My Top Movies of 2008

Tahun 2008 baru saja berakhir. Gw sebagai pecinta film kembali menyatakan tahun tersebut sebagai salah satu tahun yang sangat menyedihkan buat gw. Dua tahun yang lalu, gw berada di China hampir sepanjang tahun dan praktis melewatkan hampir semua film blockbuster besar (seingatku aku cuma sempat menonton Transformers, Harry Potter, dan Spider-man 3 di layar lebar saat itu). Tahun ini, hal yang serupa tapi tak sama kembali berulang. Kendati gw sudah pulang dari China, gw ‘hilang‘ di kota Solo.

As we all know, Solo adalah kota yang kecil, mungil, dan terpencil. Ketika teman gw sibuk membicarakan Bolt dan Twilight misalnya, orang-orang di Solo sibuk menonton Pocong vs Kuntilanak dan Si Jago Merah. Gimana gw engga frustasi dan merasa tahun ini sebagai tahun yang menyedihkan buat gw (the worse thing is: this trend will most likely continue next year kalau sampai gw ga jadi ke luar negeri lagi).

So, tanpa banyak basa-basi, gw akan mempresentasikan 10 film terbaik menurut gw tahun ini. List ini bisa saja berbeda buat anda (ingat, banyak film yang belum gw tonton tahun ini).

10. Death Race (Jason Statham / Action Racing)
Film-filmnya Paul WS Anderson itu selalu antara hit atau miss di mata gw. Ada beberapa filmnya yang sibuk gw kutuk-kutuk seperti Resident Evil Apocalypse. Ada filmnya yang biasa-biasa saja di mata gw seperti Alien VS Predator. Dan tentu ada juga filmnya yang kupuji seperti Mortal Kombat dan Resident Evil pertama. Untungnya Death Race termasuk kategori yang terakhir. Film ini mengikuti pakem-pakem standar film garapan Paul. Brainless story dengan aksi yang  meledakkan layar. Remake dari film ini nyatanya berhasil memacu adrenalin gw sepanjang film. So I say it’s a success. Dan yang lebih penting lagi adalah gw berhasil enjoy menonton film ini. Suatu hal yang tidak mudah dilakukan film mengingat gw sulit untuk enjoy film-film berkualitas rendah.

09. Harold and Kumar – Escape from Guantanamo Bay (Kal Penn / Buddy Comedy)
Apa jadinya kalau satu orang Korea dan satu orang India bikin rusuh di pesawat? Mereka dikirim ke Guantanamo Bay, sebuah penjara khusus para tukang rusuh dan teroris di Amerika. Escape from Guantanamo Bay adalah sekuel dari Go to White Castle yang adalah sebuah cult hit. Menonton film pertamanya, gw langsung jatuh cinta sama duo sahabat sinting ini. Escape from Guantanamo Bay kualitasnya SEDIKIT menurun dari sang prekuel, tetapi it’s still the best comedy of the year – hands down. Yes, it’s much much better than that overhype for no good Tropic Thunder (shame on you Stiller). Dan any movie that can actually make me say that George W. Bush is cool gotta mean something.

08. Wanted (Angelina Jolie / Action)
What? Matrix Reloaded? Matrix Revolution? Nope. 10 tahun dari sekarang bukan Matrix Reloaded dan Matrix Revolution lagi yang dianggap sebagai sekuel dari The Matrix tetapi Wanted. Entah kenapa ketika menonton Wanted, saya merasa seperti menonton spiritual successor dari The Matrix. Mulai dari karakter utama yang mendadak saja menyadari bahwa dia memiliki kemampuan khusus (tergabung dalam guild para assasin), sampai kemampuan membelokkan peluru. Penggunaan bullet-time effect juga digunakan dengan maksimal di sini. Saya sarankan kalian untuk membaca graphic novel dari Wanted garapan Mark Millar yang menunjukkan dystopia yang lebih kelam ketimbang versi layar lebarnya.

07. Quantum of Solace (Daniel Craig / Action)
Bagaimanapun luar biasanya adegan aksi dari Quantum of Solace, saya tetap tidak bisa mengatakan bahwa film ini lebih baik ketimbang Casino Royale. Quantum of Solace menyajikan adegan aksi yang dahsyat, banyak ledakan di sana-sini, serta sebuah cerita yang kuat. Sayangnya, film ini kehilangan satu esensi terpentingnya: James Bond itu sendiri. Daniel Craig masih mempesona sebagai sang agen 007, tetapi James Bond dalam film ini lebih mirip Jason Bourne ketimbang James Bond. We want Bond. We want more women, and we want more gadget (no, not like the invisible car in Die Another Day though).

06. Cloverfield (Nick Stahl / Monster)
Menonton Cloverfield memulihkan kepercayaan saya kepada JJ Abrams (setelah sebelumnya sempat terkoyak ketika saya menonton Mission Impossible III). Maklum saja, Cloverfield adalah anak luar nikahnya Blair Witch Project (dengan sistem kamera handheld) dengan Godzilla (tipe monster movie). JJ Abrams tidak serta merta menunjukkan kehadiran sang monster (bahkan bisa dibilang presence dari monster itu hanya sesekali dimunculkan). Itu justru menunjukkan sebuah film survival yang lebih real. Beginilah seharusnya War of the Worlds perlu digarap pak Spielberg. Jangan dengan alien yang mati karena kena virus bumi.

