinggian 1000 hingga 2000 meter di atas permukaan laut. Sebagai tumbuhan penghasil minyak atsiri, tanaman akar wangi ini memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Vitiver oil ini memiliki kadar minyak dalam akar tersebut berkisar 1 hingga 1,5 % dengan jumlah produksi minyak akar wangi sebesar 150-300kg per hektar per tahun. Hasil penyulingan dari akar wangi ini di gunakan sebagai parfum, kosmetik, atau bahan pewangi sabun.

Cengkeh (eugenia aromatica)

Minyak atsiri diperoleh dari tanaman ini dari bagian daun segar, daun yang telah gugur ataupun bunganya. Daun gugur dari tanaman cengkeh ini dapat menghasilkan sebanyak 1 % minyak atsiri yang di dapatkan dengan proses penyulingan, sedangkan bunganya memang lebih banyak yaitu sebanyak 15%-16%. Maka dari itu, cengkeh juga dimanfaatkan dalam bidang kecantikan dan kesehatan seperti yang telah dibahas pada artikel terdahulu.

tumbuhan minyak atsiri

Pala (myristica fragans)

Biji pala di kenal sebagai bahan rempah-rempah sekaligus bumbu dalam masakan. Minyaknya yang di dapat dari proses penyulingan tersebut dapat menghasilkan minyak atsiri sebanyak 12 %, sedangkan fuli yang juga merupakan bagian dari buah pala ini juga bisa menghasilkan 7% hingga 18%. Minyak pala yang di hasilkan biasanya di gunakan untuk dunia industri.

Kenanga (cananaga)

Tanaman bunga ini tergolong sebagai tanaman yang liar. Ciri khas dari bunganya biasanya akan berwarna hijau ketika masih muda. Semakin tua, bunganya akan berwarna semakin kuning. Untuk mendapatkan minyak atsiri perlu dilakukan dengan cara penyulingan dimana hasil penyulingan dari minyak kenanga ini ialah kadar ester ataupun eter yang tinggi. Dalam industri, minyak kenangan ini di gunakan untuk pewangi sabun.

Cendana (sandalwood)

Minyak cendana diperoleh melalui proses penyulingan pada jantung kayu cendana. Dimana proses penyulingan itu dapat menggunakan alat destilasi minyak atsiri yang dilakukan membutuhkan waktu yang lumayan lama yang dipengaruhi oleh titik didih yang cukup tinggi. Komponen utama dalam minyak cendana ini disebut juga dengan santanol. Penggunaan minyak dari cendana ini bermanfaat untuk minyak wangi dan juga pengikat minyak wangi yang mahal diantaranya violet, cassie, rose, raseda, dan ambete.

Bagian Tanaman Penghasil Minyak Atsiri

Minyak atsiri dapat diambil dari berbagai bagian tanaman. Misalkan saja, dalam rambut kelenjar (famili Labiatae), dalam sel-sel parenkim (famili Piperaceae), serta dalam rongga skizogen dan lisigen (famili Pinaceae dan Rustaceae).

Berikut ini adalah bagian tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri:

1.Akar, contohnya: tanaman akar wangi.

2.Batang, contohnya: tanaman cendana dan gaharu.

3.Kulit batang, contohnya: tanaman kayu manis.

4.Daun, contohnya: tanaman nilam, cengkeh, kemangi, pepermint.

5.Bunga, contohnya: tanaman melati, cengkeh, kenanga.

6.Buah, contohnya: tanaman pala dan lemon.

7.Biji, contohnya: tanaman seledri dan anggur.

Nah itu dia sedikit penjelasan dan contoh tumbuhan penghasil minyak atsiri, semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kalian sekian terimakasih.