The Ultimate Studio Ghibli Marathon

Bagi pecinta animasi, ada ungkapan “Disney di barat, Ghibli di timur”. Ungkapan tersebut menyatakan bahwa bila Walt Disney dengan film-film animasi 2D dan 3Dnya merajai pasaran Amerika maka Studio Ghibli di bawah Hayao Miyazaki adalah raja di Asia. Sungguh sayang bahwa film-film Miyazaki yang sangat terkenal dan sukses di mancanegara masih jarang terdengar gaungnya di Indonesia. Bahkan ketika teman-teman saya mendengar mengenai Studio Ghibli, mereka malah mengernyitkan dahi keheranan – mengira kalau itu sebuah studio dari Turki atau negara Timur Tengah lainnya.

Saya sendiri sudah berhasrat menggarap review mengenai Studio Ghibli – jauh lebih berhasrat dibandingkan menggarap review marathon Pixar. Pixar sih sudah tidak butuh penjelasan lebih lanjut mengingat hampir semua orang menonton film-film mereka. Akses menujunya pun gampang. Tinggal cari saja filmnya persewaan VCD terdekat atau membelinya di toko. Film-film Studio Ghibli merupakan cerita yang berbeda. Film-film mereka yang paling terkenal macam Spirited Away dan Princess Mononoke saja harus berburu mencarinya, apalagi yang kurang terkenal seperti Porco Rosso atau The Cat Returns. Walah, menemukannya bisa jadi sesenang Indy menemukan cawan suci!

Ketika saya tengah pergi ke Hongkong, tengah diadakan promo penjualan film Studio Ghibli untuk mendukung perilisan DVD Ponyo. Sayangnya setiap film harganya berkisar 100 – 150 HKD (hampir 200 Ribu Rupiah) sehingga dengan budget yang saya punya saya hanya bisa membeli dua (saat itu saya memilih Ponyo dan Princess Mononoke). Ketika saya mengeluhkan hal ini kepada teman saya Adhitya, ia mendadak memberi saya sebuah kejutan yang sangat – sangat menyenangkan.

Ia membelikan buat saya satu boxset Ultimate Ghibli Collection. Bayangkan betapa girangnya saya mendapatkan boxset tersebut! (Thanks Dit!!). Hampir semua titel-titel Ghibli lengkap berderet di sana, mulai dari Pom Poko yang sederhana sampai Grave of the Fireflies yang sudah mendapatkan segudang pujian. Begitu mendapatkan boxset ini, saya memantapkan hati saya untuk menonton semua film tersebut dan memberikan review lengkap setiap film Studio Ghibli.

Berikut adalah list lengkap dari film Ghibli yang akan saya review. Don’t miss them!
- Lupin the Third: Castle of Cagliostro
- Nausicaa of the Valley of the Wind
- Laputa: Castle in the Sky
- Grave of the Fireflies
- My Neighbor Totoro
- Kiki’s Delivery Service
- Only Yesterday
- Porco Rosso
- Ocean Waves
- Pom Poko
- Whisper of the Heart
- Princess Mononoke
- My Neighbors the Yamadas
- Spirited Away
- The Cat Returns
- Howl’s Moving Castle
- Tales from Earthsea
Ponyo on the Cliff by the Sea

Oh ya, kalau ada yang penasaran kenapa mereka tidak bisa menemukan ungkapan yang saya kutip di atas, itu sebenarnya hanya karangan saya sendiri kok. Hi hi hi.

Love It? Share It!
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Plurk
  • Technorati
  • Tumblr

Tags: , , , , ,

3 Responses to “The Ultimate Studio Ghibli Marathon”

  1. Ayah
    12. Nov, 2009 at 1:09 pm #

    Setuju kok dengan ungkapan di atas. Ghibli memang mastero animasi di dunia Timur *bukan Timur-Tengah ya…hehehehe!*

    Dan ternyata… Tukang Review sudah menyaksikan Ponyo… Bagus ya filmnya…

  2. fian
    23. Nov, 2009 at 8:40 am #

    wew, boleh kopi dong film2 studio ghilblinya^^ aku dapet ghibli nungguin temen donlot, jadi nggak lengkap.. sudah nonton Tonari No Yamada Kun? Itu juga bagus!^^

  3. illuminati
    22. Apr, 2010 at 11:44 pm #

    aq paling suka tonari no totoro dan spirited away ^^
    cerita n setingnya bagus banget (suasana pedesaan)

Leave a Reply