The Losers

The Losers Poster

Begitu miripnya film ini dengan The A-Team sehingga banyak orang yang menyebut The Losers sebagai “The A-Team dengan budget lebih rendah” maupun “The B-Team“. Ada rekan di milis yang saya ikuti malah sempat memposting kesamaan-kesamaan dalam film The Losers maupun The A-Team (yang memang cukup banyak). Bayangkan deh, dari premisenya saja sama: sekelompok mercenary yang dikhianati dan kini hendak balas dendam!

Sekelompok tentara dengan nama The Losers menjalankan misi mereka di Bolivia. Semula misi tersebut disangka sukses… bahkan para anggota The Losers masih bisa membawa anak-anak kecil yang disandera untuk naik helikopter jemputan mereka terlebih dahulu. Sebelum kemudian helikopter tersebut ditembak dan diledakkan. BOOM. Adegan tersebut boleh dibilang menghenyakkan buatku karena anak-anak jarang sekali mati dalam film popcorn action ringan seperti ini.

Anyway karena disangka bahwa mereka sudah mati; Jensen, Pooch, Clay, Rogue dan Cougar pun menetap di Bolivia tanpa tahu bagaimana mereka bisa kembali ke negara mereka. Mereka hanya tahu bahwa agen yang mengkhianati mereka berkode “Max”. Kesempatan untuk balas dendam muncul ketika Clay bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Aisha. Aisha berjanji untuk membawa mereka semua pulang ke Amerika untuk memberi mereka kesempatan membersihkan nama mereka. Syaratnya hanya satu: membantu Aisha balas dendam kepada “Max”.

Max sendiri bukan sekedar penjahat kacangan yang hobi menghancurkan helikopter berisi anak kecil. Ia telah menyiapkan sebuah rencana mengerikan yang akan mengubah peta dunia selamanya. Bisakah The Losers menghentikan ambisi kejamnya?

Tidak salah menyebut film ini sebagai The B-Team… tetapi salah besar kalau kalian menganggap B berarti inferior dengan A. Cerita dan karakter dalam film ini sama sekali tidak kalah dengan film The A-Team. Saya menyukai Jensen, Pooch, Clay, Rogue, Cougar (dengan tambahan Aisha) sama dengan saya menyukai Hannibal dkk. Ada begitu banyak kesamaan antara film ini sehingga membuat orang bertanya-tanya siapa menjiplak siapa… saya rasa sih memang hanya kebetulan saja. Pasalnya film ini diangkat dari graphic novel karangan Andy Diggle. Serial TV The A-Team memang ada sebelum graphic novel The Losers eksis, tetapi Diggle mengaku bahwa inspirasinya untuk menggarap komik tersebut hadir dari grup The Losers yang dimiliki DC sejak jaman Perang Dunia dulu. Walau budgetnya kalah jauh dengan The A-Team, saya cukup takjub bahwa aksi-aksi dalam film ini tidak kalah seru. Kalah bombastis memang tapi tidak kalah tegang… malahan The Losers tidak memiliki adegan terlalu nyeleneh seperti tank yang ‘berdansa’ di angkasa.

So my verdict is… sungguh saya sayangkan bahwa film ini tidak sukses di box office padahal ceritanya sendiri masih memungkinkan untuk dilanjutkan. Maklum, yang diadaptasi oleh Sylvain White hanyalah bagian pertama dan kedua dari komiknya (jangan khawatir, kisahnya tetap tamat dengan tuntas kok). Semoga saja pihak studio masih mau membiayai sekuel untuk film ini. Jangan tertawakan judulnya karena this is a winner movie!

Note: Jeffrey Dean Morgan dan Chris Evans adalah aktor-aktor yang pernah memerankan karakter graphic novel yang lain sebelum main dalam The Losers. Jeffrey Dean Morgan sebagai The Comedian dalam Watchmen dan Chris Evans sebagai Human Torch dalam dua film Fantastic Four. Oh ya, ia juga bakalan jadi The Sentinel of Libery alias Captain America!

Note: Berikut adalah persamaan-persamaan antara The Losers dan The A-Team yang dirangkum oleh rekan milis saya DIAN STEVANUS PAULANA. Tentu saja spoiler buat kedua film sehingga jangan baca kalau belum nonton keduanya.

The A Team The Losers
Adegan pertama adalah operasi “tidak resmi” di negara lain ( Mexico , Amerika tengah) Adegan pertama adalah operasi rahasia di negara lain ( Bolivia , Amerika selatan).
Protagonis : 4 tentara US Ranger 4 mercenaries atau semacam special forces for black ops (awalnya 5, kemudian 1 orang berkhianat, ujung2nya ya tinggal 4)
Dikirim dalam satu misi kemudian dikhianati “boss”-nya + mau dibunuh. Idem.
Tokoh protagonis menjadi buronan. Idem.
Tokoh antagonis/penjahatn ya adalah agen rahasia CIA (Lynch). Idem, namanya Max
Lynch pergi kemana2 dikawal oleh pengawalan khusus layaknya Presiden (bahkan kalo naik mobil pakai konvoi segala). Idem dengan Max.
Lynch sadis dan sinting serta narsis, ditemani tangan kanan yang juga agak-agak “gila”. Idem dengan Max.
Lynch berperilaku bak raja (waktu makan dan menelpon di apartemen dilayani anak-anak buahnya) + gaya berbicara yang nyebelin. Max juga berperilaku bak raja (jalan di pantai aja pake dipayungin) + gaya berbicara yang juga nyebelin.
Lynch/tokoh antagonis tidak dimatikan di akhir cerita, yang tewas hanya pengawal setia/tangan kanannya. Idem.
Ada adegan The A Team mengangkat kontainer berisi cetakan uang dengan pesawat. Ada adegan The Losers mengangkat mobil van berisi “Max” dengan helikopter.
Ada hubungan love/hate antara Face dengan Sosa. Ada hubungan love/hate antara Clay dengan Aisha.
Ketua tim yaitu Hannibal dikhianati oleh sahabatnya (Kolonel Morrison). Ketua tim yaitu Clay dikhianati oleh sahabatnya (Rogue).
The A Team berhasil membersihkan nama baiknya di penghujung film. Idem.
Setting adegan aksi terakhir/adegan klimaks berupa penjebakan tokoh antagonis di pelabuhan penuh kontainer. Idem !!!

Score: B+

Movie Details
Director: Sylvain White
Cast: Jeffrey Dean Morgan, Chris Evans, Zoe Saldana, Idris Elba
Running Time: 103 Minutes

Love It? Share It!
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Plurk
  • Technorati
  • Tumblr

Tags: , , , , ,

One Response to “The Losers”

  1. Movfreak
    30. Jul, 2010 at 5:11 pm #

    Lumayan keren juga ni film, walopun aksinya gak seheboh The A-Team

Leave a Reply