Top 10 Favorite Characters in Lost

Salah satu hal yang membuat Lost berbeda dengan serial-serial TV lain adalah deretan pemainnya. Apabila sebuah serial TV rata-rata hanya memiliki lima sampai enam pemeran utama dengan beberapa guest star, maka Lost memiliki sekurang-kurangnya 12 pemeran utama (di season 3 bahkan sampai 16 pemeran utama kalau tidak salah dengan guest star yang jumlah hampir sama banyaknya. Dari begitu banyaknya karakter utama di Lost, hampir semuanya memiliki karakter-karakter unik yang membuat kita cinta – atau benci kepada mereka. Setelah menonton empat season Lost, saya memutuskan untuk membuat list dari Top 10 karakter favorit saya di Lost. Here they are:

10. Hugo (Season 1 – Now)
Semula mengenal Hugo, sebagai pemirsa kita akan merasa bahwa dia orang yang baik, ramah, selalu siap menolong orang, dan… gendut (hey, he’s super fat. That’s undeniable). Kendati apa yang terlihat di luaran itu memang demikian adanya, dalam Hugo ada sisi kelam yang tak terlihat pada awalnya. Hugo ternyata pernah memenangkan lotere dengan menggunakan nomer di Lost (you know that ever so popular number of 4, 8, 15, 16, 23, 42) dan semenjak saat itu terus terkena nasib buruk. Yang lebih mengejutkan adalah Hugo pernah juga dirawat di Rumah Sakit Gangguan Mental, memiliki teman bicara yang ‘tak pernah ada’, dan penyakit suka makan yang berlebihan (well – yang terakhir ga terlalu mengejutkan sih, semua teman gendut yang kukenal juga suka makan berlebihan). Toh, terlepas dari semua itu, Hugo selalu ada untuk menyajikan comic relief dan pembuat fun dalam tim. Tanpa ada dia, Lost rasanya akan terlalu serius.

09. John Locke (Season 1 – Now)
Salah satu karakter misterius yang paling kugemari di season-season awal, penilaianku terhadap karakter John makin menurun setelah kelakuannya di season-season berikutnya. Ketika di episode pertama menontonnya dan melihat dia malah berhujan-hujanan sementara semua orang berteduh, saya menyangka kalau ia seorang psikopat. Di episode keempat (Walkabout), misteri besar tersibak yang membuat saya merenung kembali dan menyadari bahwa apa yang dilakukan John sangat-sangat masuk akal. Bayangkan, kau lumpuh dan ada di kursi roda selama bertahun-tahun dan sang pulau menyembuhkanmu. Tidakkah kau akan bersujud dan bersyukur pada pulau tersebut? John mungkin hadir sebagai anti-thesis dari Jack. Apabila Jack adalah seorang man of science, maka John hadir sebagai man of faith. Terlepas dari apakah anda suka tingkah laku John atau tidak – tidak bisa dipungkiri dia adalah seorang yang sangat berpengaruh di Lost.

08. Libby (Season 2)
Libby adalah karakter yang mementahkan pemikiranku bahwa “Cowo obesitas seperti Hugo dapat pacar? Aiya – mimpi kali ye… Cowo baik dan gendut hanya cocok dijadikan teman. Kalau mau cari pacar – silahkan cari yang ganteng… like Sawyer or Jack. Hugo cukup jadi teman curhat saja la yaw”. (Hey admit it girls. Cowo gendut tidak atraktif). But Libby is different, kisah cintanya dengan Hugo membuatku terharu, dan kematiannya yang begitu mendadak adalah salah satu “WTF!?” momen yang paling mengejutkan di Lost. Kematiannya juga membuat misteri yang menyelimuti dirinya (seperti bagaimana ia memberi kapal pada Desmond atau berada di Rumah Sakit Jiwa yang sama dengan Hugo) belum tersibak. Konon para produser Lost menjanjikan bahwa misteri mengenai siapa Libby akan dibuka di season 5 – membuktikan bahwa karakter ini memang masih memiliki daya tarik di mata para penggemar Lost.

