Tag Archive | "Will"

Tags: , , , , , , ,

Glee – The Complete Season One

Posted on 18 June 2010 by Si Tukang Review

glee-poster

Applause panjang saya berikan kepada Glee setelah menonton episode terakhirnya. Sungguh tidak mudah bagi sebuah serial baru yang bisa langsung mencuri perhatian media massa hampir seantero Amerika bahkan dunia hanya pada season pertamanya. Terakhir yang bisa melakukannya adalah Heroes, walaupun serial tersebut kehilangan momentum di season-season berikutnya. Saya sendiri sudah mereview volume pertama Glee dari episode pertama hingga episode ketigabelas sehingga review kali ini akan lebih berfokus pada bagian keduanya, yakni perjalanan anak-anak New Directions menuju ke adu nyanyi babak Regional.

Setelah kesuksesan anak-anak New Directions menang di bagian Sectional, kini mereka melanjutkan perjalanan mereka ke bagian Regional. Tentu saja musuh kali ini tidak semudah sekolah penjara dan sekolah tuna rungu melainkan anak-anak Vocal Adrenaline. Rachel dan kawan-kawan harus meningkatkan lagi kualitas mereka tetapi tentu saja itu bukan hal yang mudah mengingat mereka juga harus menghadapi permasalahan kehidupan sehari-hari seperti diejek oleh semua orang yang merasa mereka nyentrik. Belum lagi sang musuh abadi kepala Cheerleader Sue Sylvester muncul kembali menjadikan hidup mereka seperti neraka. Bisakah New Directions berhasil dan masuk ke babak kompetisi National?

Mengingat Glee disyuting hanya sepanjang 13 episode (sebelum menjadi sensasi seperti sekarang) maka mau tidak mau 9 episode tambahan ini terasa sedikit berbeda baik dari penceritaan maupun lagu-lagu yang dipakai di dalamnya. Seiring dengan makin suksesnya Glee, makin mudah bagi mereka untuk memakai penyanyi-penyanyi terkenal menjadi guest star dalam acara mereka. Josh Groban dan Kristin Chenoweth kembali hadir sebagai diri sendiri dan April Rhodes, tetapi bergabung dengan mereka dalam deretan guest star adalah Neil Patrick Harris dan Olivia Newton-John sampai bintang theatre Idina Menzel yang tampil dalam recurring role. Seakan itu tidak cukup berbagai artis tenar seperti Madonna, Lady Gaga, dan Coldplay memberi ijin lagu mereka dipakai bebas di Glee. Semua ini memberi para kreator Glee kebebasan lebih untuk meramunya dalam cerita. Beberapa sukses mereka pakai seperti lagu Physical-nya Olivia Newton-John yang catchy, dua episode yang satu didedikasikan untuk Madonna dan satunya lagi untuk Lady Gaga serta casting Idina Menzel sebagai (SPOILER) ibu Rachel. Kemiripan Menzel dan Lea Michele mencengangkan! Sayangnya beberapa guest star lain seperti Josh Groban atau Neil Patrick Harris gagal dimanfaatkan secara maksimal.

Kemudian untuk ceritanya sendiri, saya kagum bahwa Glee benar-benar berani memperbincangkan topik-topik yang serius. Di balik canda dan tawa para anggota Glee topik sensitif seperti lumpuh, berat badan berlebih, rasisme, sampai homo menjadi sentral cerita. Saya kagum dengan keberanian ini. Sekali lagi seperti bagian lagu, tidak semua jalan ceritanya efektif. Beberapa terasa terlalu menggurui (episode di mana Rachel kehilangan suara) tetapi beberapa lagi sangat efektif; terutama segmen karakter Kurt yang terus beradaptasi dengan kehidupannya sebagai gay. Hanya saja entah kenapa episode-episode dalam babak kedua Glee ini tidak sekuat babak pertamanya. Saya tidak bilang jelek lo  hanya saja mood swing dalam sebuah episode kadang amat mencolok. Di satu adegan kita bergembira dengan nyanyian dan tertawa mendengar komentar sinis Sue, lantas di adegan lain kita dihantam dengan debat emosional yang mendalam. Saya rasa trio Ryan Murphy, Brad Falchuk, dan Ian Brennan perlu mencoba lebih menyeimbangkan kedua aspek ini supaya Glee enak ditonton.

