OBJECTION!!!

Posted on 10 March 2010 by Si Tukang Review

phoenix-wright-crop

Tahun 2006.

Tahun itu adalah tahun di mana saya pertama kali membeli Nintendo DS. Padahal, sebelumnya saya tidak pernah tertarik untuk bermain game portabel yang saya anggap inferior dibandingkan game-game dalam konsol. Ketertarikan saya pada DS diawali dengan rasa penasaran sistem dual screen, touch screen, sampai mikrofon yang menjanjikan pengalaman game yang baru dan berbeda. Setelah melihat bahwa DS memiliki kumpulan game yang cukup banyak (ditambah dengan sudah bisa dipakainya sistem Supercard buat main game bajakan, he he he…) saya pun membeli Nintendo DS perak pertamaku (sedikit curhat: tanpa tahu bahwa dua bulan kemudian Nintendo bakalan merilis versi Lite buat DS, hiks!)

Saat itu, DS sudah dikenal sebagai rumah dari game-game tipe simulasi. Ambil contoh simulasi pet ala Tamagotchi yang muncul dalam bentuk Nintendogs, atau simulasi kehidupan Animal Crossing. Yang pada saat itu membuat saya penasaran dengan DS toh adalah tiga jenis simulasi game. Simulasi menjadi dokter (Trauma Center), simulasi survival (Lost in Blue – tidak ada hubungannya dengan Lost TV Series), dan yang terakhir adalah simulasi pengacara: Ace Attorney: Phoenix Wright. Saya memainkan ketiga game itu dengan tingkat kesenangan yang berbeda. Trauma Center dan Lost in Blue adalah game-game yang menarik, tetapi Phoenix Wright membawa kesenangan gaming saya ke level yang sama sekali baru.

Dalam countdown 25 game terbaik DS yang pernah saya post di sini beberapa waktu yang lalu, saya menempatkan Ace Attorney: Phoenix Wright sebagai game kedua favoritku di bawah Mario Kart DS. Akan tetapi untuk ukuran franchise secara keseluruhan, Ace Attorney masih merupakan serial game terbaik yang pernah hadir di DS (again – in my humble opinion). Setelah dijualnya DS lamaku beberapa bulan setelah aku membelinya, lagi-lagi serial ini berjasa membawaku kembali. Apabila bukan karena Justice for All yang dirilis di DS, saya tidak bakalan membeli DS Lite lagi. Nah, mengingat begitu panjang dan dalamnya sejarahku dengan game ini, dengan dirilisnya game terbaru serial ini berjudul Ace Attorney Investigations, saya akan menulis marathon lima review game Ace Attorney sebagai tribut bagi serial game favoritku ini.

Enjoy the world of trials, tribulations, and fun!

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

3 Comments For This Post

  1. john ramboh V Says:

    Saya memiliki NDS lite pada tahun 2007 itupun karena TERPAKSA…karena “temanku” merasa mempunyai cukup dana buat beli 360 (dengan cara menjual DS-nya) dan dia memaksa saya buat beli DS tersebut, berhubung saya adalah orang yang lemah hati, maka saya membobol tabungan buat beli handheld tersebut…setahun kemudian, 360 milik “teman” saya mengalami RROD dan akhirnya dia meminjam DS saya dengan alasan buat ngusir jenuh ketika jaga malam nungguin orang sakit, (as I told above) saya adalah orang yang lemah hati, so I borrowed her my DS…en baru dikembalikan satahun berikutnya (karena “teman” saya sudah berhasil menabung buat beli Jasper…dengan kondisi pencetan yang udah “senen-kamis”…berhubung saya adalah orang yang lemah hatinya, maka saya menerima kondisi tersebut dengan lapang dada…

  2. Si Tukang Review Says:

    *tepuk-tepuk john rambo*

    you are a true gentleman my friend.

  3. dodick Says:

    hahaha
    I still have my 5 year old DS, and took it to office almost every morning

Leave a Reply

Advertise Here
Advertise Here