05. Red Cliff / Chi Bi (Takeshi Kaneshiro / Medieval War)
Romance of Three Kingdoms adalah salah satu dari empat karya sastra klasik terbesar China (tiga lainnya adalah Dream of the Red Mansion / Hong Lou Meng, Journey to the West / Saiyuki, dan Outlaw of the Marsh / Suikoden). Cukup dengan pelajaran sejarah China. Film Red Cliff ini merupakan film perang terbesar pada Romance of Three Kingdoms. Kepulangan John Woo dari Hollywood memberikan kegairahan tersendiri untuk Red Cliff. Film ini dibagi menjadi dua bagian; bagian pertamanya merupakan salah satu film kolosal terbaik yang pernah saya tonton dan saya sangat menunggu bagian keduanya awal tahun depan.

04. Kung Fu Panda (Dreamworks Studio / Animation)
Dreamworks kapan pernah mengecewakanku? Selain Shrek the Third, rasanya film-film Dreamworks hampir selalu berhasil membuatku terpingkal-pingkal. Kung Fu Panda berhasil menggabungkan elemen timur dan barat dengan sukses. Sebagai bukti; bahkan surat kabar di China yang terkenal konservatif saja meminta pemerintah China untuk melonggarkan aturan bagi para pembuat film supaya para sineas di China bisa menggarap film seperti Kung Fu Panda. “Panda adalah mustika bagi negeri China” tulis surat kabar tersebut “tetapi justru orang baratlah yang bisa mengerti esensi dari panda itu sendiri“. Saya rasa itu menjadi testamen bagaimana Kung Fu Panda adalah salah satu film animasi yang tak boleh anda lewatkan.

03. Iron Man (Robert Downey Jr / Superhero)
Robert Downey Jr adalah Tony Starks. Iron Man adalah film pertama yang dikeluarkan oleh Marvel Studio. Marvel rupanya gerah aset-aset terbesarnya seperti Spider-man, X-Men, sampai Fantastic Four diambil dan digarap pihak lain. Kendati film-film itu menjadi box office raksasa, tetapi Marvel sendiri hanya mendapat share yang sedikit. Akhirnya, Marvel pun menyiapkan Iron Man. Iron Man sukses luar biasa (menjadi film kedua terlaris tahun ini); toh, hal yang paling sukses dilakukan oleh Iron Man adalah menghadirkan Nick Fury sekaligus meletakkan dasar untuk gabungan superhero pertama di dunia. Prepare for the Avengers!

02. Wall-E (Pixar Studio / Animation)
Wall-E dan kawan-kawannya sempat menciutkan hati saya. Maklum saja, Pixar memang selalu dikenal sebagai penghasil animasi berkelas; tapi rasanya resiko yang mereka ambil dengan film ini terlalu besar. Sebuah film yang karakter-karakter utamanya tidak bicara. Apa anak-anak mau menontonnya? Terbukti ketika saya menonton film ini, banyak anak kecil menangis karena bosan lantas merengek keluar. Saya sendiri? I personally find Wall-E to be among the best of Pixar – bahkan film-film animasi. Saya mencintai segalanya dari film ini. Mulai dari bagaimana Wall-E menghabiskan kesendiriannya di bumi yang sudah hancur, sampai kisah romansanya dengan Eve. This movie can easily the top spot for the best movie last year. Too bad this year there’s……..

01. The Dark Knight (Heath Ledger & Christian Bale / Superhero)
Simply. The. Best. Superhero. Movie. Ever.

No. Jangan mencoba mendebatnya. Jangan mencoba mempertanyakannya. Itu hanya akan membuat anda kelihatan sebagai orang idiot. Kendati saya belum menonton semua film di tahun ini, saya berani menjamin kalau TIDAK ADA SATU FILM DI TAHUN 2008 YANG BISA LEBIH BAGUS DARI THE DARK KNIGHT.

Apakah itu statement yang berlebihan? Sebaliknya. Mengatakan bahwa The Dark Knight adalah film terbaik tahun ini sebenarnya adalah sebuah statement yang MERENDAHKAN. Lihat saja IMDB dan cek pada urutan keberapakah The Dark Knight. Lihat saja list dari karakter paling berpengaruh tahun ini dan lihat urutan keberapa Joker dari The Dark Knight. Simply said: This might be the best movie ever.

Why so serious? Let’s put a SMILE on that face!

Honorable Mention:
- Mamma Mia
- Hellboy II: The Golden Army

Love It? Share It!
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Plurk
  • Technorati
  • Tumblr

Tags: ,

3 Responses to “My Top Movies of 2008”

  1. Kencana
    12. Oct, 2009 at 7:02 pm #

    Saya juga menganggap dark Nights sebagai film favorit di tahun 2009. Joker bener2 beda dari tokoh antagonis lainnya.

  2. Si Tukang Review
    14. Oct, 2009 at 12:19 pm #

    Judulnya The Dark Knight. Bukan Dark Nights ^^;;

  3. Kencana
    04. Nov, 2009 at 6:16 pm #

    Maaf. Salah ketik. Habis buru2 ^^ Saya sempat gak nyadar kalo yg meranin Joker itu Heath Ledger. Wajahnya bener2 beda (ya iyalah dikaish make up)

Leave a Reply