Saya menonton Super Capers dengan ekspektasi bahwa B-movie ini adalah sebuah film superhero dengan budget rendah dan merupakan parodi dari film-film superhero lainnya. Yah, seperti Superhero Movie hanya untuk rilis langsung ke DVD. Maka dari itu, ketika film ini ternyata cukup lucu dan ceritanya cukup orisinil, saya mendapat kejutan yang menyenangkan.
Ed Gruberman hendak menjadi seorang superhero semenjak kematian kedua orangtuanya. Sayangnya keinginannya ini terhalangi oleh satu hal: ia tidak punya kekuatan super. Ketika Gruberman tanpa sengaja menyerang seorang kriminal yang tengah menodong seorang wanita, ia malahan ditangkap polisi karena disangka menyerang orang tak berdosa. Beruntung bagi Gruberman sang hakim masih mau mendengarkan pembelaannya dan tidak langsung memasukkannya ke dalam penjara. Gruberman justru diberi kesempatan untuk bergabung dengan sebuah grup superhero bernama Super Capers untuk belajar bagaimana mendapatkan kekuatannya.
Super Capers terdiri dari superhero-superhero paling konyol sepanjang sejarah. Brainard adalah seorang man-child yang masih tidur dengan mamanya walau sudah berumur 50 tahun dan memiliki kemampuan telekinesis. Will Powers punya kekuatan macam Superman tetapi ia punya masalah dengan rupanya dan takut diejek gendut atau jelek. Puffer Boy hanya bisa membangkitkan kekuatannya ketika takut. Q adalah pencipta gadget yang terobsesi dengan Qnya di James Bond (ia juga punya ciptaan robot yang bicara persis gaya Arnold Schwarzenegger). Satu-satunya superhero yang agak normal di sini adalah Felicia Freeze, sang superheroine yang memiliki kemampuan membekukan sesuatu dan langsung menarik perhatian Ed. Apakah Ed bisa belajar dari Super Capers?
Tadinya saya mengira film ini seperti Superhero Movie yang penuh parodi. Nyatanya pendapat saya keliru total. Walau dipenuhi parodi di sana-sini (dari Batman, Robin, Star Wars, James Bond, The Matrix dan lain-lain), Super Capers tidak pernah terjebak dalam rentetan parodi demi parodi seperti yang menjadi masalah kronis kebanyakan film parodi belakangan ini. Selain itu, Super Capers juga cukup cerdas dalam menggabungkan humor orisinil bercampur parodi sehingga penonton tidak jenuh dengan humor begitu-begitu saja. Cerita dalam film ini pun cukup pintar untuk ukuran B-movie dan memiliki plot twist yang tak kusangka menjelang akhir film.
Mengingat film ini dirilis langsung untuk DVD, bisa dimaklumi kalau budgetnya kecil. Gara-gara alasan ini, Super Capers terlihat sangat minim dari segi kostum (jelek sekali dan bahkan tidak body-fit), segi spesial efek (dengan action yang sangat minim), sampai segi latar belakang (mansion superheronya menyedihkan). Pun dari pemainnya tidak terlalu banyak nama beken yang bergabung dalam film ini. Yang saya kenali paling-paling Ryan McPartlin (Mr Awesome di Chuck) dan Danielle Harris yang masih saja memiliki wajah dan perawakan gadis berumur 20an (walau ia sudah berusia 32 tahun!). Dua cameo yang lumayan terkenal ambil bagian adalah Tom Sizemore dan Adam West (dan tentu saja ada candaan bagaimana West adalah mantan Batman di serial TV jadul dulu). Sebagai kompensasinya, sang sutradara juga berusaha mengoptimalkan musik dalam film ini (semua direkam dengan orkestra) untuk memberi penonton kepuasan, setidaknya dari kualitas sisi audionya.
Sejujurnya jangan harapkan Super Capers untuk bersaing dengan film-film superhero macam The Dark Knight atau Spider-man 2 atau bahkan Sky High. Toh dengan segala kesederhanaan yang ia tawarkan, Super Capers membuktikan bahwa untuk sebuah film parodi yang kompeten dan memancing tawa masih perlu cerita. Semoga dengan film ini para studio besar mulai melirik Ray Griggs dan memberinya budget lebih tinggi untuk film-film parodinya yang lain ketimbang melulu mendanai Aaron Seltzer dan Jason Friedberg meracuni kita dengan film mereka.
Score: 6.6
Movie Details
Director: Ray Griggs
Cast: Justin Whalin, Samuel Lloyd, Ryan McPartlin, Danielle Harris
Running Time: 86 Minutes










