Kadang saya bosan dengan game platform 2D yang ada jaman ini. Oh, jangan keburu berprasangka buruk dulu. Saya masih menantikan sekuel dari New Super Mario Bros maupun petualangan baru Sonic setelah dua game serial Rush. Tetapi tidakkah menyegarkan untuk sesekali melihat sosok baru dalam genre ini? Hampir tiap dekade melahirkan satu maskot dalam genre ini; maskot yang mendefinisikan era video game. Super Mario Bros lahir di era 80an, sementara Sonic dan Donkey Kong Country merevolusi era 90an. Entah kenapa setelah itu, genre ini menjadi stagnan dan tidak lagi melahirkan maskot-maskot memorable lainnya.
Perkiraan saya keliru karena diam-diam di Jepang sana Nintendo sudah merilis sebuah game bergenre Marine Platform (karena kebanyakan stagenya didesign dalam air) bernama Densetsu no Starfy. Tidak tanggung-tanggung, semenjak kelahirannya di tahun 2002 dulu, franchise ini sudah menelurkan lima serial. Serial yang terakhir inilah yang akhirnya dibawa ke Amerika dan dirilis dengan nama The Legendary Starfy (TLS).
Starfy adalah pangeran dari Pufftop Palace (sebuah istana yang melayang di angkasa) yang gemar bersantai. Suatu hari ia mendapat kejutan ketika seekor kelinci dalam baju angkasa mendarat di kamarnya. Belum habis keterkejutan Starfy, beberapa sosok misterius yang mengejar kelinci itu datang. Starfy dan sahabatnya Moe berusaha menolong sang kelinci tetapi tanpa sengaja malah jatuh ke laut bawah. Pada dasarnya Starfy adalah sosok yang baik hati, bukannya mendengarkan saran Moe untuk mencari jalan kembali ke Pufftop Palace, Starfy malah menawarkan dirinya untuk membantu si kelinci yang belakangan namanya disebut sebagai Bunston. Siapakah Bunston? Kenapa ia dikejar-kejar?
Salah satu ciri game TLS yang langsung membedakannya dengan game platform sejenis adalah nuansanya. Stage-stage dalam TLS bisa saja memakai template dari game platform lain; ada stage salju, stage api, stage hutan, dan lain-lain, tetapi ada keunikan sendiri dari design tiap stagenya yang menunjukkan jati diri bahwa ini adalah franchise Starfy. Dunia Starfy juga diperkaya dengan supporting character yang nyeleneh tetapi bersahabat. Selain Moe dan Bunston, ada Starly; adik Starfy yang berusaha membantu kakaknya yang bermasalah (bisa dikendalikan pemain kedua), ada juga Mermaid yang berfungsi sebagai tempat save, dan banyak karakter lainnya. Mengingat ini game kelima dalam serial Starfy maka ada kemungkinan beberapa gamer sedikit bingung dengan relasi antar karakternya. Toh mengingat ada penjelasan backstory tiap karakter, gamer bisa mempelajari karakter-karakter tersebut sambil memainkannya. Sistem penceritaan yang menggunakan gabungan cutscene ala komik juga membuat narasi cerita hidup dan menarik untuk diikuti.
Dunia bawah air TLS juga menawan dijelajahi dengan kekayaan dan variasi warna dalamnya. Seperti yang saya sebutkan tadi, stage dalam TLS boleh mengambil template yang sama dengan game platform lainnya, tetapi TOSE selaku developer dengan cerdik memberi TLS twistnya sendiri. Salah satu contoh paling kreatif adalah ketika kamu diharuskan melompat dan berpindah dari satu gelembung air ke gelembung air lainnya untuk memanjat ke atas. Starfy juga akan mempelajari (atau lebih tepatnya mengingat kembali) gerakan-gerakan baru (atau lama, tergantung kamu sudah belum memainkan prekuelnya) setelah diingatkan oleh Moe. Kalau kamu bosan dengan permainan utama game ini, TLS juga menyediakan berbagai fitur lain untuk dicoba. Kamu bisa menonton talk show yang menyajikan dialog-dialog kocak antara Moe dan berbagai karakter yang kamu temui sepanjang perjalananmu, sampai memainkan variasi mini-game yang ada.
Saya tidak habis mengerti apa yang memakan waktu begitu lama bagi Starfy untuk ditranslasikan. Hanya memainkan satu game dan saya percaya bahwa Starfy bersama para sahabatnya layak masuk jajaran maskot-maskot ternama Nintendo seperti Mario, Link, maupun Kirby. Siapapun yang memiliki DS dan haus akan game platform 2D yang berkualitas harus memainkan game ini. It’s a definite classic.
Final Verdict
Gameplay: 9.0
Mayoritas waktumu dihabiskan dengan berenang (yang memberi dinamika baru dalam genre platform). Tapi ada kalanya Starfy juga harus berkelana di darat. Dengan kostum power-up dan gerakan-gerakan baru yang bisa dipelajari, setiap stage tidak pernah membosankan. Sayang kebanyakan bosnya tidak memberi tantangan untuk dilawan.
Graphic / Sound: 9.0
Grafis yang kaya warna serta musik yang ceria (dan sound effect yang lucu) sangat membantu menghidupkan dunia Starfy yang pas buat anak-anak.
Play Time: 9.5
Petualangan utamanya memakan waktu 5 – 10 jam untuk diselesaikan, tapi ada berbagai faktor x yang memberimu alasan untuk memainkan game ini dengan lebih teliti. Seperti menemukan kotak harta karun yang memberi Starfy kostum baru. Seperti menemukan hint untuk menuju ke stage rahasia. Seperti memainkan stage-stage rahasia. Atau sekedar mendengar obrolan kocak Moe dan bintang tamu acaranya. Ada banyak alasan untuk larut dalam dunia bawah air ini.
Overall: 9.4
Game Details
Developer: TOSE
Publisher: Nintendo
Genre: Platform 2D

