07. Mr Eko (Season 2 – 3)
Selain John, karakter yang diselubungi oleh misteri dan merupakan man of faith lain adalah Mr Eko. Bedanya, apabila John percaya kepada sang pulau misterius, Mr Eko percaya pada Tuhan. Semula Eko adalah seorang pengedar obat bius, senjata, dan segala macam kegiatan haram di Afrika sana. Kisah awalnya di mana ia mengotori tangannya demi menolong sang adik menjadikan karakter ini menarik simpati banyak orang. Satu hal lagi mengenai Eko adalah dia berani berkonfrontasi secara langsung dengan monster asap hitam yang begitu ditakuti oleh semua orang di pulau itu. Dahsyatnya lagi, monster asap hitam itu justru yang mundur menjauhi Eko. Sayang, pada pertemuan kedua monster asap hitam itu menjadi lebih ganas dan menghabisi Eko. Still, he remain the most interesting character from the plane’s tail section.

06. Benjamin Linus (Season 2 as Henry Gale, Season 3 – Now)
Saya tidak tahu apakah harus benci atau cinta dengan orang ini. Benjamin ‘Ben’ Linus adalah The Others yang paling cerdik. Tidak ada The Others seperti dia. Ethan dan Goodwin mungkin kuat secara fisik, tetapi Ben adalah seorang manipulator. Acap kali saya membandingkan dirinya dengan Loki dari mitologi Norse. Tatapan matanya yang dingin dan penuh kalkulasi, kata-katanya yang berbalik antara penuh sarkasme dan manis, sampai dengan kejeliannya memikirkan segalanya sampai beberapa langkah ke depan… dia sepertinya memenuhi semua syarat untuk menjadi penjahat utama dalam seri ini. Anehnya, Ben tidak pernah juga membuat kita benci total padanya. Adegannya dengan anaknya di season 4 membuatku tetap tersentuh. Ben benar-benar karakter yang unik dan tiada duanya. Gara-gara ada dia, Lost jadi kian berwarna.

05. Sayid (Season 1 – Now)
Banyak orang mengatakan kalau mereka diberi kesempatan berdekatan dengan satu orang supaya bisa selamat dari pulau Lost, mereka akan memilih untuk berdekatan dengan John atau Jack. Saya berbeda. Kalau saya suruh memilih, saya akan memilih Sayid. Apa yang kurang dari dia? Dia seorang tentara Irak (buat yang tidak mengerti; zona perang di Irak adalah zona perang yang paling ganas di dunia), seorang penyiksa yang siap mengekstrak informasi yang dibutuhkan dengan cara apapun juga, dan tangkas dengan senjata dan alat komunikasi. Jelas Sayid adalah pilihan utamaku kalau aku mau selamat di sebuah pulau yang dihuni oleh The Others yang kapanpun bisa menculikku.

04. Jin (Season 1 – 4?)
Ketika melihat Jin di premiere dari Lost, saya yakin hampir semua orang bersumpah-serapah yang sama dengan yang saya lakukan: “Apa yang si keparat itu lakukan pada si seksi Sun?!?! Dasar cowo ga tahu diri… Dasar cowo bejat… Dasar cowo ga bisa memperlakukan cewe sama sekali…! Ga gentleman!!!” Dan saya berpikir kalau saya ke Korea, saya pasti bisa dengan mudah memikat hati cewe-cewe di sana (yah, kalau saingan cowo bejat macam Jin semua sih…). Lantas flashback pertama Jin dan Sun muncul, kisah dari keduanya diperdalam, dan saya menemukan bahwa Jin bukanlah cowo keparat dan bejat. Jin justru cowo paling gentleman di seluruh pulau Lost. Apa yang ia lakukan selama ini adalah demi melindungi Sun. Jin yang mulanya begitu kaku, berubah menjadi pria yang hangat dan disenangi siapa saja di pulau itu. Terlihat sekali ia berjuang mati-matian untuk kembali menjadi pria yang dulunya pernah memenangkan hati Sun. Siapa yang tidak simpatik dengan pria seperti itu? Rasanya saya jadi minder untuk pergi ke Korea kalau disuruh bersaing dengan pria macam Jin…

03. Desmond (Season 2 – Now)
Entah apa yang membuat saya tertarik kepada karakter Desmond. Apa aksen Scottishnya yang menyebut semua orang dengan “Brother” dan menjawab pertanyaan dengan “Aye”? Apa kisah cintanya dengan Penelope yang begitu mendayu-dayu, tetapi sekaligus bisa kurelate? Entahlah. Yang jelas, semenjak awal kehadirannya, Desmond sudah mencuri perhatianku. Ia makin memperoleh simpatiku di season tiga ketika ia berulang kali menolong Charlie dari ‘kematian’nya dan kisah tragisnya dengan Penny diperdalam. Ketika di episode The Constant mereka untuk pertama kalinya berkomunikasi satu sama lainnya, air mataku merembes tak tertahankan. Buat mereka yang pernah mengalami pacaran jarak jauh pasti mengerti benar apa yang kumaksud.

