Manhunt 2 Cover
(Review Based on PSP Version)
System: PS2, PSP, Wii
Developer: Rockstar North
Publisher: Rockstar Games
Genre: Action
Hampir semua gamer tahu bahwa game-game yang dari Rockstar ditujukan untuk gamer yang berusia 17 tahun ke atas semenjak kebanyakan game yang mereka garap memiliki tema kekerasan. Beberapa contoh nyatanya adalah seri GTA, Bully, maupun State of Emergency. Hanya saja patut dicermati bahwa tema kekerasan yang ada dalam kebanyakan Rockstar biasanya cenderung bersifat sarkasme dan hanya untuk fun saja. Oleh karena itu ketika saya memainkan Manhunt 2, saya harus akui betapa terperanjatnya saya melihat Rockstar membawa game ini begitu suram, sinting, tanpa meninggalkan ciri khas Rockstar. Hadir empat tahun setelah Manhunt pertama, kamu tidak perlu khawatir memainkan game ini bila belum pernah memainkan game pertamanya karena Manhunt 2 sama sekali tidak berhubungan dengan prekuelnya.
Sebagai Daniel Lamb, kamu berhasil meloloskan diri dari Dixmor Asylum memanfaatkan kekacauan yang tengah terjadi di sana. Seorang temanmu yang sama-sama psikopat bernama Leo Kasper membantu Daniel meloloskan diri. Hanya saja, Daniel tidak ingat mengenai masa lampaunya. Seusai meloloskan diri dari penjaranya itu, Daniel (dibantu dengan enggan oleh Leo) pun berusaha mencari tahu mengenai masa lampaunya, sekaligus juga menghindari kejaran dari para penjaga Dixmor Asylum. Segera Daniel menyadari bahwa ia mungkin bukan sekedar pasien sinting biasa – tetapi juga korban dari proyek rahasia pemerintah.
Bukan hanya cerita game ini saja yang menyebabkan game ini mendulang kontroversi dari berbagai pihak, tetapi juga gameplay dalam gamenya sendiri. Walau sekilas dilihat, Daniel si kacamata nampak canggung, lemah, dan polos, tetapi ia akan tetap seorang psikopat. Ia bisa menggunakan segala jenis jenis barang dalam game ini – mulai dari kaca, batu bata, hingga pisau bedah – untuk membunuh dan menghabisi para pengejarnya. Unsur kekerasan yang begitu tinggi (sekaligus kesadisan yang ditampakkan di layar) membuat banyak negara memutuskan untuk menolak peredaran game ini.
Di luar kekerasan, Manhunt sebenarnya merupakan sebuah game stealth yang cukup menarik. Saya bahkan berani menyebutnya sebagai “Metal Gear Solid yang digarap oleh Rockstar“. Jelas dalam hal fisik Daniel tidak seperti Solid Snake, karena itu ketahuan oleh dua tiga musuh bisa berarti maut bagi Daniel. Mengendap-endap agar musuh tak curiga sebelum kamu menghabisinya adalah kunci utama bagi Daniel untuk bertahan hidup. Apabila kamu main terjang ala Rambo, hasilnya jelas; kamu bakalan tewas bagaikan maling tertangkap massa.
Biasanya, saya merupakan pendukung Rockstar apabila mereka dituduh banyak pihak sebagai perusak moral generasi remaja. Tapi untuk seri Manhunt (yang pertama maupun yang kedua), saya condong setuju untuk tidak menjual-belikan game ini secara bebas. Tingkat kekerasan yang terlampau tinggi (menjurus ke sadis dan psikopat) bisa mendorong banyak remaja yang belum mendapat pengetahuan cukup terpengaruh menjadi brutal dan liar. Bahkan untuk orang dewasa sekalipun, saya tidak akan sembarangan menyarankan game ini. Kalau hanya sekedar memainkan game stealth, masih ada Syphon Filter atau Metal Gear Solid yang jauh lebih berkualitas baik dari segi cerita maupun gameplay ketimbang Manhunt 2. Sebaliknya, bila kamu penggemar film yang mempromosikan kekerasan dan sadisme macam Saw, Friday the 13th, atau Hostel… congratulations… you find just the game to satisfy your primal carnage.
Final Verdict:
Gameplay: 7.5
Tidak ada yang benar-benar baru dalam gameplay Manhunt 2. Teknik stealth yang dipakai standar dan pernah dipakai oleh hampir setiap game yang memerlukan aksi mengendap-endap. Nilai orisinalitas dari Manhunt 2 adalah berbagai aksi sadis yang bisa kamu lakukan untuk membunuh dan menghabisi lawan-lawanmu.
Graphic / Sound: 8.5
Saya sangat menyukai presentasi audio visual dalam game ini. Apabila ada yang sangat sukses dibangun oleh Rockstar, itu adalah suasana muram dan gelap yang terus dipertahankan sepanjang game. Bukan mustahil tanganmu berkeringat karena tegang memainkan game ini. Untuk sebuah game yang bebas dari hantu, setan, dedemit, zombie, dan sejenisnya, Rockstar sukses membangun Manhunt 2 menjadi sebuah game psychological thriller yang mencekam.
Play Time: 7.5
Ada ending yang bervariasi membuat kamu bisa memainkan Manhunt 2 beberapa kali. Walau begitu, skenario utama yang lumayan singkat (bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 10 jam) membuat game ini terasa agak pendek dibandingkan game-game serupa yang menawarkan nilai replayability lebih tinggi.
Overall: 7.9



















Gw Pernah main n game, gameny sadis, cw gw aj takut
Betul. Tingkat kesadisan game ini yang sangat tinggi lah yang membuatnya kontroversial di mata banyak orang. ^^
Gw suka bagt Keseluruhan Game ini….I LOVE IT….