Kalau bicara soal premisenya, sebenarnya The Private Eye’s Requiem malahan lebih menarik dibandingkan beberapa film Conan sebelumnya. Kenapa? Karena dalam film ini menghadirkan wajah-wajah favorit fans seperti Heiji Hattori dan Kaitou Kid (pertama kalinya semenjak film ketiga). Di samping itu, Eri istri Kogorou juga tampil sebagai cameo. Premisenya adalah sebuah permainan kematian yang menyangkut nyawa semua orang-orang penting dalam kehidupan para detektif itu!
Suatu hari Kogorou diundang ke kota Yokohama untuk menerima panggilan seorang klien. Selain Ran dan Conan, klien itu mengundang juga rombongan detektif kecil. Ternyata sang klien berbaik hati mensponsori mereka bermain secara gratis di wahana permainan di kota tersebut. Anehnya, Conan disuruh tinggal di sana bersama dengan Kogorou. Barulah setelahnya belang si klien ketahuan. Kogorou dan Conan diminta untuk menyelesaikan sebuah kasus misterius dengan hanya diberi petunjuk-petunjuk yang sangat samar. Apabila mereka gagal menyelesaikan kasus tersebut, tidak hanya Conan dan Kogorou tetapi juga semua anak-anak dan Ran akan diledakkan dengan bom C4 yang terpasang pada jam tangan akses wahana permainan mereka.
Untungnya saja Conan dan Kogorou tidak sendiri dalam hal ini. Heiji ternyata juga ikut terlibat dalam penyelidikan karena nyawa Kazuha sang pacar juga terancam. Penyelidikan keduanya secara tidak langsung mengikutkan Kid, yang ternyata berperan sebagai saksi mata penting yang bisa membongkar kasus misterius itu. Bisakah para detektif – tanpa boleh dibantu polisi – menyelamatkan rekan-rekan mereka? Ataukah requiem ledakan menyedihkanlah yang nanti akan terdengar?
Seperti yang saya katakan tadi, premise ini sebenarnya bisa dikembangkan menjadi sebuah film yang sangat menarik. Ingat bahwa dalam film kesembilan, Kogorou sudah menunjukkan kemampuannya sebagai seorang detektif yang lumayan handal. Saya membayangkan kalau Conan, Heiji, Kid, dan Kogorou bisa bekerja sama dan memecahkan teka-teki yang disodorkan oleh sang orang misterius. Tapi nyatanya harapan saya tinggal harapan karena lagi-lagi film ini berfokus pada penyelidikan duet Conan dan Heiji. Setidaknya kali ini Heiji tidak terlalu ‘kalah kelas’ dengan Conan.
Juga terlihat kentara adalah beberapa plot hole dalam film ini. Kenapa misalnya Conan tidak pernah memberitahukan kepada Ran dan teman-temannya mereka terlibat dalam bahaya bom besar? Takut ketahuan si sosok misterius? Tidak mungkin, karena Conan jelas-jelas memberitahukan kepada Ai melalui badge detektif di hadapan sang klien. Takut kalau anak-anak panik? Mungkin, tetapi kenapa tidak memberitahukan kepada Ran? Atau kenapa Heiji tidak pernah memberitahu Kazuha? Bagaimana kalau mendadak Kazuha kebosanan di taman bermain dan pergi keluar mencarinya? Kalau saya yang bodoh ini bisa berpikir demikian, tidak mungkin dong skenario seperti ini tidak terpikir oleh sang detektif terkenal dari barat?
Lebih aneh lagi menjelang pengakhiran film ketika semua orang dievakuasi, para polisi menyisakan Sonoko. Loh? Apa mereka mau Sonoko ikut mati bersama anak-anak itu? Sekali lagi orang boleh berkata “Kan mereka tidak mungkin mati” atau “Kan para detektif pasti bisa menyelesaikan perkara tersebut” tapi logikanya dalam kehidupan nyata Sonoko sudah seharusnya diungsikan. Tidak masuk akal juga bahwa sudah hampir beberapa menit menjelang ledakan dan mereka sama sekali tidak diberitahu bahwa ada bom di tangan mereka. Seandainya saja diberitahu, dan mereka diberi kesempatan mengucapkan selamat tinggal pada keluarga mereka masing-masing… tidakkah adegan tersebut lebih efektif mengaduk emosi penonton?
So my verdict is… sebagaimana rollercoaster yang menjadi representasi film ini, seperti itu jugalah perasaanku menontonnya. Ada kalanya saya dibawa naik tinggi dengan penyelidikan tiga detektif handal lantas mendadak saja saya dibenamkan dengan begitu banyaknya plot hole logika dalam film ini. All and all, film ini jatuhnya jadi kurang berkesan.
Note: Entah kebetulan entah tidak, lagi-lagi Taiichiro Yamamoto yang menyutradarai film Conan yang menampilkan Kaitou Kid di dalamnya.
Score: 6.3
Movie Details
Director: Taiichiro Yamamoto
Cast: Minami Takayama, Kappei Yamaguchi, Wakana Yamazaki, Akira Kamiya, Megumi Hayashibara
Running Time: 101 Minutes











