Tag Archive | "Fulcrum"

Tags: , , , , ,

Chuck – The Complete Season Two

Posted on 08 July 2009 by Si Tukang Review

Chuck Season Two Poster

Chuck Season Two Poster

Siapapun yang sudah menonton season pertamanya rasanya akan mengakui kalau Chuck adalah serial TV baru terbaik tahun itu. Sungguh disayangkan bahwa potensi besar yang dimiliki oleh serial ini terpotong di tengah-tengah karena Writer’s Strike. Setelah beristirahat selama delapan bulan (hampir setahun!), season kedua Chuck kembali mengudara – kali ini selama satu season penuh. Hasilnya adalah season terbaik serial TV yang pernah saya tonton: yang dari menit pertama episode kesatu hingga menit terakhir finalenya tidak pernah gagal memaku perhatianku ke layar kaca (atau dalam kasusku layar laptopku).

Mereka yang menonton season pertama Chuck pasti jatuh pada satu kesimpulan: “Bagaimana nasib Chuck setelah Intersect baru diciptakan?”. Memang Casey dan Sarah selalu menjadi agen yang menamengi Chuck, tetapi keduanya tetap harus patuh pada pemerintah… dan pemerintah sudah dengan jelas menegaskan untuk menghabisi Chuck begitu Intersect baru diciptakan. Ketika topik ini diangkat menjelang penghujung season satu, aku menyangka bahwa finalenya akan membahas hal ini. Perkiraanku salah – sehingga saya menyangka bahwa masalah mengenai Intersect baru akan diangkat menjelang pengakhiran season dua, dengan keseluruhan season ini membahas mengenai misi-misi satuan yang dihadapi Chuck secara episodik.

Ingatkan saya untuk tidak pernah melupakan nama Josh Schwartz dan Chris Fedak setelah ini. Kedua kreator Chuck ini dengan berani langsung memasang tema Intersect baru di episode pilot season kedua. Dan setelah itu mereka langsung tancap gas dengan berganti haluan dengan Chuck. Bila di season pertama kebanyakan misi-misi Chuck hanya satu dan tidak berkaitan dengan lainnya, kali ini misi Chuck mulai berkaitan satu sama lain; terutama dalam menghadapi musuh besar season kedua: organisasi teroris rahasia FULCRUM. Saya tidak akan spoiler mengenai apa saja cerita apa saja yang diangkat, tetapi season kedua bisa disimpulkan sebagai rangkaian story arc pendek (biasa dalam tiga atau empat episode) yang bila digabungkan membentuk sebuah story arc seluruh season yang luar biasa fantastis.

Dan cerita kehidupan ganda (atau bahkan tiga?) Chuck tetap menarik satu sama lain karena kehadiran para karakter pendukungnya. Toh, perlu dicatat bahwa seseksi apapun Sarah, selucu apapun Morgan, sebaik apapun Ellie, seawesome apapun Awesome, sampai sesinis apapun Casey, Chuck tetap berpusat pada Chuck. Dan saya benar-benar salut pada Zachary Levi. Tanpa dirinya (dan akting solidnya), mustahil serial ini bisa menggaet perhatianku seperti sekarang. Dengan pusat cerita pada dirinya, praktis Levilah yang merekatkan seluruh serial ini menjadi satu. Mereka yang merasa bahwa di season pertama terlalu banyak fokus pada kehidupan spionase Chuck boleh bernafas lega karena kali ini keseimbangan kehidupan Chuck lebih terjaga – bahkan dalam beberapa episode mereka sempat berkaitan satu sama lain dengan cerdiknya.

Selain ceritanya, season dua Chuck ini juga penuh dengan bintang tamu yang sudah pasti dikenal oleh penonton TV dan movie. Dari pilotnya saja sudah hadir Michael Clarke Duncan. Kemudian berturut-turut ada Jordana Brewster (dari Fast and Furious), Dominic Monaghan (Charlie Pace di Lost), Tricia Helfer (Battlestar Galactica), dan banyak-banyak lagi. Praktis hampir di tiap episode kita disuguhi seorang bintang tamu terkenal! Selain itu, ada satu episode tertentu Chuck yang mendobrak teknologi TV dengan menggunakan konsep 3D (Episode 12: Chuck VS The Third Dimension). Kalau kamu beruntung memiliki sepasang kacamata 3D, pakailah saat menonton episode ini. Walaupun tidak sebagus film layar lebar yang berbudget besar, ini membuktikan bahwa serial ini tidak takut untuk berimprovisasi.

Saya sempat deg-degan ketika mendengar bahwa Chuck termasuk serial yang masih dipertimbangkan untuk diperpanjang atau tidak oleh NBC. Sekedar catatan saja; sebelum memberi lampu hijau memperpanjang season ketiga Chuck (itupun hanya sebatas 13 episode saja), NBC sudah menyetujui perpanjangan bagi serial Heroes. Saya tidak habis pikir dengan jalan pikiran eksekutif studio TV tersebut. Di satu sisi: Chuck yang adalah adalah serial TV dengan konsep yang segar dan unik, di lain sisi… uh… Heroes (dan saya tidak perlu menjelaskan lebih lanjut betapa hancurnya mutu serial TV ini di season ketiganya). Beruntung melalui kegiatan kampanye ‘SAVE CHUCK’ yang diluncurkan oleh para penggemarnya, para eksekutif NBC luluh dan memperpanjang serial Chuck. Untunglah!

Chuck adalah serial TV terbaik yang saya tonton saat ini. Dan sejujurnya saya tidak memberi pujian itu kepada banyak serial TV. Saya cinta Pushing Daisies, How I Met Your Mother, dan Lost, tetapi tidak satupun serial TV tersebut mampu menggeser Friends sebagai serial favorit saya sepanjang masa. Lantas datanglah Chuck, dan dalam dua season saja saya sudah lupa akan Friends. Jadi apa yang kalian tunggu, this is one hell of an amazing show.

Score: 10

TV Series Details
Creator: Josh Schwartz, Chris Fedak
Cast: Zachary Levi, Yvonne Strahovski, Adam Baldwin, Joshua Gomez
Running Time: 40 Minutes Per Episode

Comments (0)

Advertise Here
Advertise Here