Untuk castingnya sendiri, Naya Rivera dan Heather Morris mendapatkan porsi cerita lebih besar. Berperan sebagai Santana dan Britanny, keduanya menjadi bagian integral kisah Glee. Naya Rivera diberi kesempatan bernyanyi sementara Heather Morris dengan cepat melejit sebagai karakter favorit terlucu saya di serial ini. Semoga saja dua tambahan cowo bisa diorbitkan di season keduanya. Saya percaya mereka punya potensi untuk digali dan dikembangkan lebih dalam lagi.

So my verdict is… walaupun paruh keduanya mengalami penurunan dibandingkan paruh pertamanya, Glee masih merupakan serial baru favorit saya untuk tahun ini. Tidak sabar rasanya menantikan kembalinya New Directions musim gugur ini!

Score: 9.2

TV Series Details
Creator: Ryan Murphy, Brad Falchuk, Ian Brennan
Cast: Dianna Agron, Chris Colfer, Jane Lynch, Jayma Mays, Lea Michele, Cory Monteith
Running Time: 42 – 45 Minutes Per Episode

Comments (2)

Tags: , , , , , , , , , ,

The Top 10 Performance in Glee Volume One

Posted on 10 February 2010 by Si Tukang Review

Are you a gleek?

Are you a gleek?

Sudah biasa kalau saya lagi demam sama sesuatu saya bakalan bikin list terfavoritnya saya mengenai serial itu. Ketika lagi demam Lost, saya menciptakan top 10 karakter favoritku di Lost. Ketika lagi demam Chuck, saya menyusun list momen-momen paling memorable antara Chuck dan Sarah. Sekarang ketika saya tengah demam Glee, sudah layak dan sepantasnya kalau saya menyusun list mengenainya… Dan bicara tentang Glee, kesuksesan serial ini tentu tak bisa dilepaskan dari musiknya.

Bicara jujur, sebenarnya saya hendak menunggu sampai berakhirnya season satu sebelum membuat list top 10 ini. Toh setelah saya memikirkan ulang, kelihatannya dari 13 episode volume pertama saja saya sudah kewalahan diminta memilih 10 lagu terbaik. Maklum, setiap episode Glee rata-rata memiliki lima hingga enam lagu yang berarti totalnya lebih dari 50 lagu untuk 13 episode.

Pemilihan lagu dalam list ini bisa saja berbeda untuk setiap gleek (toh, namanya musik bisa relatif bukan di telinga tiap orang?). Bagi saya pribadi, pemilihan berdasarkan dua kriteria utama: kualitas penampilan (penyanyian dan koreografi) serta relasi lagu tersebut dengan jalan cerita. So without further ado, this is my top ten Glee music performance!

10. Keep Holding On – Episode 07 (By: Avril Lavigne, Performed By: New Directions)
Why? Karena ini merupakan bentuk dukungan Glee Club kepada Quinn Fabray. Menurutku ini adalah salah satu momen pivotal dalam serial ini. Sebelum episode ini, Quinn masih ragu-ragu memilih antara klub cheerleader atau Glee. Toh setelah berita mengenai kehamilannya tersebar ke seluruh sekolah, ia sadar bahwa ia tidak bisa lagi menyembunyikannya – dan ia sudah pasti ditendang keluar dari klub cheerleader. Itulah sebabnya momen di mana para sahabatnya mendukungnya lewat lagu menjadi sesuatu yang sangat mengena… di mana seorang ratu sekolah kini menemukan para sahabat sejati dari para underground sekolah. Itu juga yang saya rasa melatar-belakangi kenapa Quinn mati-matian membela klubnya di akhir episode 12.

09. Imagine – Episode 11 (By: John Lennon, Performed By: New Directions)
Why? Dalam episode ini, anggota Glee – bahkan Will sang guru – merasa kurang pede akan penampilan mereka yang terlalu menonjolkan kekuatan vokal daripada koreografi gerakan. Pada akhirnya Will melakukan keputusan kontroversial dan memutuskan bahwa ‘gaya’ lebih penting dari kualitas suara. Untung saja para penyanyi tuli dari sekolah tuna rungu kemudian menyanyikan lagu Imagine. Walau mereka bernyanyi tanpa nada (ingat, mereka tuli), mereka kemudian mengingatkan kepada anggota Glee bahwa yang paling penting bukan sekedar performa semata, tetapi bagaimana hatimu dalam menyanyi. Beberapa kritikus saya baca mengatakan kalau anggota Glee tidak sopan karena kemudian ikut maju bernyanyi – seakan menyerobot kesempatan para penyanyi tuli. Saya tidak setuju. Bagi saya itu adalah tanda mereka berterima kasih karena telah membukakan kembali telinga mereka yang sempat ‘tuli’. It’s a beautiful song. It’s a beautiful moment. And yes, I did cry.

