Game keempat serial Ace Attorney, Apollo Justice kelihatannya tidak mendapatkan sambutan seratus persen positif dari kalangan gamer. Saya sendiri termasuk pihak yang menyayangkan perubahan drastis yang diambil Capcom pada game tersebut. Banyak sekali karakter favorit lama saya hilang, dan bahkan Phoenix yang tampil sebagai mentor di game sikapnya jauh berbeda dengan pada trilogi awalnya. Walau game ini meraih penilaian tinggi dari majalah Famitsu dan situs-situs game lain sekaligus menjadi game Gyakuten Saiban terlaris, Capcom menjadi ragu untuk memajukan proyek Apollo Justice lebih lanjut. Sangat mungkin ini menaruh mereka dalam dilema. Di satu pihak, mereka ingin meneruskan serial ini, namun di lain pihak bagaimana caranya mencari jalan tengah tanpa mengorbankan Apollo Justice? Jawabannya: sebuah spin-off yang mengambil setting pada jeda waktu antara Trials and Tribulations dan Apollo Justice.
Dalam game ini, kamu tidak akan mengendalikan Phoenix Wright dan Apollo Justice. Bahkan kamu tidak akan membela hukum dari sudut pandang pengacara. Kali ini kamu berperan sebagai Miles Edgeworth, karakter yang adalah rival utamamu di game pertama. Kehadiran Miles Edgeworth merupakan jawaban yang tepat dari Capcom. Game ini mengubah cukup banyak gameplay permainan secara Miles ‘Edgey’ Edgeworth bukan seorang pengacara. Di sisi lain, setting waktunya memungkinkan Capcom mengikutkan kembali karakter-karakter lama dari trilogi GBA. Faktanya, banyak sekali karakter-karakter lama muncul di sini baik sebagai cameo maupun sebagai saksi! Fans dijamin pasti puas.
Ah, tapi tentunya nilai nostalgia saja tidak cukup untuk membuat gamer memainkan game ini bukan? Investigations juga menawarkan pola gameplay yang berbeda dan baru. Yang paling radikal adalah kamu bisa mengendalikan Edgey untuk menyelidiki tempat TKP. Bila sebelumnya kamu hanya diberi gambar statis untuk kamu point dan klik, sekarang Edgey bersama rekannya bisa bergerak bebas di tempat TKP dan menginspeksi setiap titik-titik yang dianggap mencurigakan.
Game ini juga menawarkan sistem pemikiran baru bernama Logic. Seperti yang disebutkan oleh Edgey sendiri di awal game, ia dan Phoenix berbeda sifat. Bila Phoenix mengandalkan barang bukti dan rasa percaya pada klien untuk membongkar misteri-misteri, Edgey menggunakan barang bukti dan logika pikiran. Artinya begini, apabila menemukan situasi atau barang yang janggal Edgey akan mencatatnya dalam pokok pikirannya. Situasi janggal satu dengan yang lainnya bisa disatukan gamer untuk mendapatkan sebuah kesimpulan baru. Ambil contoh begini: Dalam penyelidikan kamu menemukan kaca jendela pecah dan jejak kaki berlumpur. Logikanya adalah bila kaca jendela pecah dan jejak kaki berlumpur, itu berarti ada orang yang tadi berada di kamar ini. Ini hanya contoh sederhana saja, dan masih banyak misteri lain yang bisa kamu pecahkan dengan cara ini. Saya sendiri senang dengan penggunaan Logic karena mengeliminasi problem kurang logisnya penyelesaian yang kadang kutemukan saat memainkan game-game sebelumnya.
Tambahan terakhir dalam Investigations adalah sistem Little Thief. Melalui alat baru yang dimiliki Kay (seorang pencuri yang menjadi rekan Edgey), kamu bisa menciptakan ulang sebuah keadaan dengan memasukkan input situasi yang tepat. Hal ini membantu Edgey melihat tempat lokasi sebelum atau bahkan saat pembunuhan / tindak kriminal terjadi. Tentu saja bila seorang saksi berbohong dan menyebabkan rekaan ulang yang salah dalam Little Thief, Edgey bisa membongkar kesalahan itu dengan menunjukkan kontradiksi yang ada. Sekali lagi, saya menerima baik perubahan ini karena membantu gamer berpikir logis, tidak sekedar harus cermat seperti dalam sistem Perceive di Apollo Justice.
Cerita dalam game ini juga tersusun lebih rapi dibanding para prekuelnya, karena ini adalah game pertama yang semua ceritanya saling terikat oleh satu benang merah. Di sini Edgey akan memecahkan misteri mengenai Yatagarasu, seorang pencuri baik hati ala Robin Hood. Selain itu, ia juga harus menangkap jaringan penyelundup barang berharga. Scope penyelidikan game ini juga lebih luas dan tidak melulu berkutat di ruang pengadilan, bahkan sebenarnya kamu tidak akan pernah berdiri satu kalipun di ruang persidangan untuk berdebat melawan pengacara. Mungkin gara-gara ini, beberapa orang mengatakan kalau seharusnya game ini seharusnya dijuduli Ace Attorney Detective saja. Maklum sih sebab karakter utama game ini tadinya diplot sebagai Emma Skye sebelum Miles Edgeworth dipilih karena dia lebih populer.
Untuk kualitas audio visualnya, Ace Attorney Investigations sebanding dengan Apollo Justice. Saya merasa bahwa design beberapa karakter juga berbeda sedikit dengan trilogi lamanya. Beberapa sekedar mendapat tambahan mimik muka baru, sementara beberapa lain mendapatkan perombakan design total (atau tampil dalam balutan kostum baru). Audionya juga campuran antara remake-remake musik lama dan musik baru (Edgeworth Revival Theme yang diremake dan musik dalam cross-examination adalah favoritku). Secara keseluruhan, keduanya bukan merupakan aspek utama tetapi lebih pada pendukung ceritanya sendiri.
So my verdict is… bila sampai akhir marathon review Ace Attorney ini kamu belum juga memainkannya, maka tunggu apa lagi? Saya sudah mengatakannya dan akan menegaskannya sekali lagi: ini adalah serial terbaik yang ada di DS, spin-off terbarunya ini pun bukan perkecualian. Anda tidak setuju dengan pendapat saya? OBJECTION! You’re found guilty!
Final Verdict
Gameplay: 9.0
Beberapa elemen tambahan baru membuat Investigations menjadi sebuah game yang bisa dibedakan dari saudara sepupunya. Ini juga membuat gameplay yang tadinya mulai stagnan menjadi kembali fresh.
Graphic / Audio: 8.5
Ada banyak lokasi yang bisa diselidiki oleh Edgeworth dalam penyelidikannya kali ini, mulai dari atas pesawat terbang, dalam rumah hantu theme park, sampai dalam kantor kedutaan besar. Plus beberapa karakter lama kalian hadir dengan tampilan dan design yang baru (Franziska usia 13 tahun? I’m in love already with her. Whip me please? Pretty please?).
Play Time: 8.5
Ini termasuk salah satu game Ace Attorney yang terpanjang. Dengan trial dan error, mungkin bakalan makan waktu 20 jam untuk menyelesaikannya. Tapi sekali lagi Capcom tidak menambahkan nilai replayability apapun setelah selesai menamatkannya. Mungkin di Gyakuten Saiban 5?
Overall: 8.7
Game Details
Developer: Capcom
Publisher: Capcom
Genre: Adventure











