Setelah melihat list dari Pak Awya dan Pak Gilasinema, saya baru sadar bahwa saya ternyata belum buat list saya sendiri dari tahun 2009 lalu. Dulu mau buat tapi saya pikir saya masih banyak sekali film tahun 2009 yang belum nonton. Sekarang sudah lewat dua bulan di tahun 2010, jadi bisa dibilang list ini sudah agak terlambat.Yah… lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali… inilah list film-film terbaik tahun 2009 buatku.
10. Inglorious Basterds (8.8)

Film ini menandai kembali berkaryanya Quentin Tarantino setelah vakum beberapa tahun lamanya. Beberapa orang benci dengan film ini karena penuh dengan dialog, beberapa lagi mencintainya. Saya pribadi angkat empat jempol untuk film ini. Walaupun panjangnya hampir mencapai tiga jam, sama sekali tidak satu saatpun yang membosankan menontonnya. Plus penampilan Christoph Waltz praktis menenggelamkan semua pemain lain yang berada satu layar dengannya.
09. Avatar (8.9)

Ketika saya menulis list ini, Avatar bakalan menjadi film pertama sepanjang sejarah yang menembus angka 700 Juta USD. Sebuah pencapaian yang fenomenal untuk sebuah film yang tadinya disangka bakalan ‘biasa-biasa’ saja. Buat saya pribadi, walaupun cerita dari Avatar tergolong biasa saja, efek visual dan keberanian James Cameron menciptakan sebuah dunia baru bernama Pandora layak diacungi jempol. Saya berharap bahwa kalau sekuelnya jadi dibuat, Cameron akan lebih berfokus pada ceritanya.
08. Up in the Air (9.0)

Dari semua film, yang rasanya paling susah untuk kurangkum dengan kata-kata kelihatannya ya film ini. Buatku sendiri, paruh pertamanya benar-benar brilian dan saya sangat menikmati tukar kata-kata antara Anna Kendrick dan George Clooney. Paruh terakhirnya walau sedikit menurun tetap menarik untuk disimak, plus sebuah twist ending yang seakan menampar penonton. Berisi berbagai macam pesan sosial di dalamnya, film terbaru Jason Reitman ini tidak berusaha sok suci atau terlampau preachy.
07. Michael Jackson’s This Is It (9.0)

Saya tadinya sempat ragu memasukkan film ini dalam list, karena ini kan sebenarnya lebih tergolong dokumenter / konser. Tapi ah, bukankah konser Miley Cyrus juga terhitung sebagai film ketika dirilis tahun lalu? Lagipula ini adalah konser terakhir sang raja pop… His final moments. His curtain call. And his best performance ever. Moonwalk in heaven MJ, you’ll forever be the king.
06. District 9 (9.0)

Lupakan Transformers: Revenge of the Fallen. Film itu cuma kebanyakan ledakan karena punya budget berlebih. Kalau kamu benar-benar pecinta science-fiction, District 9 adalah sebuah film untukmu. Sleeper hit dari segi kualitas maupun finansial, film garapan Neill Blomkamp ini mendobrak banyak sekali hal-hal baku dalam sebuah film alien. Alien tidak lagi datang ke kota-kota besar Amerika tetapi di Johannesburg. Dan yang paling radikal adalah bagaimana bila bukan alien yang menyerang manusia tapi justru manusia yang menjajah alien?
05. Coraline (9.0)

Graphic novelnya yang dikarang Neil Gaiman sudah sensasional, dan adaptasinya ke layar lebar tidak kalah memukaunya. Harry Selick yang sebelumnya sudah pengalaman lewat The Nightmare Before Christmas lagi-lagi berhasil menciptakan sebuah dunia fantasi kisah anak-anak yang bisa dinikmati oleh semua orang di keluarga. Andaikata tidak ada Up, Coraline sudah pasti saya jagokan sebagai film animasi terbaik tahun ini.
04. Adventureland (9.1)

Salah satu film paling underrated tahun ini. Hampir semua orang yang saya tanyai tidak pernah menonton film ini. Sayang sekali, karena seperti (500) Days of Summer, film ini juga mengena buat saya karena ceritanya yang sangat personal. Dialog dan akting tiap para pemainnya down-to-earth, musiknya fantastis (worth to watch sekedar buat setiap OSTnya saja). Drama coming-to-agenya juga pas buat mereka-mereka yang baru lulus kuliah dan masih bingung mau melangkah ke mana.
03. (500) Days of Summer (9.4)

Dari cara penceritaannya yang lompat sana-lompat sini… dari awalnya yang menyebutkan bahwa ini bukan sebuah kisah cinta melainkan kisah akan cinta… Saya langsung jatuh cinta dengan film ini. Menuturkan kisah klasik pria jatuh cinta pada wanita sementara sang wanita biasa-biasa saja sama sang pria, yang membuat film ini masuk ke dalam daftar saya adalah karena ia merupakan cerminan dari kisah cinta yang pernah saya – dan segudang orang lain – alami.
02. Star Trek (9.4)

