Tag Archive | "Hugh Jackman"

Tags: , , , ,

Kate & Leopold

Posted on 13 January 2010 by Si Tukang Review

Kate & Leopold Poster

Kate & Leopold Poster

(Review Ditulis Di Tahun 2006)

Kate and Leopold adalah sebuah kisah drama yang berbau mistik. Serupa mungkin dengan apa yang ditawarkan oleh Bewitched atau Just Like Heaven baru-baru ini. Kisahya mengenai drama kehidupan dua orang manusia yang terpisah oleh beberapa abad. Seandainya saja mereka berada dalam masa yang sama mungkin saja mereka akan merasa cocok.

Pernahkah kalian merasa bahwa siapapun yang ada di sekeliling anda bukan jodoh anda? Anda punya seorang pacar, tetapi pacar anda malah meninggalkan anda setelah 4 tahun lebih berhubungan. Lantas siapapun yang ada dan tersisa di dunia anda ini rasanya engga bakalan pas sama anda – walau itu bos anda sekalipun? Mungkin saja itu karena jodoh anda bukan berasal dari waktu anda sekarang ini, melainkan dari masa lampau. 200 tahun yang lampau mungkin? Itulah yang dirasakan oleh Kate yang merasa bahwa dunia saat ini begitu kejam dan memasang prinsip bahwa siapa yang tidak berani memakan akan dimakan. Ketika hubungannya dengan Steve pacarnya kandas, ia menjadi tambah penyendiri. Hal yang sama juga dirasakan oleh Leopold. Dia adalah seorang ilmuwan yang tidak dimengerti oleh keluarganya. Bila keluarganya hanya memikirkan segala macam mengenai hal-hal yang bersifat kebangsawanan – Leopold justru ingin bebas, mencari cinta dan bereksperimen.

Steve juga adalah seorang ilmuwan yang akhirnya menemukan jalan ke masa lampau melalui time crack. Ajaibnya, kemudian, Leopold yang mengikutinya ikut terdampar ke abad 21 sekarang ini. Bayangkan betapa bingungnya Leopold yang harus beradaptasi dengan kehidupan yang aneh di matanya itu, terlebih melihat segalanya berjalan dengan ritme yang begitu cepat dan tak sesuai. Namun kemudian ia merasakan kenyamanan dalam diri Kate, dan keduanya mulai dipersatukan oleh cinta yang absurd. Hanya saja, apakah waktu pun akan berpihak kepada mereka? Karena cepat atau lambat Leopold harus kembali ke masanya agar waktu tidak berubah.

Dari segi cerita, Kate & Leopold ini menurut saya kurang berhasil mengusung momen-momen romantis yang berarti. Malahan menurut saya chemistry antara Jackman dan Ryan tidak bisa ditampilkan sebagaimana mestinya. Rasanya terlalu hambar dan kaku, amat disayangkan karena mereka berpotensi sebenarnya untuk memiliki flick chemistry yang menarik. Toh dalam beberapa scene mereka dapat tampil teramat manis. Yang malahan unggul dalam film ini adalah dialog-dialog semi filosofisnya yang bisa nonjok di nurani. Coba perhatikan kata-kata Jackman mengenai kawin paksa di jamannya, atau ketidakpercayaan Ryan mengenai cinta di masanya. Kedua aktris ini mampu menghidupkan penampilan mereka dalam kata-kata itu. Keunggulan lain film ini terletak pada musiknya yang sampai memasuki nominasi Academy Awards tahun 2001, yang dinyanyikan oleh Sting.

Secara keseluruhan, Kate & Leopold memiliki potensi lebih yang seharusnya bisa dikembangkan lebih jauh, tetapi sama seperti Bewitched dan beberapa cerita drama fiksional lainnya (13 Going On 30 misalnya), ia gagal mengeksplorasi batas imajinasi yang ada.