08. Somebody to Love – Episode 05 (By: Queen, Performed By: New Directions)
Why? Episode lima bagi saya adalah episode di mana anak-anak Glee untuk pertama kalinya menjadi padu dalam satu grup campuran underground dan populer. Tadinya hubungan tersebut sempat retak karena Rachel merasa dianak-tirikan oleh Will (yang sebenarnya hanya ingin memberi kesempatan sama pada semua muridnya). Hal tambah diperumit dengan kedatangan April yang mencuri spotlight dari Rachel. Toh, saat April pergi di akhir episode, Rachel sadar bahwa tempatnya adalah bersama dengan para anggota Glee dan kembali untuk menolong mereka di detik-detik terakhir. Melihat semuanya tampil berbarengan, saya sadar bahwa secinta apapun saya kepada April, saya memang ingin melihat para anggota Glee sebagaimana adanya mereka sekarang.

07. Don’t Rain on My Parade – Episode 13 (By: Funny Girl, Performed By: Lea Michelle)
Why? Sebenarnya hampir semua lagu di finale ini membuat saya terkesima, tetapi karena begitu ketatnya persaingan hanya dua yang bisa saya masukkan dalam list top 10ku. Don’t Rain on My Parade tampil sebagai nomer penyelamat yang meloloskan anggota Glee dari Sectional. Setelah dicurangi oleh Sue, moral para anggota Glee langsung terpuruk karena semua lagu mereka dicuri oleh para rival. Untung saja ada Rachel. Rachel yang memang adalah bintang Glee menyatakan kalau sudah pernah mempelajari lagu ini sejak umur 4 tahun! Dan performanya yang begitu meyakinkan di sini menjadi pembuka sempurna untuk kemenangan sekolah McKinley.

06. And I Am Telling You I’m Not Going – Episode 13 (By: Dreamgirls, Performed By: Amber Riley)
Why? Amber Riley yang memerankan karakter Mercedes banyak menyanyikan lagu-lagu R&B dalam 13 episode pertama Glee. Bust Your Windows, Don’t Make Me Over, sampai Gold Digger semuanya adalah lagu-lagu yang saya sukai. Tapi di antara semua lagu itu, yang paling membekas dan menggetarkan hati saya adalah lagu And I Am Telling You I’m Not Going. Saya sangat kecewa bahwa kesempatan Mercedes untuk menampilkan lagu ini dalam kompetisi Sectional dirampok, padahal ia sudah mati-matian berlatih hingga Rachel pun mengakui bahwa Mercedes lebih layak membawakan lagu itu ketimbang dirinya. Dan melihat penampilannya di awal episode 13… siapa yang tidak berpendapat sama?

05. Mash-Up: It’s My Life / My Confession – Episode 05 (By: Bon Jovi / Usher, Performed By: Boys Side)
Why? Keren! Benar-benar keren! Sekali lagi saya ulangi: keren! Dalam duel Mash-Up antara sisi cewe dan cowo anggota New Directions, saya memilih sisi cowo. Walaupun Mash-Up para cewe sendiri tidak jelek-jelek amat, tetapi tidak bisa dipungkiri kalau penampilan para cowo yang begitu enerjik (walaupun dalam konteks cerita mereka sebenarnya memakai doping) membuat saya ikut bersemangat mendengarkan lagu mereka. Tidak hanya mereka berhasil memadukan dua lagu menghentak ini dengan sempurna, mash-up ini juga ditunjang dengan penampilan koreografi mereka yang super keren (sorry, I just overused the word ‘keren’). Saya langsung bertepuk tangan ketika penampilan mereka usai!

