Bagi banyak karakter superhero, titik puncak dari karir mereka adalah dirilisnya film layar lebar mereka. Hal yang mirip terjadi pada Catwoman. Ketika ia tampil sebagai musuh Batman dalam Batman Returns. Michelle Pfeiffer menjadikannya sebagai simbol seks di awal 90an dengan kostum latex hitamnya yang seksi. Ironisnya ketika Catwoman mendapatkan filmnya sendiri sebagai pemeran utama semua orang – termasuk saya – merasa bahwa inilah titik terendahnya. Film yang amburadul dengan jalan cerita yang melenceng jauh dari komiknya. Pasti tidak ada yang lebih buruk lagi dari film yang dibintangi Halle Berry ini bukan?
Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan itu sebelum memainkan game Catwoman rilisan Kemco pada tahun 1999. Memainkan game ini belum sampai satu jam saja membuatku ingin menonton film Catwoman untuk menghapus kenangan buruk bermain game ini. Ya. Game ini seburuk – sejelek – dan separah itu. Mari kita bedah kebusukan-kebusukannya.
Pertama adalah grafisnya. Saya tahu mengomel soal grafis game GBC terlihat tidak pada tempatnya. Tapi saya berlaku adil di sini, bilapun dibandingkan dengan kebanyakan game GBC Catwoman terlihat sangat jelek dan di bawah standar. Stage-stagenya monoton dan repetitif dengan layar background yang kebanyakan sama, hanya berbeda tingkat platformnya saja. Karakternya pun begitu. Catwoman bisa melakukan beberapa gerakan animasi seperti melompat dengan menempel di dinding terlebih dahulu (wall-jump ala Mario), menyerang dengan mencakari musuhnya, sampai merapatkan dindingnya di tubuh untuk bersembunyi. Sayangnya semua gerakan tersebut terlihat kaku dan terputus-putus. Paling parahnya, terkadang sebagai Catwoman gerakanmu bakalan ‘terhenti’ oleh piksel-piksel obyek tertentu di game. Musuh-musuhnya apalagi. Sepanjang stage pertama misalnya saya hanya dihadapkan dengan dua jenis musuh: polisi dan anjing. Musiknya? Sama seperti presentasi levelnya. Berulang-ulang dan membosankan tanpa efek suara apapun (atau terlalu minimal sampai tidak kusadari).
Mungkin kalian berpikir “Walaupun grafis dan musiknya buruk siapa tahu saja gameplaynya bagus?”. Lagi-lagi ini tidak kujumpai dalam Catwoman. Saya tadinya berharap bahwa game ini mungkin memiliki genre stealth ala Metal Gear Solid. Bukankah Catwoman seorang pencuri sehingga genre ini sangat memungkinkan? Apalagi Catwoman memiliki gerakan mengendap-endap dan merapat di dinding. Sayangnya harapan tinggal harapan. Kamu tidak perlu bersembunyi melawan para musuh dungu yang disediakan game ini. Dengan satu dua pukulan rata-rata semuanya sudah terkapar. Untuk membuat segalanya tambah mudah (seakan tidak cukup mudah), acapkali musuh yang pingsan akan menjatuhkan bonus hati untuk mengembalikan HPmu. Game ini juga sangat membosankan dan kadang terasa tanpa tujuan. Setiap level hanya berisi kamu pergi menjelajah di satu tempat besar (terbagi dalam berbagai sub-area) untuk mencari satu item khusus. Sayangnya tidak ada item lain yang bisa diambil selain yang diharuskan cerita sehingga membuat penjelajahan terasa bertele-tele dan tidak perlu.
Kontrol dalam game ini luar biasa. Luar biasa buruknya. Saya berani garansi kalau Catwoman adalah salah satu game dengan kontrol terburuk yang pernah kamu mainkan. Mencoba melompat dari satu platform ke platform yang lain luar biasa sulitnya karena sering tanpa sengaja Catwoman malah menempel dan melakukan wall-jump. Saya juga suka kebingungan dengan perubahan layar di game ini. Dalam satu layar Catwoman melompat ke atap, tetapi muncul di layar lain ia malah jatuh ke ruangan bawah. Uh, nampaknya developer game ini perlu belajar ilmu Fisika terlebih dahulu deh.
Singkat kata: seekor kucing konon punya sembilan nyawa. Catwoman sudah gagal dua kali: game ini dan filmnya. Semoga saja dia tidak gagal tujuh kali lagi di masa mendatang sampai tidak bisa bangkit kembali.
Final Verdict
Gameplay: 1.0
Penjelajahannya membosankan. Musuhnya jongkok. Ceritanya standar komik. Kontrolnya super buruk. Padahal Catwoman punya potensi untuk menjadi seperti Metal Gear: Ghost Babel. Kemco seharusnya belajar dari Konami bagaimana membuat game untuk GBC dengan benar.
Graphic / Sound: 2.0
Satu-satunya alasan saya memberi nilai 2.0 adalah karena ceritanya menggunakan animasi komik DC. Sempat memberi janji – tapi ketika masuk game saya langsung kejang dengan kualitas audio visual in-gamenya.
Play Time: 0.0
Ya. Nol. Besar. Artinya jangan mainkan game ini.
Overall: 1.0
Game Details
Developer: Kemco
Publisher: Kemco
Genre: 2D Platform

















August 26th, 2009 at 8:58 am
Hmmm… game yg kurang bagus yah? hmm.. malah bikin penasaran. he.. he.. btw thanks buat info dan salam kenal yaa…
August 26th, 2009 at 7:48 pm
Salam kenal bro Joddie. Silahkan dicoba aja… emulator dan ROMnya sudah tersedia di internet kok… ^^;