Score: 5.0

Movie Details
Director: James Mangold
Cast: Hugh Jackman (Leopold), Meg Ryan (Kate), Liev Schrieber (Stuart Besser)
Running Time: 118 Minutes

Comments (0)

Tags: , , , , ,

The Prestige

Posted on 15 July 2009 by Si Tukang Review

The Prestige Poster

The Prestige Poster

(Review Ditulis Di Tahun 2006)

Batman Begins adalah alasan kenapa aku menonton film ini. Karena begitu puasnya aku menonton Batman Begins dari Christopher Nolan, aku jadi penasaran dan tertarik melihat film ini. Yang mengejutkanku adalah Christian Bale dan Michael Caine (yang tampil begitu kompaknya di Batman Begins) sekali lagi tampil dalam film ini. Belum lagi dengan tambahan Hugh Jackman. Wolverine dan Batman tampil dalam satu layar? Tambahan lagi mereka duel sebagai para pesulap! Ini baru tontonan!

Robert Angier dan Alfred Borden keduanya adalah sahabat baik yang sangat tergila-gila dengan ilmu sulap (mereka juga pesulap). Tetapi kemudian segalanya berubah ketika sebuah kecelakaan terjadi di pertunjukan sulap mereka. Kecelakaan itu merenggut nyawa dari Julia Angier (istri dari Robert Angier) dalam atraksi sulap. Kemarahan Robert pun ditumpahkan kepada Alfred. Mereka yang semula sahabat berubah menjadi musuh besar yang saling menyerang dan mengacaukan permainan lainnya. Tidak hanya itu, mereka masing-masing juga memiliki asisten yang selalu melindungi mereka. Perseteruan keduanya ini makin lama menjadi makin tajam dan merembet kepada keluarga mereka.

Keduanya sebenarnya memiliki gaya sulap yang berbeda. Sementara Alfred Broden kurang jago dalam menggaet perhatian para penonton (tetapi dia sangat luar biasa dalam menciptakan trik-trik sulap baru), sebaliknya Robert Angier adalah seorang penarik minat penonton dan menguasai panggung (tetapi kalah terampil dengan Alfred dalam menemukan ilmu-ilmu yang baru). Akhirnya Robert mengirim asistennya yang bernama Olivia kepada Alfred guna mengorek rahasia Alfred. Bagaimanakah titik puncak dari perseteruan mereka ini? Yang jelas, sebagaimana ilmu sulap – akan begitu banyak plot yang diputar balik sepanjang cerita.

Seperti halnya saya menonton Batman Begins, The Prestige menyuguhkan deretan aktris papan atas yang mampu tampil luar biasa. Hugh Jackman dan Christian Bale sangat fasih dalam memerankan Robert Angier dan Alfred Borden (yang saya sayangkan hanyalah Nolan kurang memberi kesempatan penonton menunjukkan awal-awal masa di mana mereka berdua masih bersahabat karib – entah kenapa rasanya kurang dalam). Sebagai peran pendukungnya, Michael Caine – Scarlett Johansson – sampai David Bowie sekalipun mampu mencuri perhatian dari para penonton dengan performa mereka yang apik. Ilmu sulap demi ilmu sulap juga ditunjukkan dan perlahan misteri di baliknya dibongkar oleh Christopher Nolan (Tidak, sang sutradara tidak repot-repot membeberkan kepada kita mengenai trik sulap sederhana, tetapi trik-trik sulap yang berkelas tinggi).

Melalui film ini, saya belajar banyak mengenai dunia sulap yang sebagaimana halnya dunia bisnis lain, penuh dengan intrik dan persaingan tajam di dalamnya. Dan hal kedua yang saya pelajari adalah… mata kita justru merupakan bagian yang bisa jadi sangat menipu kita. The Prestige adalah tontonan apik yang menyuguhkan kejutan demi kejutan sampai pada detik terakhir film ini diputar. Bravo untuk tontonan apik dari Nolan ini, sudah lama rasanya otak saya tidak bekerja ketika menonton bioskop!

Score: 8.5

Movie Details
Director: Christopher Nolan
Cast: Hugh Jackman, Christian Bale, Michael Caine
Running Time: 128 Minutes

Comments (2)

Advertise Here
Advertise Here