04. Single Ladies – Episode 04 (By: Beyonce, Performed By: Chris Colfer)
Why? Episode yang berfokus pada Kurt ini dibuka dengan penampilannya yang langsung mengundang gelak tawa. Chris Colfer yang tampil dengan gaya bancinya itu merenggut hati saya ketika berdansa ala Beyonce. Memakai baju terusan hitam latex yang ‘seksi’ benar-benar bikin geleng-geleng kepala. Melihat para anggota American Football berdansa sebelum mulai permainan strategi mereka juga saya jamin membuat para penonton nyengir. Rasa-rasanya memang cuma Glee yang bisa memasukkan humor edan seperti ini tanpa harus menjadikan serialnya terasa jayus. Sedikit catatan: jangan ditonton saat lagi makan, bisa menghilangkan nafsu makan.

03. Defying Gravity – Episode 09 (By: Wicked, Performed By: Chris Colfer & Lea Michelle)
Why? Sebuah lagu yang sarat akan emosi. Kurt yang sudah terang-terangan mengakui dirinya sebagai seorang gay sangat ingin menyanyikan lagu Defying Gravity walaupun Will sudah memberikan bagian itu kepada Rachel. Demi adilnya (terutama setelah paksaan dari ayah Kurt), Will akhirnya membuka kesempatan audisi bagi keduanya. Sama-sama diminta menyanyikan lagu Defying Gravity, Will menyerahkan hak pilih kepada voting anggota Glee lainnya. Saya tidak mau banyak spoiler mengenai siapa yang akhirnya menang – tetapi implikasinya pada cerita – terutama saat dialog Kurt dengan sang ayah seusai penampilannya menunjukkan hubungan ayah-anak yang saling pengertian dan lebih dari sekedar sebuah penampilan lagu.

02. Maybe This Time – Episode 05 (By: Cabaret, Performed By: Kristin Chenoweth, Lea Michelle)
Why? Halo Kristin Chenoweth! Sejak dicancelnya Pushing Daisies, saya sangat merindukan suara merdu Kristin. Terus terang saja, mendengar Kristin tampil sebagai bintang tamu di Glee-lah yang merupakan salah satu alasan saya untuk tertarik akan serial ini. Di sini Kristin berperan sebagai April Rhodes, seorang murid tua bangka McKinley yang belum lulus. Merasa bahwa April bisa mengajari murid-muridnya, Will mengajaknya bergabung dalam klub untuk menggantikan Rachel. Editing lagu yang menunjukkan bagaimana Kristin (April) dan Lea (Rachel) berduet menyanyikan lagu Maybe This Time seakan menunjukkan kualitas suara kedua artis yang merupakan penyanyi Broadway ini. Kristin tampil dengan kematangannya sementara Lea sendiri tidak mau kalah kelas. Saya tidak tahu siapa yang kualitas vokalnya lebih apik, tetapi paduan keduanya adalah duet terbaik sepanjang 13 episode pertama Glee!

01. Don’t Stop Believing – Episode 01 (By: Journey, Performed By: New Directions)
Why? Sebenarnya episode pertama Glee tidak langsung sempurna di mata saya. Para aktor dan artis yang berperan dalamnya juga masih berusaha mengenali karakter mereka sebagaimana penonton mencoba mengenali mereka. Beberapa lagu intro saat mereka audisi masuk Glee pun rasanya biasa saja. Suara mereka memang di atas rata-rata, tetapi kesan saya hanya seperti menonton sebuah episode audisi American Idol saja. Dengan cerita awal yang biasa ditambah nyanyian yang biasa-biasa, saya hampir saja melabeli Glee sebagai serial yang terlalu dilebih-lebihkan. Lalu datanglah Don’t Stop Believing dari Journey. Saat itulah mata saya terbuka akan potensi Glee yang sesungguhnya. Dan bulu kuduk saya merinding. Dan saya tidak bisa berhenti menonton marathon 12 episode setelahnya. Dan saya menjadi seorang gleek. That song… that performance… It’s life-changing. Hanya mengetik bagian ini saja membuat saya hendak memutar ulang episode pertama dan menonton cuplikannya lagi. In fact, that’s what I’m gonna do right away.

Nah, jadi itulah sepuluh performa terbaik volume pertama Glee bagiku. Bagaimana denganmu? Setuju? Berbeda pendapat? Ada lagu favorit kalian yang tidak masuk? Ayo para gleek, mari kita diskusikan!

Comments (15)

Advertise Here
Advertise Here