Sebelumnya saya tidak ngefans dengan Star Trek. Antipati sih tidak karena saya cukup enjoy menonton Star Trek: First Contact dulu. Tapi reboot franchise yang digarap oleh JJ Abrams ini mengubah total paradigma pandanganku. Mendadak Star Trek tidak lagi identik dengan ‘nerd’ tetapi dengan ‘cool’. Setelah Batman Begins dan Casino Royale, Star Trek adalah bukti bahwa sebuah reboot – bila dilakukan dengan benar – bisa membangkitkan franchise yang mati suri / stagnan.
01. Up (9.7)

Menurut saya Up adalah salah satu film terbaik yang pernah dibuat oleh Pixar; dan datang dari studio yang secara konstan melahirkan film animasi bertaraf Oscar, ini merupakan jaminan mutu tersendiri buatnya. Ada begitu banyak hal yang bisa kupuji dalam film ini, mulai dari ceritanya yang menyentuh, karakter (berikut balon) yang kaya warna… tidak heran film ini menjadi film animasi kedua setelah Beauty and the Beast yang mendapatkan nominasi film terbaik di Academy Awards.
Honorable Mention (alias film-film bagus yang hampir masuk sepuluh besar)
- Law Abiding Citizen (8.6)
Pure mindless fun. Kalau mau dipikir dengan logika sebenarnya banyak banget adegan di dalamnya yang tidak masuk akal. Tapi bila bisa menerimanya, maka film ini jadi film thriller paling seru dan menegangkan tahun ini. Salah satu film guilty pleasureku buat tahun ini.
- Paranormal Activity (8.8)
Menurutku ini adalah salah satu film terseram yang kutonton tahun ini. Lupakan Saw atau Friday the 13th yang penuh darah, 30 menit terakhir dalam Paranormal Activity begitu mencekam dan melewati kadar takut yang pernah kualami saat nonton Ju-On dulu (saya tidak takut nonton The Ring).
- Taken (8.8)
Suprise hit di awal tahun, film yang disutradarai Pierre Morel ini menempatkan Liam Neeson sebagai mantan agen yang bersedia melakukan apapun untuk mengejar putrinya yang diculik sindikat perdagangan manusia. Hasilnya? Sebuah film intense selama 93 menit yang tak pernah berhenti bergerak.
- 9 (8.7)
Entah kenapa saya cinta mati dengan karya yang satu ini. Bagaimana cintanya saya dengan film ini? Saya nonton Up tiga kali, saya nonton Coraline dua kali, tapi saya sudah nonton 9 sampai ENAM kali. Detail dunianya, ceritanya, bahkan sekedar bercengkerama bersama dengan kesembilan manusia jerami angka adalah keasyikan tersendiri. Catat kata-kata saya: film ini bakalan jadi cult classic di tahun-tahun mendatang.
Udah nonton tapi memang ga masuk list (alias film-film yang bagus, tapi belum cukup untuk masuk 10 besar)
- The Hurt Locker: Bagus… tapi ga sebagus yang kuperkirakan. Beberapa momennya juga agak membosankan.
- Watchmen: Film superhero favoritku tahun ini. Kelemahan dari film ini cuma durasinya yang terlalu panjang dan paruh pertamanya yang bikin banyak penonton awam kebingungan.
- Drag Me To Hell: Mrs Ganush adalah salah satu sosok nenek paling memorable tahun ini. Pelajaran berharga yang saya dapat setelah nonton; jangan kurang ajar ama nenek-nenek tukang kutuk.
- Zombieland: Lucu dan sukses memadukan genre horror dan komedi. Kalau jadi dibuat sekuelnya pasti masuk daftar most anticipatedku.
- 2012: Lagi-lagi sebuah film guilty pleasure buatku. Bisa dibilang ini adalah anti-thesis dari Avatar. Bila Avatar menciptakan dunia, Roland Emmerich membuatnya kiamat. Apa proyek berikutnya sutradara gendeng ini? Menghancurkan galaksi bima sakti mungkin?
Belum nonton dan berpeluang masuk list (alias… er… ya… film-film yang saya belum nonton *ditimpuk*)
- Moon
- The Fantastic Mr Fox
- The Lovely Bones
- Invictus
- The Blind Side
- Precious
- Where the Wild Things Are
Bagiku pribadi, tahun 2009 ini adalah tahun yang mengasyikkan. Ada banyak sekali film-film yang berhasil membuatku terkesan. Bahkan dibanding tahun 2008 yang ada The Dark Knight, Iron Man, Slumdog Millionaire, sampai Wall-E saja saya masih memilih 2009 (secara hanya empat film itu saja yang benar-benar memorable bagiku dari tahun lalu). Semoga saja di tahun 2010 bisa mempertahankan kualitas film seperti 2009 ini.