Creation

Creation Poster

Creation Poster

Dari manakah asal mula manusia? Ini merupakan salah satu topik yang hingga kini masih ramai diperdebatkan orang. Sulit dipercaya bahwa dengan teknologi semaju sekarang, manusia masih belum bisa menjawab salah satu jawaban paling fundamental: eksistensinya sendiri. Dari mana ia datang dan ke mana ia pergi setelah meninggal nanti. Di abad 19 dulu, hampir semua orang di Eropa sana memiliki jalan pemikiran yang sederhana: bahwa dunia ini berikut segenap isi di dalamnya datang dari tangan sang maha kuasa, dan para pendeta sibuk berkhotbah meyakinkan orang untuk tidak mempertanyakannya lebih jauh lagi sebab “siapakah kita untuk mencoba mengerti pemikiran sang Khalik?

Saya ingat pelajaran Biologi saya di saat SMP dulu. Ketika kami semua hendak belajar mengenai proses evolusi, bapak guru sampai mewanti-wanti (karena saya bersekolah di sebuah sekolah Kristen) bahwa pelajaran Biologi dan Agama tidak boleh saling dikontradiksikan. Tetapi itulah yang terjadi di dalam film ini. Film ini adalah kisah dari Charles Darwin dan pergumulan di dalam hatinya saat ia ragu mempublikasikan buku The Origin of Species. Harap diingat bahwa abad ke 19 adalah jaman yang sangat berbeda dengan sekarang. Memang benar di saat itu cengkeraman gereja di Eropa sudah jauh berkurang kadar kesignifikannya dibanding abad 16 atau 17 (di mana ilmu pengetahuan ditekan habis-habisan) tetapi itu bukan berarti abad 19 merupakan abad yang sudah terbuka akan pengetahuan ilmiah. Bahkan dalam film Creation sekalipun, sang pendeta tega menghukum salah satu anak Darwin untuk berlutut selama berjam-jam hanya karena sang anak ngotot mengatakan bahwa dinosaurus itu ada sementara sang pendeta berkata bahwa binatang purbakala itu tidak lebih dari sekedar mitos.

Bisa dibayangkan kalau menyebutkan bahwa dinosaurus yang sudah jelas-jelas ada bukti fosil dan sejarahnya saja disalahkan, apalagi tekanan yang dialami oleh Darwin ketika ia hendak mempublikasikan bukunya itu! Semua orang di sekelilingnya, mulai dari sang istri yang sangat taat Kristen sampai sang sahabat yang adalah seorang pendeta berusaha untuk menahan Darwin yang mereka anggap ‘tengah berjalan dalam kesesatan’. Toh, pergumulan di luar diri Darwin tidak ada bandingannya dengan pergumulan yang ada dalam dirinya. Keluarga Darwin baru saja kehilangan anak gadisnya: Anne; dan Charles yang paling dekat dengan anak itu merasa sangat terpukul. Itu menyebabkan keretakan dalam rumah tangganya sebab sang istri kian mendekatkan diri kepada Tuhan sementara Charles memilih perlindungan di balik ilmu pengetahuan. Bagaimana kemudian proses yang terjadi sehingga buku The Origin of Species akhirnya sungguh terbit seperti sekarang?

Saya kagum dengan akting duet bintang utama film ini yakni Paul Bettany dan Jennifer Connelly. Keduanya tampil total dalam menghidupkan Charles Darwin dan istrinya Emma. Akting total Bettany membuat saya bisa mengerti perasaan ilmuwan tersebut. Bettany bisa menunjukkan sisi Darwin yang tahu pasti bahwa teorinya itu benar, tetapi ia takut bagaimana publikasi itu pada akhirnya akan menghancurkan hubungannya dengan sang istri yang pada dasarnya sudah meretak. Di lain pihak, Jennifer Connelly sendiri berusaha tegar menjadi seorang istri yang penuh perhatian kepada Darwin yang sepanjang film terkesan setengah gila (atau lebih tepatnya nyentrik). Salut dengan karakter Emma dalam sejarah. Ia bisa menyeimbangkan imannya, cintanya kepada keluarga, dan perhatiannya kepada sang suami. Coba kalau gadis wanita biasa, dijamin kabur! Ada satu adegan di penghujung film yang menyemenkan pendapatku bahwa di balik seorang pria hebat memang ada seorang wanita hebat yang mendukungnya.

So my verdict is… Creation adalah sebuah film yang perlu ditonton dengan pikiran yang terbuka. Apabila kalian menonton dengan pikiran bahwa film ini menghina kepercayaan kalian, sulit rasanya untuk bisa menikmati film ini. Toh dari apa yang saya tangkap, Jon Amiel selaku sutradara film ini berusaha menyampaikan pesan bahwa cinta dan keluarga adalah hal yang jauh lebih penting ketimbang iman atau idealisme ilmu semata.

Score: 7.7

Movie Details
Director: Jon Amiel
Cast: Paul Bettany, Jennifer Connelly, Martha West
Running Time: 108 Minutes

Love It? Share It!
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Plurk
  • Technorati
  • Tumblr

Tags: , , , ,

4 Responses to “Creation”

  1. nezuko
    07. Feb, 2010 at 2:11 am #

    buset, punya movie ini gak bilang-bilang. bagus gak? belom baca reviewnya, lgs comment dulu dah. hahahaha….

  2. fian
    07. Feb, 2010 at 9:31 am #

    wah! jadi pengen nonton filmnya nih,, film keluaran tahun berapa ini?

  3. Si Tukang Review
    08. Feb, 2010 at 10:55 am #

    @nezuko: silahkan baca reviewnya dulu bro, baru diputuskan sendiri
    @fian: baru tahun lalu tapi belum rilis us karena tidak bisa menemukan distributor (temanya kontroversial dan ditolak gereja di amerika).

  4. fian
    09. Feb, 2010 at 1:57 pm #

    kebetulan seorang teman sedang meneliti evolusi manusia,, wah! harus cari filmnya nih,,

Leave a Reply