Review
Selamat kepada Telltale Games yang telah menciptakan salah satu game terbaik yang pernah saya mainkan tahun ini. Saya tidak akan heran apabila dalam penghargaan Game of the Year mendatang nama The Walking Dead ini akan masuk dalam daftar nominasinya. Apabila dimainkan secara keseluruhan dari episode pertama hingga terakhir The Walking Dead merupakan sebuah paket komplit yang fantastis dengan jalan cerita yang sangat personal dan mengikat gamer secara emosi. Ingat sebelum membaca lebih lanjut: SPOILER ALERT untuk episode-episode sebelumnya!
Di akhir episode empat lalu, Around Every Corner, Lee tergigit oleh seorang Walker. Kelengahan dan rasa panik Lee yang panik karena kehilangan Clementine membuatnya tidak hati-hati sehingga tak melihat sang Walker sebelum insiden itu terjadi. Lee memang sukses menghabisi Walker keparat tersebut tetapi dia sadar bahwa dirinya sekarang hidup dalam countdown timer. Itulah kenapa episode terakhir dari The Walking Dead ini dijuduli No Time Left. Tidak ada waktu bagi Lee. Dibantu dengan teman-temannya (tergantung dari seberapa baiknya relasi antaramu dengan mereka pada episode-episode sebelumnya) kamu memulai pencarian gegasmu akan Clementine dengan tujuan menyelamatkan sang gadis sebelum kamu sendiri berubah menjadi seorang Walker.
Apakah kalian ingin tahu betapa terikatnya aku secara emosional dengan kisah game The Walking Dead? Di akhir episode lalu saat Lee tergigit aku tidak merasa bahwa itu adalah Lee. Itu adalah aku. Dan anehnya sekalipun aku takut menghadapi kemungkinan berubah menjadi zombie yang haus darah yang paling menakutkan bagiku adalah bagaimana dengan masa depan Clementine? Aku mungkin bisa mencarinya sebelum semuanya terlambat tetapi apakah aku bisa membekalinya dengan pengalaman yang cukup sebelum aku meninggalkannya? Siapa di antara teman-temanku yang tersisa yang cukup bertanggung jawab dan bisa aku pasrahi untuk menjaga Clementine sepeninggalanku? Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di benakku bahkan ketika aku memulai pencarianku akan Clementine di episode lima.
Setelah dalam episode empat pilihan-pilihan yang kamu buat tidak banyak mempengaruhi jalan cerita karena Telltale Games sibuk membangun klimaks untuk episode terakhir dalam episode kelima ini Telltale Games menyeimbangkan cerita antara membuat pilihan-pilihan yang berkaitan dengan masa depan Clementine dan melihat buah hasil akan pilihan-pilihan dialogmu di episode-episode sebelumnya. Pacing secara keseluruhan merupakan titik kuat di dalam episode ini di mana game terus bergerak dengan fase yang cepat tetapi Telltale Games juga tahu kapan saatnya untuk melambatkan cerita guna memberikan efek emosi yang maksimal kepada gamer.
Satu hal lagi yang saya kagumi dalam episode ini adalah bagaimana episode kelima ini semakin terasa unsur sinematiknya. Sementara episode pertama dan keempat sendiri memang sudah terasa seperti campuran antara game dan film episode kelima ini meningkatkan feel tersebut dengan sudut pandang kamera yang berbeda-beda. Game ini tahu benar kapan harus menggunakan sudut pandang wideshot, close-up, dan berbagai sudut pandang kreatif lain. Penggunaan musik pun sangat apik dalam episode ini pas dengan atmosfir permainan yang sedang ada. Ada sebuah bagian di mana Lee bergerak membelah kerumunan para zombie ditemani dengan lagu ala koboi Meksiko… keren sekali!
Saya tak mau memberikan spoiler apapun untuk ending game ini tetapi Telltale Games sukses menutup kisah dari Lee Everett dengan finale yang mengharukan. Sampai di saat terakhirnya kita tidak pernah tahu seratus persen akan masa lalu Lee tetapi saya sebagai dirinya tahu satu hal: saya telah menjadi figur ayah sebaik yang aku bisa untuk Clementine. Setelah rilis episode kedua dan ketiga game ini Telltale Games sudah mengumumkan bahwa mereka tengah mengerjakan season kedua untuk game The Walking Dead, apabila mereka mampu mempertahankan kualitas dari season pertamanya ini maka pastilah ia akan kumainkan tanpa ragu!
So my verdict is… The Walking Dead versi game ini adalah satu tambahan yang sangat berkualitas dalam mitos yang digubah oleh Robert Kirkman. Dengan segala limitasi kreatifitas yang mereka punya (developer game tentu tidak boleh menyalahi aturan yang sudah dibangun oleh komik) Telltale Games berhasil memaksimalkan semua unsur yang ada untuk membuat kisah survival di tengah dunia yang menjadi neraka. Dibanding serial TVnya versi game dari The Walking Dead jauh lebih saya rekomendasikan.
Final Verdict
Gameplay: 9.5
Penutup kisah Lee dan Clementine secara pantas. Satu-satunya kekurangan adalah puzzle dalam game ini praktis tidak ada. Pilihan-pilihan dialogmu dalam episode-episode sebelumnya sangat berpengaruh pada dialog yang terjadi di episode ini.
Graphic / Sound: 10
Kendati secara teknis tidak banyak berubah penggunaan sudut pandang kamera dan musik yang membangun atmosfir membuat segi audio visual game ini setingkat di atas episode-episode sebelumnya.
Play Time: 9.0
Episode terakhir ini paling pendek dibandingkan game-game sebelumnya dan bisa diselesaikan di bawah dua jam. Pun begitu dua jam itu adalah dua jam yang akan terus terngiang-ngiang dalam dirimu jauh setelah kamu selesai memainkannya.
Overall: 9.5













sayang char nya yang sudah melekat disini banyak yang mati :’(
Hehehe. Semoga Telltale Games bisa merajut kisah tak kalah bagusnya di season 2 nanti.
The bar is really high!
serial Walking Dead game maupun serial tv-nya telah membuat sudut pandang yang berbeda mengenai dunia zombie.. gw bener2 salut akan game ini. ceritanya sangat menyentuh , gameplay dan graphicnya nya juga sangat ok untuk ios, dan kekuatan masing2 karakter yang memberikan banyak warna di game ini.. juga endingnya merupakan ending yang sangat suram sekaligus menyentuh rasa bercampur aduk jadi satu
Lo? Akhirnya main juga sampai tamat. Hahaha.
ending sangat mengharukan. Saya sendiri sampai nangis, dan ini video game pertama yg mampu membuatku menitikkan air mata :’(
This is indeed an amazing game. And i am glad that so many of you decided to play it.
Bnr2 patah hati main ni game nyesek abis sm klimaks chapter 5
Saya juga sedih memainkannya.