02. Sawyer (Season 1 – Now)
“Apa? Kamu paling suka Sawyer? Kok bisa sih? I mean he’s interesting I give you that. The bad boy type… the guy with a bad past… turns him into a big bastard too… Yea… but come on… Favorite? Why?”
Itu kata-kata yang kuucapkan ketika berdiskusi dengan temanku mengenai Lost. Saat itu aku berada di pertengahan season 2. Akhir season empat memantapkan Sawyer untuk berada di posisi dua, dan mengingat karakter di posisi pertama sudah meninggal dunia, apabila Sawyer terus menarik simpatiku seperti ini, ia bisa jadi menjadi karakter favoritku di Lost. Sederhananya begini, tidak ada karakter yang mengalami perubahan paling besar di Lost kalau bukan Sawyer. Sawyer yang pertama kita kenal adalah Sawyer yang tamak, serakah, dan selalu berprinsip semaunya sendiri yang penting gw selamat. Egois setengah mati. Menyebalkan. Tetapi perlahan-lahan citra itu mulai luntur. Kalau anda melihat season empat di mana ia berlari menyelamatkan Claire atau bagaimana ia melompat dari helikopter merelakan dirinya tidak diselamatkan demi keselamatan seluruh kru yang lain, anda akan sadar betapa berubahnya Sawyer. Dan mau tidak mau anda akan merasa bersimpati dengannya.

01. Charlie Pace (Season 1 – 3)
Ah, pilihan yang sama sekali tak disangka-sangka siapapun bukan? Bukannya Jack atau Kate (ya, mereka tidak masuk karakter favoritku walau di season-season awal sempat kugemari) tapi malahan si mantan pecandu heroin Charlie. Charlie memang tidak pernah menjadi karakter dominan dalam Lost. Ketika semua orang hanya sibuk beradaptasi dengan kehidupan di pulau itu, Charlie harus sibuk beradaptasi dengan dua hal, kehidupan di pulau itu dan kehidupan tanpa heroinnya. Yang membuat saya terkesan dengan Charlie adalah kendati muncul godaan baru mengenai kecanduan heroinnya, ia tidak pernah sampai terjebak lagi ke dalam lingkaran setan itu. Berbeda dengan kematian karakter-karakter lain yang mengagetkan dan tak disangka-sangka, kematian dari Charlie sudah diprediksikan dari awal season tiga. Ia yang semula terus menolak takdir, akhirnya menerima takdir itu demi kebahagiaan Claire. Saya tidak tahu dengan kalian, tetapi ketika ia menulis bahwa dalam saat yang paling membahagiakan dalam kehidupannya adalah saat ia pertama kali melihat dan jatuh cinta pada Claire, saya menangis. Saya sepenuhnya mengerti apa yang Charlie rasakan saat itu. Saya tahu Charlie bukan pilihan semua orang – tapi bagi saya secara pribadi; Charlie will always be one of my favorite character.

Love It? Share It!
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Plurk
  • Technorati
  • Tumblr

Tags:

One Response to “Top 10 Favorite Characters in Lost”

  1. moviefreak
    21. Jun, 2010 at 7:30 pm #

    sama seperti tukang review, awal-awalnya sempat suka karakter Jack (but not Kate), tapi semakin kebelakang karakternya jadi aneh. Akhirnya, pilihan pertama gua jatuh pada Ben Linus. Karakter yang satu ini agak sedikit mirip sama Hans Landa di Inglorius Basterd. Kejam, manipulatif,tapi juga cerdas. Bonusnya, Ben Linus malah lebih agak sedikit psycho. Yang jelas, cuma penulis cerita yang hebat yang bisa menciptakan karakter Ben Linus yang sedemikian kompleks.

Leave a Reply